Friday, October 1, 2021

Mengatasi Malas Menulis

 



Berdasarkan pengalaman pribadi, ada satu masa di mana saya merasa enggak ada keinginan sama sekali untuk menulis. Seperti saat ini saya lagi enggak ada mood untuk menulis rasanya seperti kehabisan ide untuk menulis, enggak tau apa yang mau ditulis, enggak ada semangat buat menulis dan sebagainya. 

Di saat seperti ini ada baiknya memang kita tidak memaksakan diri untuk menulis, tetapi jika ada date line menulis mau tidak mau harus menuliskan ha..ha..ha.., apalagi yang profesinya sebagai penulis full time harus punya cara tersendiri untuk mengatasi penyakit malas menulis ini.

Namun pada kesempatan ini saya ingin berbagi sedikit cerita dan pengalaman saya saat menghadapi penyakit Malas Menulis ini,  mudah-mudahan bisa mengatasi penyakit malas menulis yang teman-teman alami.

Biasanya pada saat saya berada di titik puncak kejenuhan untuk menulis, saya hentikan kegiatan menulis saya untuk beberapa waktu,  nah disaat seperti ini saya biasanya manfaatkan waktu saya pergi ke toko buku untuk membeli buku-buku baru yang menarik buat saya baca, atau pergi ke perpustakaan umum untuk meminjam beberapa buku . Dulu saya sering main ke Pusat Kebudayaan Korea di Jakarta sebelum masa Pandemi Covid 19, untuk meminjam buku-buku mereka karena saya senang belajar Bahasa Korea jadi saya suka sekali main ke perpustakaannya. Di sana selain kita bisa meminjam bukunya kita bisa juga meminjam CD Drama Korea original yang kita suka. Tapi sebelum menjadi anggota perpustakaan , kalian harus mendaftar sebagai anggota Pusat Kebudayaan Korea di Jakarta terlebih dahulu, setelah kalian sudah menjadi anggota barulah kalian bisa mendaftar menjadi anggota perpustakaanya. 

Oh ya di Pusat Kebudayaan Korea di Jakarta , selain ke perpustakaanya saya juga sering mengikuti kegiatannya seperti nonton Film Korea bareng , menghadiri Pameran Lukisan Dan Kaligrafi yang mereka selenggarakan dan masih banyak kegiatan lainnya. Selain berkunjung ke Pusat Kebudayaan Korean, saya sering menghabiskan waktu luang saya untuk nonton Film bersama anak saya, ngobrol bareng teman-teman kantor atau teman-teman main, dan sebagainya. 

Namun setelah masa pandemi seperti ini pasti kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah karena kondisinya seperti ini, untuk mengatasi kejenuhan saat menulis biasanya saya hentikan menulisnya dan saya baca buku novel atau komik atau buku-buku ringan lainnya. Selain itu saya biasanya memanfaatkan waktu untuk nonton Film atau Drama Korea yang saya suka. Kadangkala setelah kita baca novel, nonton film atau Drama ada ide baru untuk menulis . Yang terpenting adalah kita lepaskan beban pikiran kita sejanak, kita nikmati waktu luang kita untuk melakukan hal-hal yang kita gemari agar pikiran kita menjadi lebih santai dan tenang. 

Biasanya setelah pikiran kita lebih rileks dan tenang ide-ide baru untuk menulis akan bermunculan dan kita seperti mendapatkan energi baru untuk mulai menulis. Saya berharap menulis menjadi satu kegiatan yang menyenangkan buat kita karena kita bisa menyalurkan ide-ide kita melalui tulisan yang kita buat.  Dan untuk teman-teman yang menjadikan kegiatan menulis sebagai sebuah profesi saya berharapa agar mereka selalu memiliki energi dan ide-ide baru untuk tulisan mereka karena mereka pasti sudah memiliki jadwal yang ketat untuk menulis. 

Tetapi bagi kita yang menjadikan kegiatan menulis sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang, ini merupakan waktunya bagi kita untuk meningkatkan kualitas tulisan kita, menulislah dengan segenap rasa yang kita miliki, menulislah dengan menggunakan hati dan pikiran kita dan menulislah berdasarkan fakta dan data yang ada dan dapat dipertanggungjawabkan. Terutama jika kita menulis tentang satu kejadian maka kita harus menulis berdasarkan fakta dan data yang bisa dipertanggungjawabkan dan harus  dari nara sumbernya langsung. Jangan kita menulis berdasarkan asumsi atau perkiraan atau berdasarkan kata orang karena itu tidak bisa dipertanggungjawabkan keaslian datanya. 

Jadi kegiatan menulis adalah satu kegiatan menyenangkan , tetapi jangan biarkan tulisan kita menghancurkan reputuasi atau nama baik seseorang jika kita tidak benar-benar mencari informasi yang jelas mengenai orang tersebut. Karena Tulisan itu seperti sebilah pisau dia bisa bermanfaatkan dengan baik apabila digunakan dengan baik, tetapi dia bisa menyakiti seseorang jika kita salah dalam menggunakanya.

Sampai berjumpa dilain cerita, salam.. !