Monday, September 6, 2021

Menulis Karya Ilmiah

 


Saya tidak ingat betul sejak kapan Saya mulai suka menulis karya ilmiah, tetapi seingat Saya sejak SMP dulu Saya seringkali mendapatkan tugas untuk membuat makalah , sebenarnya ini merupakan tugas kelompok namun karena saya seringkali kebagian kelompok yang anak-anaknya tidak suka menulis akhirnya saya terpaksa membuat makalah itu sendirian demi mendapatkan nilai dari Guru.

Kalian pasti tau kan rasanya dalam kondisi seperti itu, antara jengkel, marah tetapi tugas itu harus dikerjakan juga, untungnya Saya memiliki Ibu yang bekerja sebagai Sekertaris di Sebuah BUMN,  jadi dari Beliaulah Saya belajar bagaimana  cara menyusun sebuah makalah dan membuatnya .  

Pada masa SMP dulu, sekitar tahun 1990an saya belum mengenal komputer karena pada masa itu komputer merupakan barang mewah dan hanya kantor-kantor saja yang baru menggunakan komputer.  Jadi saya belajar membuat makalah itu dengan menggunakan mesin tik biasa . Kalian biasa membayangkan bagaimana mengetik dengan menggunakan mesin tik biasa apalagi bagi pemula seperti saya, banyak sekali kesalahan yang saya buat saat mengetik makalah tersebut.

Berapa banyak kertas yang saya buang untuk mengetik satu halaman saja. Namun walaupun kondisinya seperti itu bagi saya itu merupakan pengalaman yang sangat berharga , karena saya  banyak belajar mengenai  bagaimana cara membuat makalah dengan baik dan sesuai dengan ketentuannya. Sebelum menyusun sebuah makalah yang terpenting adalah membuat kerangka karangan atau layoutnya. 

Saya sangat berterimakasih kepada Ibu saya , karena dari Beliaulah saya belajar bagaimana cara membuat kerangka atau layout sebuah karya Ilmiah mulai dari pemilihan judul, Kata Pengantar , kemudian apa saja yang dimuat dalam Daftar Isi hingga isi dari karya ilmiah itu sampai Daftar Pustaka.  Bagi saya pengetahuan yang diberikan oleh Ibu saya merupakan fondasi dasar dalam menyusun sebuah karya ilmiah yang lebih rumit lagi seperti Skripsi, Tesis dan Jurnal.

Selain itu dari Beliau saya belajar untuk membuat konsep sebuah tulisan yang berstruktur, dan bagaimana cara menyusun konsep itu menjadi sebuah tulisan yang utuh, saya juga belajar bagaimana mencari referensi dari berbagai sumber terutama buku referensi yang ada di perpustakaan.  Pada masa saya mulai belajar membuat karya ilmiah atau makalah saya masih mengandalkan sumber referensi dari buku-buku yang ada perpustakaan Daerah maupun Perpustakaan Nasional. Pada masa itu belum ada internet seperti saat ini , kami tidak akan bisa mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya jika kita tidak mencarinya di Perpustakaan. 

Karena itulah saya sangat betah berlama-lama di Perpustakaan , karena untuk membuat sebuah makalah diperlukan banyak referensi dan kita harus bisa menulis dengan cepat dan mencari intisari dari buku yang kita baca karena ada beberapa buku referensi yang hanya bisa kita baca di perpustakaan saja. Jadi saya harus bisa mencari poin-poin mana yang bisa saya ambil untuk memperkuat karya ilmiah yang saya buat. 

Kadang kala saya merasa iri dengan anak-anak zaman sekarang karena segala fasilitas sudah disediakan bagi mereka , mereka bisa mencari informasi dengan mudah dengan menggunakan internet dan melalui Mesin Pencari seperti Google , Yahoo dan sebagainya . Dan saat ini sudah ada juga Perpustakaan Digital dimana kita bisa meminjam buku tanpa harus pergi keperpustakaan. Namun sayangnya kemudahan ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bahkan tak jarang ada beberapa orang yang memanfaatkan kemudahan ini dengan mencopy paste hasil karya ilmiah orang lain yang dipublikasikan melalaui internet. Kebiasaan seperti ini bukanlah hal yang baik karena ini dapat mematikan kreativitas yang kita miliki.

Saya yakin setiap pelajar dan  mahasiswa memiliki kemampuan untuk membuat sebuah karya ilmiah, makalah atau Skripsi  tinggal  ada atau tidaknya keinginan untuk membuatknya. Saat ini zaman sudah banyak berubah kalian tidak perlu lagi menggunakan mesin tik untuk membuat karya ilmiah atau makalah karena saat ini sudah ada leptop, komputer, tablet yang bisa kalian gunakan untuk menyusunnya. Untuk mencari sumber referensi juga sangat mudah dan banyak kalian bisa melakukannya dari rumah tanpa harus cape-cape mengunjungi perpustakaan, tetapi bagi saya perpustakaan merupakan termpat terbaik untuk mencari sumber refensi karena saya tumbuh di era yang berbeda dengan kalian. 

Jadi buat adik-adik yang sedang menyusun Makalah, Karya Imiah dan Skripsi selamat berjuang, saya yakin kalian bisa membuatnya tanpa mengcopy paste Karya IImiah dan Skripsi yang sudah dipublikasikan, kalian bisa belajar dari karya mereka , terutama bagaimana membuat layoutnya, cara penyusunannya tetapi isinya harus hasil karya kalian sendiri karena itu merupakan satu kebanggaan bagi diri kita jika kita bisa membuat satu karya ilmiah yang berbeda dan asli hasil buah pemikiran kita sendiri. Selamat berjuang ya ....



 


No comments:

Post a Comment

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^