Tuesday, April 13, 2021

Mengajarkan Anak Untuk Bertanggungjawab

 

Foto Koleksi Pribadi


Setiap anak yang dilahirkan ke muka bumi ini dalam keadaan polos, bersih , suci seperti selembar kertas putih polos yang belum ada coretan atau tulisannya. Orang pertama yang menulis dikertas itu adalah orang tuanya, karena orang tua yang memiliki peran dalam memberikan landasan pemikiran kepada bayi tersebut. Dari orang tuanya lah mereka mengenal sentuhan, suara dan rasa. Dan orang tua juga  memiliki andil besar dalam pembentukan karakter dan watak seorang anak.

Setelah orang tua , maka yang berperan penting dalam pembentukan pola pikir dan tingka laku seorang anak adalah lingkungan sekitarnya. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya bahwa "Anak Adalah Peniru Yang Ulung". Mereka seperti spons yang memiliki daya serap yang tinggi. Karena kemampuan menganalisa mereka belum terbentuk maka mereka akan mengikuti apa saja yang mereka lihat, dengar dan rasakan.

Jika orang-orang disekitarnya punya kebiasaan memaki, meluapkan emosi yang berlebihan saat marah, maka balita ini pun akan mudah meniru apa yang mereka lihat dan dengar karena mereka memiliki anggapan bahwa itulah cara mengekspresikan apa yang mereka inginkan.

Jadi jangan heran jika mereka minta suatu hal dan bila tidak dipenuhi keinginannya maka mereka akan berteriak-teriak dan menangis karena begitulah yang mereka tau cara mengungkapkan keinginan mereka. Dan jangan heran jika mereka berkata kasar kepada kita , karena mungkin dia pernah mendengar Ayah, Ibu atau Keluarga yang lain berkata kasar atau orang-orang disekitar lingkungan tempat tinggal kita yang sering berkata kasar. 

Karena itulah kita selayaknya lebih berhati-hati di depan balita kita dalam bertutur kata, bersikap dan berprilaku. Karena mereka mengamati semua yang kita lakukan dengan sangat cermat dan teliti seperti kamera pengintai yang siap merekam adegan demi adegan.

Setelah mereka tumbuh menjadi anak-anak hal yang tidak kalah penting yang harus dilakukan oleh orang tua adalah mengajarkan mereka untuk memiliki rasa tanggungjawab. Mengapa hal ini sangat penting ? Karena di usia balita dan anak-anak merupakan Golden Age untuk menanamkan nilai-nilai dasar kepada mereka , karena hal ini akan terus mereka ingat hingga  mereka dewasa.

Bentuk tanggungjawab itu kita berikan sesuai dengan usianya dimulai dari hal kecil Contohnya untuk balita usia 2-4 tahun kita bisa mulai mengajarkan mereka untuk makan sendiri, membersihkan gigi mereka sendiri, merapikan mainan mereka sendiri, memakai pakaian sendiri, pakai kaos kaki sendiri , memakai sendal dan sepatu dan sebagainya. 

Setelah mereka memasuki usia anak-anak dan mulai sekolah bentuk tanggungjawabnya pun disesuaikan  sesuai dengan usia mereka, berikan rasa kepercayaan yang besar kepada mereka bahwa mereka bisa melakukan tugas yang diberikan kepadanya sendirian seperti menulis tugas dari gurunya di sekolah, menggambar sendiri, dan libatkan mereka dalam aktivitas yang berhubungan dengan orang lain seperti belajar bernyanyi, menari , main musik dan sebagainya agar mereka belajar untuk bersosialisasi dengan anak-anak seusia mereka.

Kadang kala orang tua yang tidak sabar jika anaknya lambat mengerjakan tugas mereka dan akhirnya orang tua lah yang menyelesaikan tugas tersebut. Jika hal ini terus dilakukan berulang kali maka anak-anak akan beranggapan bahwa mereka tidak perlu mengerjakan tugas itu karena toh... orang tuanya yang akan menyelesaikan tugas itu.

Secara tidak langsung kita sudah mengajarkan kepada mereka untuk lalai dari tanggungjawab dan melimpahkan tanggungjawab itu kepada orang lain. Jika hal itu menjadi kebiasaan hingga mereka remaja dan dewasa maka mereka akan mengandalkan orang lain untuk mengerjakan tugas mereka dan mereka tidak perlu cape-cape berpikir dan berusaha untuk mengerjakan tugas mereka. 

Mungkin anda akan berpikir apa benar seperti itu ? Secara pribadi saya sudah bertemu dengan orang-orang seperti itu dan berdasarkan penelitian yang saya lakukan secara sederhana dan langsung maka saya dapat mengambil kesimpulan bahwa orang-orang tersebut sudah dari kecil terbiasa dididik dengan cara seperti itu sehingga saat mereka dewasa mereka tidak memiliki rasa tanggung jawab dan akan mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan dan tugas yang seharusnya mereka kerjakan. Jika kondisinya seperti ini siapa yang patut dipersalahkan ? 

Oleh karena itu bagi orang tua muda atau yang baru akan memiliki putra-putra sedari dini cobalah mencari metode yang baik untuk mendidik putra-putri kita ini karena proses pembiasaan harus kita mulai dari usia dini karena jika kita terlambat menanamkan nilai-nilai dasar kepada mereka , jika kita mendidik mereka diusia remaja apalagi dewasa sangat sulit sekali. 

Penanaman rasa tanggungjawab sedari dini sangat penting sekali karena kelak anak-anak kita akan beranjak remaja dan dewasa mereka akan bekerja dilingkungan dan bidangnya masing-masing yang meminta mereka untuk memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi terhadap tugas dan amanah yang diberikan kepada mereka. 

Selain itu mereka juga akan berumah tangga memiliki keluarga sendiri sikap dan rasa tanggungjawab ini harus mereka miliki sehingga mereka akan menjadi orang dewasa dan orang tua yang bisa diandalkan bagi keluarga mereka . Orang Dewasa yang memiliki keperdulian dan rasa tanggungjawab bukan hanya kepada dirinya tapi keluarganya, pekerjaanya , Agamanya , serta Nusa Dan Bangsa.

Demikianlah pembahasan singkat saya sampai jumpa dipembahasan selanjutnya salam..!!




No comments:

Post a Comment

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^