Friday, March 19, 2021

Belajar Bahasa Asing Yang Menyenangkan

 

Beberapa buku koleksi Perpustakaan Pusat Kebudayaan Korea di Jakarta

Sejak saya duduk di Bangku Sekolah Menengah Pertama ( SMP) pelajaran yang cukup menonjol adalah Bahasa Inggris, Entah kenapa saya tertarik untuk belajar bahasa Inggris mungkin karena saya suka sekali dengan musik dan lagu-lagu berbahasa Inggris apalagi pada Tahun 1992 RCTI dan SCTV banyak menayangkan musik-musik Barat dan banyak boy band yang menjadi idola para remaja saat itu seperti New Kids On The Block , Boys 2 Men dan masih banyak boys band dan girls band yang terkenal saat itu.

Ya, saat SMP tanpa saya sadari saya sudah menemukan metode belajar bahasa asing yang menyenangkan yaitu melalui musik dan film. Setelah muncul Drama Jepang di layar TV saya mulai jatuh cinta dengan bahasa Jepang dan mulai tertarik untuk belajar bahasa Jepang hahahahahah.... akhirnya saya membeli kaset Utada Hikaru dan mendengarkan lagu-lagunya setiap hari.. Bagi remaja musik dan film adalah teman sejati yang menemani mereka saat senang dan sedih dan bisa memberikan motivasi untuk meraih cita-citanya.

Karena saya suka belajar bahasa asing saat SMA saya sempat punya cita-cita menjadi seorang transletor yang menguasai banyak bahasa bagi saya pekerjaan sebagai transletor sangat keren apalagi jika saya bisa bekerja di badan besar seperti PBB yang bisa membantu delegasi dari Indonesia untuk memahami berbagai bahasa dari delegasi negara lain. 

Tapi sayang sekali cita-cita saya tidak di dukung oleh Almarhum Ayah, karena beliau ingin sekali saya bekerja di kantor pemerintah seperti yang beliau lakukan selama ini. Beliau meminta agar saya kuliah di jurusan Ekonomi, jurusan yang saya tidak sukai , tapi ya apa boleh buat saya tidak ingin mengecewakan kedua orang tua saya, akhirnya saat kuliah saya memilih Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi dan mengubur cita-cita saya untuk menjadi seorang transletor kelas dunia.

Namun walaupun saya kuliah dijurusan Akuntansi minat saya terhadap bahasa tidak bisa terbendung akhirnya saya minta dikursuskan bahasa Inggris di LIA, dan sempat kursus di sana hingga tingkat menengah, sayangnya saya tidak melanjutkanya ke tingkat akhir karena bentrok dengan jadwal kuliah dan kerja paruh waktu saya. Tapi setidak tidaknya saya sempat menikmati belajar bahasa Inggris walaupun tidak sampai selesai.

Setelah saya sedikit menguasai bahasa Inggris saya mulai tertarik lagi untuk belajar bahasa lain yaitu bahasa Korea,. Saya mulai jatuh cinta mempelajari bahasa Korea sejak saya sering nonton Drama Korea sekotar tahun 2011-2012 dan mulai sejak saat itu saya coba untuk belajar bahasa korea secara otodidak. Memang tidak mudah untuk belajar bahasa asing tanpa bantuan seorang Guru karena itu saya banyak mencari informasi dari google dan baca buku tata bahasa Korea dan untuk dasarnya saya mencetak huruf hangul baik vokal maupun konsonan dan menempelkannya di dinding kamar tidur saya. 

Saya tidak mendapatkan hambatan untuk belajar bahasa asing karena sudah lama saya menjadi single mother jadi saya terbiasa tidur dikamar sendiri sehingga tidak masalah jika saya menempelkan bahan pelajaran saya seperti huruf Hangul di dinding kamar saya hahahah. Selain itu juga saya banyak mendengarkan musik korea terutama soundtrack Drama Korea dan mencetak liriknya dan mencoba menyanyikannya dengan menggunakan huruf Hangul 

Selain itu saya juga sering meminjam buku-buku bahasa Korea dari Perpustakaan Pusat Bahasa Korea di Jakarta. Mereka punya banyak koleksi buku-buku , DVD Drama dan Film Korea serta DVD Musik Korea yang bisa dipinjamkan oleh anggotanya. Saya ingat pertama kali saya menjadi anggota Perpustakaan Perpustakaan Pusat Kebudayaan Korea pada tahun 2013 hahaha sudah lama juga saya tidak berkunjung kesana.

Dari pengalam saya ini saya ingin berbagi cerita bahwa belajar bahasa asing itu menyenangkan dan tidak kaku. Kita bisa belajar bahasa asing dengan menggunakan metode yang menyenangkan untuk kita. Dan yang terpenting adalah kita menikmati apa yang kita pelajari karena jika kita terpaksa melakukan sesuatu hal yang tidak kita sukai maka akan terasa berat untuk dilakukan dan terasa menjadi beban untuk diri kita sendiri.

Karena itu belajarlah apa yang ingin teman-teman pelajari, tidak ada kata terlambat untuk belajar, selama kita masih punya keinginan untuk maju dan berkembang maka kesempatan untuk belajar akan terbuka lebar. Selamat mencobanya ya.