Wednesday, December 12, 2018

Talk show Parenting Bersama POTADS Dan BkkbN : Persembahan Untuk Ibu Hebat

Para Narasumber Talkshow Parenting, Kanan-Kiri : Noni Fadillah (Founder POTADS),
 Moderator, Tika Bisono, S.Psi ( Psikolog)


Beberapa waktu yang lalu, tepatnya hari Minggu, 09 Desember 2018 saya mendapatkan satu kesempatan berharga untuk menghadiri Talk show Parenting yang diselenggarakan oleh POTADS (Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) dan BkkbN dengan tema "Persembahan Untuk Ibu Hebat" untuk para Ibu dengan anak Penyandang Down syndrome. Acara ini diselenggarakan di Bellevue Suit Hotel Jl. H.Nawi Raya No.1 Radio Dalam Jakarta Selatan dengan menghadirkan pembicara seorang Psikolog yang sangat terkenal di Indonesia yaitu Tika Bisono.

Acara Talk Show Parenting ini dihadiri Para Pejabat dari BkkbN antara lain Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo beserta stafnya dan Para Pengurus POTADS. Acara Talk Show dibuka dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars BkkbN yang dinyanyikan oleh seluruh peserta Talk Show, kemudian dilanjutkan Pembacaan Doa . Setelah itu acara  selanjutnya adalah persembahan Tarian Betawi Moderen Ondel-Ondel dari SLB Budi Asih.

Para Penari anak-anak dari SLB Budi Asih
Walaupun mereka anak-anak Down Syndrome, namun mereka dapat menari dengan sangat baik dan lincah sekali, saya dan para undangan yang hadir sangat terhibur dengan penampilan mereka di atas panggung. Setelah anak-anak tampil, acara dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum POTADS, Sri Handayani.

Ketua UMUM POTADS Sri Handayani

Dalam sambutannya Sri Hadayani menyampaikan rasa hormat dan terimakasihnya atas kehadiran Plt. Kepala BkkbN beserta jajaran staf BkkbN, Narasumber Talk show Tika Bisono, S.Psi, Founder POTADS Noni Fadillah beserta Pengurus POTADS Pusat. 

Sri Handayani mengungkapkan bahwa "Ibu adalah sosok yang berperan penting bagi kehidupan setiap individu baik itu untuk diri sendiri, keluarga , masyarakat bahkan bernegara . Karena Ibu orang pertama yang menanamkan nilai-nilai dan norma-norma pada kita sebagai anaknya, peletak dasar kepribadian dan watak pada setiap anak .

Ibu adalah sosok yang sangat dibutuhkan dalam mengasuh, mendidik memperhatikan tumbuh kembang anak, terutama bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus seperti Down Syndrome. Karena itu dalam rangka menyambut hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2018 POTADS ingin memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Ibu yang memiliki putra dan putri Penyandang Down syndrome atas semangat yang pantang menyerah serta keikhlasan dalam mengasuh putra putrinya yang DS sehingga mereka menjadi pribadi yang mandiri bahkan berprestasi.

Ibu adalah sosok yang tak dapat tergantikan oleh siappun juga, oleh karena itu acara Talk Show ini merupakan momentum bagi para Ibu yang hadir untuk saling menguatkan dan selalu berupaya untuk menjadi Ibu-ibu yang hebat bagi anak-anak Down Syndrome. Anak-anak ini merupakan amanah dari Tuhan yang dititipkan untuk dijaga, dirawat,  dididik dan dilindungi oleh para Ibu-ibu hebat ini. Terimakasih Ibu yang telah menjaga dan merawat anak-anak istimewa ini sehingga mereka menjadi pribadi yang mandiri dan berprestasi.

Setelah Ketua Umum POTADS menyampaikan sambutannya, acara selanjutnya adalah Sambutan yang disampaikan oleh Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo, MPH.

Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo

Dalam kesempatan tersebut Sigit Priohutomo menyampaikan apresiasinya kepada para Ibu yang memiliki putra putri Penyandang DS atas kesabaran, kegigihan serta kerjakerasnya dalam mendidik, menjaga, merawat anak-anak istimewa ini. Puji dan Syukur dihaturkan kepada Allah SWT karena atas kehendak-Nya semua peserta talk show  dapat berkumpul di acara ini.

Menurut Sigit Priohutomo "Seorang ibu merupakan sosok yang hebat , terutama para Ibu yang memiliki putra-putri berkebutuhan khusus. Suatu kebahagiaan  bagi Sigit untuk hadir dalam acara tersebut karena dapat bertemu komunitas yang terdiri dari Ibu-ibu hebat dengan anak Down Syndrome.

Sigit Priohutomo juga memberikan apresiasi kepada anak-anak DS yang telah menyajikan  hiburan berupa Tarian Ondel-ondel di Awal pembukaan acara talk show. Mereka telah menyajikan hiburan yang sangat menarik dengan gerakan yang lincah dan ceria layaknya anak-anak lain pada umumnya.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada para Ibu, terutama Ibu-ibu dengan putra putri yang berkebutuhan khusus seperti Down syndrome atas ketelatenan mereka dalam merawat, menjaga, mendidik anak-anak istimewa ini. Anak-anak Down Syndrome ini membutuhkan pendidikan dan perhatian yang khusus sehingga mereka dapat berkembang menjadi anak-anak yang mandiri dan berprestasi.

Dalam kesepatan ini dr. Sigit Priohutomo, MPH juga menyempatkan diri berdialog dengan salah seorang perwakilan anak DS bernama Jena. Beliau bertanya kepada Jena mengenai keluarga serta aktivitasnya sehari-hari dan Jena memberikan tanggapan yang cukup baik dan komunikatif.

Jena merupakan salah satu contoh dari anak-anak Down Syndrome yang berprestasi, karena Jena berhasil mengembangkan kemampuan dirinya dibidang modeling dan Barista, menurut saya ini merupakan prestasi yang luar biasa.


Jena sedang berdialog dengan dr. Sigit Priohutomo
Selain itu juga dr. Sigit Priohutomo, MPH memberikan hadiah secara simbolik kepada anak-anak DS yang telah tampil menghibur kita semua diawal pembukaan acara talk show ini.

Pemberian hadiah kepada anak-anak yang telah menghibur acara ini
oleh dr. Sigit Priohutomo, MPH

Setelah penyerahan hadiah merekapun melakukan foto bersama-sama.

Foto Bersama Pengisi hiburan Talk Show dengan dr. Sigit Priohutomo















Anak-Anak DS senang sekali berfoto bersama

dr. Sigit Priohutomo juga mendapatkan kenang-kenangan dari POTADS yang diserahkan oleh Ketua umum POTADS Sri Handayani sebagai ungkapan terimakasih dari POTADS atas kehadiran beliau dalam acara ini.

Penyerahan kenang-kenangan dari POTADS kepada dr. Sigit Priohutomo, MPH

Kemudian acara dilanjutkan dengan Talk Show yang menghadirkan Piskolog Tika Bisono sebagai Narasumber dengan mengambil tema ' Interaksi Dan Komunikasi Keluarga - Terapi Psikolososial Bagi Anak Down Syndrome dan Keluarga".


Tika Bisono memaparkan bahwa anak-anak Down Syndrome Istimewa :
Pertama ,Berbeda dari anak normal, anak-anak ini dapat tumbuh berkembang melesat atau terbelakang, semua ini tergantung dari peran serta orang tuanya. Anak Down Syndrome memang berbeda dari anak normal pada umumnya, namun apakah orang tua dengan anak-anak yang DS merupakan orang tua yang normal atau sebaliknya ?. Menurut Tika Bisono , Orang Tua yang normal adalah orang tua yang bisa menjaga ke orang tuanya terhadap seorang anak. Kenormalan seseorang bersifat berspektif kita normal secara fisik namun apakah kita mampu mengatasi emosi kita yang meledak ledak ? jika kita tidak mampu mengendalikan emosi kita maka kenormalan kita perlu di pertanyakan. 

Kedua, sumber inspirasi utama kreatifitas dan belajar orang tua, guru, dokter , terapis dan keluarga. Anak DS tidak ujuk-ujuk menjadi sumber inspirasi bagi keluarganya. Pada kenyataannya anak-anak DS ini sering dianggap sebagai sumber kutukan , sumber kepusingan bagi keluarga. Terutama para Ayah, anak-anak DS ini sering menjadi sumber denial terbesar para Ayah. Perlu waktu,kesabaran dan kesadaran untuk para ayah menerima kondisi seperti ini. Karena itu para orang tua yang baru mempunyai anak DS sangat memerlukan dukungan dari keluarga dan lingkungan disekitarnya.

Ketiga,kemampuan belajar mereka unik dan besar. Anak-anak DS jika dididik dengan penuh kesabaran dan ketelatenan mereka bisa memiliki kemampuan yang sama seperti anak-anak normal lainnya , namun mereka perlu dilatih terus menerus dengan itensitas yang tinggi.

Keempat, berpotensi untuk tetap menjadi warga masyarakat yang bermanfaat. Anak-anak DS sering sekali dianggap sebagai anak yang tidak berguna dan sering dibanding-bandingkan dengan anak yang normal baik oleh keluarga maupun lingkungannya. Sebagai orang tua kita tidak bisa menyamakan cara mengajar kita kepada anak kita yang Down Syndrome dengan anak kita yang normal, metode yang digunakan harus berbeda.

Orang tua sering berharap anak-anak Down Syndrome dapat mengerti apa yang kita sampaikan kepada mereka dengan cepat seperti anak normal lainnya. Tetapi anak-anak Down Syndrome sangat sulit menerima pesan yang kita sampaikan karena struktur otaknya sangat berbeda dari anak normal sehingga untuk berbicara dengan mereka pun harus sedikit menggunakan kata dan melakukan kontak mata.

Jadi apa yang harus dilakukan oleh para orang tua ? Pelajari metode belajar yang tepat untuk anak Down Syndrome . Menurut Tika Bisono saat ini banyak sekali buku yang membahas tentang Down syndrome termasuk dengan metode belajar untuk DS. Para orang tua diharapkan keaktifannya untuk mencari informasi yang sebanyak-banyaknya mengenai Down syndrome dengan demikian mereka akan menemukan metode belajar yang pas untuk anak DS.

Untuk menilai kecerdasan anak-anak Down syndrome orang tua harus melakukan penilaian dengan anak-anak Down syndrome lainnya bukan dibandingkan dengan anak yang normal. Perkembangan Motorik halus anak-anak DS pun berbeda beda setiap anaknya, jadi orang tua harus melakukan pengamatan dan penilaian terhadap perkembangan motorik halus si anak DS dan membandingkannya dengan anak DS lainnya.

Pertanyaan selanjutnya, seberapa besar kepercayaan keluarga pada kemampuan Anak Down Syndrome ?

Pertama-tama yang harus dilakukan oleh para orang tua adalah pelajari apa itu Down syndrome, mulai dari struktur otaknya, motorik kasar dan halus down syndrome , pencernaan down syndrome  dengan banyak membaca buku referensi mengenai down syndrome para orang tua dapat menentukan metode apa yang tepat untuk mengasah kemampuan anak  DS tersebut.  

Untuk Para orang tua yang memiliki anak DS perlu sekali berkonsultasi kepada Psikolog terutama pada tahun pertama kelahiran anak ini, karena biasanya para orang tua tidak siap mental menghadapi kondisi seperti ini sehingga banyak orang tua yang frustasi melihat kondisi anaknya ini.

Alangkah baiknya jika kita bergabung dengan Group konseling dengan para orang tua yang memiliki anak DS, dengan mengikuti group konseling itu para orang tua dapat berbagi pengalaman dengan orang tua yang baru mempunyai balita DS dan saling menguatkan.

Pesan Tika Bisono para suami istri yang memiliki anak DS perlu juga melakukan liburan bersama, seperti makan malam, nonton film , jalan-jalan tanpa membicarakan tentang Down Syndrome. Karena keluarga yang bahagia dan normal merupakan sumber kekuatan bagi anak-anak DS untuk tumbuh dan berkembang dengan baik bahkan mereka bisa meraih prestasi yang gemilang.

Setelah Acara talk show selesai sesi selanjutnya adalah sesi tanya jawab kemudian dilanjutkan dengan Acara Demo Make Up dan makan sore bersama. Demikian lah rangkaian acara Talk Show Parenting Bersama Piskolog Tika Bisono dan Founder POTADS yang saya ikuti hari , minggu 09 Desember 2018. Sampai berjumpa diacara selanjutnya ya.










No comments:

Post a Comment

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^