Wednesday, December 19, 2018

Blogger Gathering Bersama CNI dan ISB : Abadikan Karya Melalui Buku Bersama Nunik Utami Ambarsari


sumber Foto : komunitas ISB
Selama ini saya enggak kepikiran pengen nulis buku, karena bagi saya menulis bisa melalui media apa saja, tidak harus diwujudkan menjadi sebuah buku. Tetapi setelah menginjak usia 42 Tahun dan melihat orang-orang terdekat pergi satu demi satu menghadap Sang Illahi Robbi, mulailah ada satu keinginan untuk menyusun sebuah buku yang bisa dinikmati oleh orang banyak dan bisa diwariskan ke generasi selanjutnya.

Tetapi, ternyata untuk membuat sebuah karya dan diabadikan dalam sebuah buku itu tidaklah semudah yang saya bayangkan karena hingga hari ini belum ada satupun karya saya yang berhasil dibukukan. Permasalahan mendasar yang saya hadapi adalah saya tidak punya keyakinan diri bahwa karya saya ini layak untuk dibukukan atau tidak ? Kemudian siapa yang nantinya akan membaca karya saya ini ?. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini selalu bermunculan dalam benak saya, sehingga pada akhirnya saya berhenti di tengah jalan dan karya-karya saya hanya tersimpan dalam file-file saja.

Nahh, Beberapa minggu yang lalu komunitas ISB menyebarkan informasi melalui Fanspage Facebook Komunitas ISB mengenai Acara Blogger Gathering dengan tema “Abadikan Karya Melalui Buku Bersama Nunik Utami Ambarsari Penulis Buku- Blogger” yang akan berlangsung hari Minggu 16 Desember 2018 di Plaza Festival Jakarta, wahhh saya senang banget langsung saya mendaftar untuk ikutan acara ini karena bagi saya ini merupakan kesempatan yang luar biasa karena saya bisa mendapatkan banyak ilmu dari Mba Nunik Utami Ambarsari yang biasa saya sapa dengan panggilan Mba Nunik. Alhamdulillahnya, saya terpilih untuk ikut Acara Blogger Gathering bersama Komunitas ISB dan CNI dan tentunya perasaan saya saat itu senang sekali.
Para Peserta Blogger Gathering Bersama CNI dan Komunitas ISB
Sumber foto : Opi Rahim
Acara Blogger Gathering bersama CNI dan ISB berlangsung mulai jam 14.00 WIB bertempat di Burger King Plaza Festival Kuningan Jakarta Selatan. Acara dimulai dengan pembukaan yang disampaikan oleh Pak Budi Perwakilan dari CNI. Acara Gathering ini diisi oleh 3 (tiga) orang Narasumber yaitu Asty Perwakilan dari CNI, Niko Riansyah , dan Nunik Utami Ambarsari.
Mba Asty Product Marketing CNI
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
Sebagai Pembicara pertama disampaikan oleh Asty yang merupakan Product Marketing CNI. Dalam kesempatan ini Mba Asty menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran Teman-teman Blogger dari Komunitas ISB. Selanjutnya mba Asty menyampaikan pembahasan tentang Anemia . 

Dalam kesempatan ini mba Asty menjelaskan bahwa di dalam darah terdapat 3 komponen yaitu antara lain ;
Pertama Plasma darah , Kedua Sel darah putih , jika kesehatan kita terganggu atau terkena infeksi maka sel darah putih kita akan meningkat kadarnya karena sel darah putih sebagai prajurit yang akan menyerang bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh kita.
ketiga Sel darah merah yang komposisinya cukup banyak di dalam tubuh kita. fungsi dari sel darah merah salah satunya adalah adanya hemoglobin yang merupakan protein dalam sel darah merah yang juga berisi zat besi. Fungsi Hemoglobin adalah mengangkut oksigen keseluruh tubuh terutama paru-paru. Kekurangan oksigen dalam darah dapat menimbulkan kantuk, dan wanita hamil serta dalam masa menstruasi sangat rentan dengan Anemia. Kadar HB normal untuk Pria: 13,8-17,2g/dl dan untuk Wanita : 12,1-15,1g/dl.
Sedangkan Hematokrit adalah Perbandingan jumlah sel darah merah dengan volume darah keseluruhan dalam prosentase. Fungsinya mengukur kadar sel darah merah.J ika ada kasus pendarahan ini disebabkan karena kekurangan sel darah merah . Kadar normal Hematokrit Pria :38,8%-50% dan Wanita : 34,9%-44,5%. 

Ada lagi kondisi di mana HBnya di atas normal atau terlalu tinggi ini bisa disebabkan karena adanya sel kanker atau ada masalah di paru-parunya. Orang sering kali mengabaikan Anemia dan tidak dikontrol kadar HBnya hal ini dapat berpotensi menjadi penyakit Jantung. Karena jantung merupakan organ terpenting untuk memompa darah keseluruh tubuh. Sangat memerlukan oksigen dan untuk mengikat oksigen diperlukan hemoglobin. Jika hemoglobinnya rendah apa yang akan terjadi ?

Berdasarkan data-data RISKESDAS 2018 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI tahun 2018 Anemia pada ibu hamil mengalami peningkatan dari 37,1% di tahun 2013 menjadi 48,9% di Tahun 2018, semuanya mengalami kenaikan. Angka kejadian Kanker mengalami peningkatan dari 1,4 % Tahun 2013 menjadi 1,8% di Tahun 2018. Stroke mengalami peningkatan dari 7% di Tahun 2013 menjadi 10,9% di Tahun 2018. Demikian juga prevalensi Ginjal Kronis mengalami kenaikan dari 2% Tahun 2013 menjadi  3,8% di Tahun 2018. Diabetes Melitus mengalami peningkatan dari 6,9% di Tahun 2013 menjadi 8,5% di Tahun 2018 dan Hipertensi mengalami peningkatan dari 25% di Tahun 2013 menjadi 34,1% di Tahun 2018.
Sumber foto : www.berandacni.blogspot.com

Sun Chlorella sudah diproduksi selama 23 tahun di Indonesia,  sedangkan di Jepang sendiri Sun Chlorella sudah di produksi sejak Tahun 1969 dan mulai pertama kali dipasarkan di Indonesia sejak tanggal 1 Oktober 1986 dan berkantor pusat di Bandung. Sejak tahun 1993 Chlollera mulai dibudidayakan di Pasuruan-Indonesia oleh PT Sun Chlorella Indonesia Manufacturing Corp.


Di dalam Chlorella ada klorofil atau biasa disebut Zat Hijau Daun. Berdasarkan penelitian Sun chllorela mengandung Zat Hijau Daun yang sangat tinggi. Zat Hijau Daun strukturnya menyerupai atau sangat mirip dengan Zat Besi, sehingga Sun Chlorella sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang sering mengalami Anemia. Karena Sun Chlorella menjaga kadar Hemoglobin dalam darah.
Niko Riansyah yang membahas tentang SEO
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
Setelah membahas tentang Sun Chlorella yang disampaikan oleh mba Asty acara Blogger Gathering dilanjutkan dengan materi yang kedua yang disampaikan oleh Niko Riansyah yang membahas tentang SEO. Namun pembahasan SEO ini akan kita bahas diwaktu yang berbeda karena saya akan lebih banyak menyinggung tentang materi ke tiga yang disampaikan oleh Nunik Utami Ambarsari.

Pada kesempatan ini Nunik Utami Ambarsari atau yang biasa saya panggil Mba Nunik, lebih banyak memberikan tips-tips atau tahapan awal untuk mulai mengumpulkan karya sehingga menjadi sebuah buku.

Hal pertama yang mba Nunik tanyakan kepada para Peserta Blogger Gathering , adalah siapa yang ingin membuat buku ?. Hampir semua peserta menjawab ingin membuat buku, bahkan ada beberapa peserta juga pernah menerbitkan buku walaupun jumlahnya baru satu atau dua saja. Tetapi banyak diantara teman-teman yang ingin membuat karya yang dibukukan namun belum jadi-jadi juga karena di sebabkan banyak hal.
Nunik Utami Ambarsari
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
Dalam kesempatan ini mba Nunik menceritakan pengalaman awal menulis buku Tahun 2006 . Saat Sekolah Dasar mba Nunik mulai tertarik dengan dunia teater dan bergabung lah dalam sanggar teater  hingga SMA. Kemudian mulai membuat puisi saat SMP hingga SMA . Ngeblog di mulai tahun 2005. Pada awalnya Ia ingin membuat tulisan Jurnalis tentang berbagai hal yang Ia lihat, dengar. Kemudian Ia masuk ke dalam Komunitas Blog Fun. di situ ada ruang-ruang yang bisa kita masuki seperti olah raga, parenting , kesehatan dan sebagainya.

Kemudian Komunitas itu  mengadakan lomba menulis cerpen anak dan Mba Nunik meraih Juara ke-2. Penyelenggaranya adalah Penerbit Buku kemudian mba Nunik di minta untuk membuat buku namun Ia belum berani membuat buku secara tunggal, Ia ingin mengarap buku secara bersama-sama atau satu ada tiga orang penulis dalam satu buku.

Agak lama juga Ia memutuskan membuat sebuah buku setelah mendapat desakan dari teman-temannya untuk membuat satu buku. Buku pertama hampir gagal di buat karena waktu membuat buku itu mba Nunik sedang hamil. Karena kondisinya tidak memungkinkan akhirnya penyusunan buku itu sempat tertunda-tunda. Namun setelah buku pertamanya  dibuat semakin banyak orang yang tahu bahwa Ia bisa menulis buku akhirnya lama-kelamaan semakin banyak Penerbit yang meminta naskahnya untuk diterbitkan.

Pada awalnya Ia bekerja di sebuah Perusahaan sambil menulis buku. Namun pada Tahun 2012 memutuskan keluar dari Perusahaan tempat Ia bekerja dan Full Time menulis buku. Jadi dari yang disampaikan oleh Mba Nunik Kesimpulannya adalah :

  1. Jika ingin menulis buku maka kita harus rajin ikut lomba menulis. Biasanya Juri-juri lomba menulis dari kalangan Penerbit sehingga dia dapat mengetahui kualitas tulisan kita apalagi jika kita menang lomba menulis . Jika kita menang lomba itu otomatis tulisan kita sudah dapat diperhitungkan oleh para Juri Lomba Menulis dan ini bisa menjadi portofolio buat kita. Karena itu mulai dari sekarang kejar lomba menulis baik itu lomba menulis buku atau lomba menulis blog. Intinya jangan takut untuk ikut lomba blog atau menulis buku karena biasanya setiap lomba ada tingkatannya jadi kita bisa mencoba ikut lomba menulis sesuai dengan tingkat kemampuan yang kita miliki. Cobalah membuat daftar lomba yang ingin kita ikuti berdasarkan dateline lombanya. Pelajari tema besar dari lomba tersebut kemudian carilah ide tulisan apa yang ingin kita buat setelah itu carilah data, informasi atau referensi yang akan digunakan untuk mendukung tulisan kita. Setelah itu ikuti setiap lomba yang diadakan jangan menganggap rendah kemampuan diri kita sendiri karena siapa tahu kita bisa memenangkan lomba tersebut.
  2. Ikuti acara-acara seperti Blogger Gathering dan event-event yang diadakan oleh Penerbit acara seperti ini sering digelar di Jakarta, Bandung dan sebagainya. Sebenarnya Penerbit itu ingin sekali mencari penulis yang cocok dengan keinginannya. Intinya Penerbit itu butuh sekali penulis  tetapi disisi lain penulis sering kali kesulitan untuk mencari Penerbit yang mau menerbitkan bukunya. Saran mba Nunik jika ada tawaran menulis cobalah menulis apa saja walaupun tidak sesuai dengan bidang yang kita minati. Coba kita gali diri kita sendiri dibidang apakah kemampuan menulis yang kita miliki ?. Selain itu cobalah memperbanyak relasi atau berkenalan dengan editor-editor di saat kita menghadiri cara yang diselenggarakan oleh Penerbitan. Nanti jika kita sudah berteman baik dengan para editor maka kita bisa bertanya langsung mengenai naskah seperti apa yang diinginkan oleh para penerbit saat ini ?. Dengan terjalin hubungan yang baik para editor akan dengan senang hati menjelaskan kepada kita mengenai naskah seperti apa yang sedang mereka cari untuk diterbitkan. Kemudian kita bisa juga mengirimkan naskah tampa diminta misalkan kita pelajari dulu Penerbit A sedang gencar menerbitkan buku dengan tema Parenting, maka kita bisa mengirimkan naskah buku parenting yang kita punya. Atau kita bisa langsung menyodorkan naskah kita ke editor berupa outline tulisan kita serta tema yang akan kita bahas. Intinya jangan bosan untuk menawarkan naskah kita ke penerbit kalau tidak dicoba kapan kita akan memulainya. 
  3. Rajinlah ke Pameran Buku, kadang kala mereka suka mengadakan Kelas Pelatihan menulis di situ kita bisa bertanya-tanya mengenai naskah yang kita punya apakah bagus isinya atau layak atau tidak untuk diterbitkan menjadi sebuah buku.
  4. Untuk mengirimkan naskah ke penerbit memang butuh waktu untuk mendapatkan jawabannya minimal 3 bulan kita bisa mendapatkan jawaban dari penerbit layak atau tidaknya naskah kita diterbitkan . Jika kita sudah mengirimkan naskah maka buat lagi naskah yang baru . Yang perlu diingat jangan mengirimkan satu naskah kebeberapa penerbit karena apabila naskah itu di terima di dua buah penerbitan itu akan menjadi masalah dan reputasi kita sebagai penulis akan tercorong dimata penerbit.
  5. Jika kita ingin menuliskan buku tentang kisah hidup atau pengalaman diri sendiri pastikan bahwa kisah yang kita miliki merupakan suatu peristiwa yang luar biasa yang tidak semua orang pernah mengalaminya dan bisa memberikan satu pelajaran penting bagi orang lain. Jika kisahnya biasa-biasa saja dan tidak ada yang istimewa maka tidak ada daya tarik untuk orang membacanya.

Nah inilah beberapa tips yang disampaikan oleh mba Nunik Utami Ambarsari untuk teman-teman yang ingin membuat sebuah buku. Intinya adalah kita harus terus mencoba melatih kemampuan kita untuk menulis salah satunya adalah dengan mengikuti berbagai lomba penulisan baik itu penulisan buku atau Blog. Kemudian kita harus juga harus aktif mengikuti pelatihan penulisan untuk meningkatkan skill menulis kita. selain itu perbanyak relasi dan sering-seringlah mencoba mengirimkan naskah tulisan kita ke penerbit. mungkin beberapa tips diatas bisa kita coba mulai dari sekarang jika kita ingin serius menerbitkan sebuah buku.

Nah acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab dengan mba Nunik Utami Ambarsari. Setelah materi terakhir selesai disampaikan acara selanjutnya adalah pengumuman pemenang Live Twitter, IG Feed dan IG Story. Alhamdulillahnya saya memenangkan hadiah IG Story dan membawa pulang hadiahnya. 
Para Pemenang Lomba live Twitter sedang menerima Hadiahnya dari Perwakilan CNI
sumber Foto : Koleksi Pribadi
Teman-teman yang tinggalnya jauh pun mendapatkan hadiah kenang-kenangan dari CNI
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
Demikianlah rangkaian kegiatan yang saya ikuti diacara Blogger Gathering bersama CNI dan ISB. Terimakasih kepada Teh Ani Berta, Teh Liswati dan Mba Nunik Utami Ambarsari atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengikuti kegiatan ini dari siang hingga selesai. sampai berjumpa dilain acara ya.




















No comments:

Post a Comment

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^