Monday, October 29, 2018

Film 3 Dara 2 : Film Komedi Keluarga Yang Banyak Pesan Moralnya

Poster Film 3 Dara 2
Dok : Foto Pribadi

Saya termasuk orang yang suka nonton Film baik Film Karya Anak Bangsa maupun Film dari Mancanegara karena  bagi saya dengan nonton film saya bisa mengambil pesan-pesan penting yang ingin disampaikan melalui film tersebut . 

Sebagai penggemar  film saya suka semua jenis film mulai dari film kolosal, Melodrama, Petualangan, Komedi Romantis, Detektif, Sampai film Perang tapi saya kurang suka nonton film horor karena lebih banyak meremnya dari pada nonton filmnya hehehehe.

Saat Film 3 Dara 2 pertama kali dirilis pada Tanggal 19 Oktober 2018 , dan ditayangkan secara serentak di bioskop pada tanggal 25 Oktober 2018 . Saya sudah naksir dengan film ini apa lagi saat saya melihat Official Trailernya di Youtube dan di TV tambah semangat aja deh untuk nonton Film 3 Dara 2 karena saya suka dengan para pemain utamanya antara lain Tora Sudiro, Cut Mini,Tanta Ginting, Adipati Dolken dan masih banyak artis terkenal lainnya. Film 3 Dara 2 ini disutradarai oleh Monty Tiwa dan di Produksi oleh MNC Pictures.

Nahhh... kebetulan sekali saat komunitas ISB (Indonesia Social Blogpreneur) mengadakan Acara Nonton Bareng Film 3 Dara 2 di Cinema 21 Blok M Square Tanggal 29 Oktober 2018 saya langsung mendaftar untuk ikut acara ini. Alhamdulillahnya saya terpilih untuk ikut Nonton Bareng  film ini dengan teman-teman dari Komunitas ISB.

Secara Garis Besar Film ini menceritakan Tentang tiga orang Pria yang berteman akrab dan memiliki karakter yang berbeda-beda. Jay (Adipati Dolken), Afandi (Tora Sudiro) dan Richard (Tanta Ginting). Jay yang playboy dia sulit sekali berkomitmen dengan satu orang wanita, Afandi seorang pengusaha dan sebagai suami yang selalu meremehkan istrinya dan Richard anak konglomerat yang manja dan tergantung dengan kekayaan Ayahnya. 

Mereka punya problem yang sama tidak bisa menghargai wanita dan menganggap wanita hanya sebagai pelengkap saja dan mereka sering berkonsultasi dengan seorang Psikolog yang cantik, karena sikap dan tingkah laku mereka yang menyebalkan selama berkonsultasi dengan psikolog mereka akhirnya mereka mendapatkan kutukan dari Sang Psikolog. Sebenarnya Film 3 Dara 2 ini merupakan lanjutan Dari Film 3 Dara sebelumnya, sayang sekali saya belum nonton Film 3 Dara yang sebelumnya karena ternyata ada benang merah antara Film 3 Dara sebelumnya dengan Film 3 Dara 2.

Singkat Cerita di Film 3 Dara 2 ini akhirnya si Jay memutuskan untuk menikah dan punya anak 1( Satu) orang putra dan Richard akhirnya menikah juga dengan putri tunggalnya Afandi. keseruan cerita ini dimulai pada saat ketiga pria yang kurang menghargai istri-istri mereka memulai suatu bisnis baru.

Tanpa sepengetahuan istri-istri mereka akhirnya ketiga pria ini memulai bisnis baru dan ternyata mereka tertipu dan mengalami kebangkrutan seluruh harta mereka disita Bank. Akhirnya mereka 3 keluarga tinggal dirumah Eyang Putri (Cut Mini) yang merupakan Ibu Mertuanya Afandi dan istri-istri mereka terpaksa harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga . Akhirnya tinggal lah para suami dirumah menggantikan tugas para istri dengan diawasi Eyang Putri yang Super Bawel.




Menurut saya Film 3 Dara 2 ini kocak banget, karena banyak sekali adegan-adegan yang dimainkan oleh Tora Sudiro, Tanta Ginting dan Adipati Dolken  yang membuat saya serta teman-teman tertawa terbahak-bahak tetapi di satu sisi Film 3 Dara 2 mencoba menyampaikan pesan kepada kita para penonton bahwa "Sering kali para suami menganggap remeh peran istri-istrinya di rumah apalagi jika istri-istri mereka tidak bekerja. Mereka menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh para ibu-ibu ini merupakan pekerjaan yang mudah dan tidak penting".

Setelah mereka mengalami kebangkrutan dan tinggal dirumah menggantikan tugas istri-istri mereka yang terpaksa harus bekerja selama satu bulan barulah mereka menyadari bahwa pekerjaan ibu rumah tangga bukanlah pekerjaan yang mudah, para pria ini harus merapikan rumah, menyiapkan makanan untuk keluarga, mencuci pakaian dan mengurus anak. Belum lagi mereka harus berhadapan dengan Eyang Putri sang pemilik rumah.

Film 3 Dara 2 ini mencoba memberikan pemahaman kepada para suami bahwa istri mereka bukanlah Asisten Rumahtangga. Tetapi sebagai partner, teman hidup tempat berbagi rasa dan pemikiran. Seorang suami selayaknya memperlakukan istri-istri mereka dengan baik, penuh dengan kasih sayang serta cinta. 

Nah untuk ibu-ibu yang ingin nonton film ini ada baiknya jika nonton film 3 Dara 2 ini bersama pasangannya agar para suami bisa terhibur dengan film ini sekaligus dapat mengambil manfaat dari pesan-pesan yang disampaikan melalui film ini. 

Saya rasa demikianlah pandangan saya mengenai film 3 Dara 2 ini, terimakasih banyak kepada Teh Ani Berta dan Komunitas ISB yang memungkinkan saya untuk menyaksikan film ini. sampai berjumpa di film selanjutnya .


Saya dan Andini setelah nonton Film 3 Dara 2

Dok : Foto Pribadi








Tuesday, October 23, 2018

Kreasi Denim Re:Boot By Hannie Hananto Di Jakarta Fashion Week 2019 #FlamoushJFW2019

Flamoush By Hannie Hananto
Denin Re:Boot
Doc : Dian Anthie


Perkembangan Dunia Fashion di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat cepat ini terbukti dengan semakin banyaknya Desainer Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam ajang bergengsi Fashion Show di Indonesia seperti Jakarta Fashion Week yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali di Jakarta.

Jakarta Fashion Week 2019 saat ini diselenggarakan di Senayan City Jakarta Pusat yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 26 Oktober 2018. Nah... pada tanggal 22 Oktober 2018 yang lalu saya mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung Fashion Show karya HANNIE HANANTO, ANGGIA MAWARDI dan LINA SUKIJO.

Yang menariknya pada penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2019 kali ini adalah semakin banyaknya Desainer Indonesia yang menampilkan busana muslim dengan berbagai macam gaya busana mulai dari busana Muslim Syar'i seperti Karya Anggia Mawardi dan Lina Sukijo hingga Busana Muslim dengan gaya Sporty dan Trandy seperti Karya Hannie Hananto.

Busana Muslim Syar'i Karya Anggia Mawardi
Doc : Dian Anthie

Busana Muslim Syar'i Karya Lina Sukijo
Doc ; Dian Anthie

Masing-masing Desainer mempunyai ciri khas dalam membuat desain busananya dan mereka telah menyiapkan tema-tema tertentu setiap tahunnya dan untuk acara khusus seperti  acara Fashion Show di Jakarta Fashion week 2019 Seperti ini. Busana yang ditampilkan oleh Hannie Hananto misalnya mengambil tema Flamoush Denim Re:Boot yaitu dengan membuat Desain Busana Muslim dari Bahan Denim dengan gaya sporty dengan kombinasi warna-warna cerah. 

Desain yang Sporty dan Trendy dengan tampilan menawan
Doc : Dian Anthie

Jika saya perhatikan busana karya Hannei Hananto ini diperuntukkan bagi kaum wanita yang ingin tampil santai dan sporty namun tetap tidak menghilangkan unsur-unsur busana muslim didalamnya jadi busana ini bisa digunakan oleh mereka yang menggunakan hijab ataupun yang tidak mengenakan hijab.




Desain yang casual, sporty dan trandy
Doc : Dian Anthie

Desainnya yang simple namun unik membuat busana karya Hannie Hananto ini menjadi tampak menarik . Busana ini bisa dikenakan oleh para remaja putri ke kampus atau acara-acara yang bersifat tidak terlalu formal. Desain Hanni Hananto ini terinspirasi dari Jalan yang ada di Tokyo sehingga desainnya tampak trendy namun tetap feminim. Untuk kalian yang ingin tampil casual dan sporty karya Hanni Hananto ini dapat menjadi pilihan.






Acara Jakarta Fashion Week 2019 ini masih akan berlangsung hingga tanggal 26 Oktober 2019, bagi kalian pencinta dunia fashion ajang bergengsi ini sangat layak untuk dihadiri untuk mengetahui trend fashion saat ini terutama sekali untuk busana muslimnya. 

Baiklah demikianlah sedikit ulasan saya mengenai penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2019 , sampai berjumpa di pembahasan seputar dunia wanita dan fashion selanjutnya.