Thursday, May 17, 2018

Aku Dan Permasalahan Kesehatanku

Foto Sebelum Sakit Pengapuran


Selama ini aku tidak bermasalah dengan Berat Badanku,walaupun sudah tergolong Obesitas namun selama tubuhku terasa sehat dan tidak ada keluhan apa-apa aku merasa semuanya baik-baik saja. Aku bisa menikmati makanan yang aku suka tanpa menghiraukan berat badan ku yang terus bertambah.

Namun pandanganku mulai berubah setelah satu peristiwa besar terjadi padaku sekitar bulan Oktober 2017 yang lalu. Pada awalnya kedua kakiku sering keram terutama saat bangun tidur di pagi hari, rasanya kakiku terasa kaku dan urat syaraf terasa tertarik dari ujung kelingking kaki hingga ke betis rasanya sakit sekali sehingga sulit untuk bergerak, kondisi ini bisa berlangsung antara 30 menit hingga 1 (satu) jam  . Dan kejadian ini berlangsung berkali-kali dengan waktu yang tidak menentu. 

Pada awalnya aku menganggap hal ini bukanlah hal yang besar, mungkin karena aku sering kerja sambil duduk dalam waktu yang lama dan kurang berolahraga maka kakiku sering keram. Namun makin lama kondisi kakiku semakin memburuk, keram itu muncul tidak hanya saat aku bangun tidur di waktu pagi hari tetapi saat aku berjalanpun kaki ku sering keram dan hal ini sering terjadi di kaki sebelah kiri.

Bahkan karena sakitnya aku tidak mampu untuk berjalan jauh karena setiap berjalan beberapa meter saja, betis sebelah kiri terasa begitu sakit dan kaku, urat-urat nya pun terasa kaku. Berbagai obat gosok yang ku gunakan untuk mengurangi rasa nyeri itu sepertinya tidak mampu mengurangi rasa sakit itu.

Akhirnya aku konsultasi ke Dokter Puskesmas di dekat kantor, aku diberikan obat radang sendi dan otot serta penghilang rasa sakit namun Dokter Puskesmas menyarankan jika rasa sakitnya masih berulang sebaiknya aku Konsultasi ke Dokter Ahli Syaraf atau Dokter Ortopedi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Saat itu aku berpikir, ahhh cukup dengan minum obat dari dokter Puskesmas pasti kondisi kakiku bisa lebih lebih baik. Saat obatnya aku minum memang rasa nyerinya banyak berkurang, tetapi saat aku tidak minum obatnya rasa nyeri itu kembali, dan aku kembali konsultasi ke Dokter Puskesmas .

Aku sempat kesal juga dengan kondisi ku ini, karena sangat menghambat aktivitas ku untuk bekerja. Tidak tahan dengan rasa sakit dan nyerinya akhirnya aku minta tolong kepada tetangga yang katanya bisa mengurut badan dan tahu urat.

Namun setelah diurut kondisi kakiku bukan semakin membaik justru sebaliknya semakin sakit, bahkan akhirnya aku tidak bisa berjalan. Dan terpaksa untuk membenarkan kondisi urat ku yang berantakan akibat salah urut ini, maka aku harus kembali di urut oleh orang yang benar-benar mengerti urat syaraf. 

Alhamdulillahnya aku menemukan orang yang bisa merapikan urat syaraf ku yang berantakan dan bersyukurnya Bapak ini rumahnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalku sehingga aku bisa berobat kerumahnya secepatnya.

Saat pertama kali berkunjung kerumah Bapak Tukang Urut kondisi kaki ku cukup parah bahkan untuk naik dan duduk di jok motor saja rasa sakitnya luar biasa. Apalagi saat pertama kali diurut rasanya sakit sekali , aku sampai meringis menangis karena menahan rasa sakit yang luar biasa. Bapak berpesan agar kaki ku ini jangan di urut, sebaiknya konsultasi ke dokter karena jika di urut oleh orang yang tidak benar-benar mengerti urat Syaraf maka kondisinya akan semakin memburuk.

Setelah dua kali diurut Bapak Tukang Urut, kondisi kakiku mulai sedikit membaik. Dan setelah aku mulai kuat berjalan akhirnya aku segera berkonsultasi ke Dokter Spesialis Ahli Syaraf tentu saja dengan meminta surat rekomendasi dari Puskesmas Faskes pertama karena aku berobat dengan menggunakan kartu BPJS.

Singkat cerita setelah diperiksa Dokter Spesialis Ahli Syaraf dan di Rontgen di RS. Bakti Asih Ciledug barulah aku tahu bahwa aku mengalami "Pengapuran" untuk mengetahu lebih lanjut tentang penyakit pengapuran tulang bisa dibaca di Website http://www.alodokter.com/macam-macam-cara-mengatasi-pengapuran-tulang  , aku rasa penjelasannya cukup terperinci.

intinya Pengapuran ini adalah penyakit yang sering disebut dengan Osteoarthritis 
yaitu adanya peradangan sendi akibat bantalan pada ujung tulang menjadi menipis seiring waktu. sehingga kerusakan yang terjadi berada di sendi dan bagian tulang sekitar sendi tersebut.
Faktor utama dari Penyakit pengapuran tulang adalah :
  1. Karena Faktor Usia mempengaruhi seseorang terkena pengapuran tulang dan wanita dianggap lebih beresiko mengalami gangguan tulang jenis ini dibandingkan dengan pria walaupun belum bisa dipastikan.
  2. Karena cedera akibat pekerjaan, yaitu pekerjaan yang memerlukan gerakan berulang-ulang pada sendi tertentu, cedera akibat olah raga dan kecelakaan juga bisa meningkatkan resiko gangguan tulang ini.
  3. Obesitas menyebabkan ada beban berlebihan pada sendi-sendi penahan berat tubuh juga meningkat kan resiko terkena Osteoarthritis.
Menurut dokter yang menangani ku proses penyembuhannya ada beberapa cara yaitu antara lain :
  1. Minum obat yang diresepkan Dokter untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri, namon obat ini ternyata tidak bisa menyembuhkan secara total pengapuran hanya mengurangi rasa sakit dan nyeri yang kita rasakan.
  2. Fisioterapi, biasanya kita akan diberi rujukan untuk melakukan fisioterapi dengan berkonsultasi kepada dokter tindakan untuk menentukan jadwal dan tindakan fisioterapi apa yang akan kita dapatkan nanti.
  3. Menurunkan Berat Badan, Sendi yang mengalami tekanan berlebihan kian memeperburuk pengapuran tulang yang diderita . Solusi mudahnya adalah dengan mengurangi tekanan pada sendi dengan menurunkan berat badan. 
  4. Olah raga secara teratur penting dilakukan untuk menguatkan otot-otot di sekitar sendi yang mengalami pengapuran. Hal ini membuat sendi menjadi lebih stabil sehingga dapat mengurangi tingkat osteoarthritis yang diderita.  pastikan olahraga yang dilakukan tidak berlebihan karena justri akan memperburuk masalah yang diderita.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Dokter Syaraf dan membaca berbagai artikel tentang Pengapuran, maka aku mengambil satu kesimpulan bahwa penyakit ini tidak ada obatnya yang dapat menyembuhkan secara total namun rasa nyeri dan sakit ini bisa berkurang jika aku mau menurunkan Berat Badan. 

Dengan menurunkan berat badan kerja tulang pinggul , pinggang dan persendian akan semakin berkurang. Selain itu Aku juga  tidak ingin tergantung dengan obat-obatan karena dokter menjelaskan obat ini cukup keras sehingga bisa berefek ke lambung kita, apalagi aku punya sakit Maag yang cukup berat karena itu aku khawatir efek obat ini dapat berakibat kurang baik bagi lambungku jika dikonsumsi terus menerus. 

Demikianlah Sedikit cerita Pengalamanku dalam menjalani pengobatan Pengapuran yang sedang ku rasakan saat ini. Pengapuran memang tidak dapat sembuh total tapi Kita dapat mengurangi rasa sakit yang Kita rasakan selain dengan berkonsultasi ke dokter Dan minum obat Ada Cara lain yang banyak sekali manfaatnya antara lain banyak mengkonsumsi sayuran dann buah, rajin berolah raga Dan dengan menurunkan berat badan Kita yang berkebihan. Jika semua ini dilakukan Insya Allah Kita akan lebih Sehat lagi. Dan keluhan karena Pengapuran dapat diminimalisir.
Setelah Menjalani Program Penurunan Berat Badan
.

2 comments:

  1. Terima kasih Dian. Semoga tulisan ini menginspirasi orang laun utk tetap menjaga kesehatan

    ReplyDelete
  2. Amin, terimakasih atas kunjungannya Bunda Elisa^^

    ReplyDelete

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^