Thursday, March 8, 2018

Memasyarakatkan Kampanye Ayo Bangun Indonesia Melalui Sarapan Sehat Bersama Nestle 2018


Para Tamu Undangan Kampanye Ayo Bangun Indonesia Bersama Nestle 2018

Sebagai seorang Ibu yang memiliki satu orang putra saya sangat menyadari betapa pentingnya sarapan pagi itu, karena jika kita melewatkan Sarapan Pagi maka tubuh kita akan terasa lemas, lambung perih dan keluar keringat dingin akhirnya perut akan terasa kembung dan timbul lah sakit kepala. Karena itu setiap pagi saya dan putra saya selalu usahakan untuk sarapan pagi sebelum beraktivitas di luar rumah agar tubuh lebih bertenaga sebelum menjalankan aktivitas sehari-hari.

Namun kebiasaan Sarapan Pagi seperti ini belum memasyarakat di Indonesia sehingga pada Simposium Nasional Sarapan Sehat yang dihadiri oleh 225 ahli gizi, pangan dan praktisi kesehatan dari sejumlah daerah yang diselenggarakan  pada tanggal 16 Juni 2012 di Jakarta, salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah perlunya menyelenggarakan "Pekan Sarapan Nasional" .

Tiga Alasan Utama diselenggarakannya Pekan Sarapan Nasional adalah :
  1. Sarapan merupakan salah satu prilaku penting untuk mewujudkan gizi seimbang , tetapi kenyataaanya masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak sarapan.
  2. Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 serta Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan mengamanatkan untuk mewujudkan gizi seimbang; dan salah satu pesan (Pesan ke-8) dalam Pedoman Gizi Seimbang yaitu biasakan makan pagi atau sarapan yang perlu disosialisasikan dan ditingkatkan ; 
  3. Adanya  Hari atau Pekan Sarapan Nasional diharapkan dapat menjadi momentum berkala setiap tahun untuk selalu mengingatkan dan mendorong masyarakat agar melakukan sarapan yang sehat dalam rangka turut mewujudkan gizi seimbang.
Untuk menindak lanjuti rekomendasi dari Simposium Sarapan Sehat yang diselenggarakan pada pada tanggal 16 Juni 2012 maka pada tanggal 13 September 2012 dan 1  November 2012 diadakanlah Diskusi Lintas Organisasi dan lembaga terkait gizi dan pangan yang dilaksanakan di Jakarta  maka disepakati bersama untuk menyelenggarakan "Pekan Sarapan Nasional dan ditetapkan tanggal 14-20 Februari Sebagai Pekan Sarapan Nasional".

Lokasi Penyelenggaraan Kampanye Ayo Bangun Indonesia yang diselenggarakan oleh PT. Nestle Indonesia.

Nah dalam rangka Perayaan Pekan Sarapan Nasional (PESAN) 2018 yang diselenggarakan setiap tanggal 14-20 Februari tersebut maka Nestle kembali menggelar Kampanye " Ayo Bangun Indonesia" yang dilaksanakan pada tanggal 04 Maret 2018 di Lapangan Parkir Sarinah Jaya, Tamrin Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu. Kampanye ini pertama kali digulirkan pada tahun 2017 dan Pada pelaksanaan Kampanye Nestle yang kedua kalinya ini saya turut hadir dan menyaksikan kemeriahan pelaksanaan Kampanye Ayo Bangun Indonesia yang dilaksanakan oleh Nestle ini.

Dalam kampanye ini PT Nestle Indonesia berupaya untuk mengedukasi masyarakat tentang betapa pentingnya sarapan pagi dengan membuka stant-stant untuk konsultasi seputar Pangan dan Gizi.

Selain itu PT Nestle Indonesia juga menyediakan Stant-Stant untuk memperkenalkan produk Pangan PT. Nestle Indonesia kepada masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang hadir dalam perayaan itu mereka juga membagikan tempat makan cantik kepada orang tua yang hadir ke acara tersebut bersama putra putrinya guna memberikan edukasi kepada kepada para orang tua bagaimana menyediakan sarapan pagi dengan gizi seimbang seperti gambar berikut ini.

Berikut ini merupakan contoh Sarapan dengan Gizi Seimbang

Selain menyediakan berbagai stant PT Nestle Indonesia juga menyelenggarakan bincang-bincang yang dihadiri oleh tamu undangan antara lain Ibu Meida Oktarina Mcn, Asisten Deputi Bidang Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu Dan Anak dan Kesehatan Lingkungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Drs. Hendra Jamal Msi Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan Dan Kesejahteraan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Suroto, SKM. MKM Drektorat Gizi Masyarakat , Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Prof Dr.Ir. Hardinsyah Ms dari PERGIZI PANGAN Indonesia, Dharnesh Gordhon Direktur Utama  PT. Nestle Indonesia, dan Debora Tjandrakusuma Direktur Legal & Corporate Affairs PT. Nestle Indonesia Serta artis-artis Ibukota pendukung Kampanye Ayo Indonesia Sehat seperti Meisye Siregar, Dito Perkusyon, Sisi Pricilliya dan sebagainya.

Dharnesh Gordhon Direktur Utama PT. Nesle Indonesia

Sebelum acara Talkshow dimulai acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Mr. Dharnesh Gordhon selaku Direktur Utama Pt. Nestle Indonesia dalam sambutannya Mr. Gordhon menyampaikan ucapan Selamat Datang kepada para Tamu Undangan pada perayaan Kampanye Ayo Bangun Indonesia dan rasa terimakasihnya kepada para undangan yang telah hadir dalam acara tersebut, Dalam sambutannya Mr.Gordhon menyampaikan bahwa "Perayaan Kampaye Ayo Bangun Indonesia yang dimulai tahun lalu bertujuan untuk menginformasikan kepada keluarga Indonesia bahwa hidup sehat dimulai dari Sarapan Pagi yang sehat, jadi saya berharap pada awal acara ini anda semuanya telah Sarapan Pagi, dan mengerti manfaat dari melakukan sarapan pagi yang dilakukan dengan cara yang tepat. Melalui Kampanye ini kami ingin memberikan Informasi yang benar dan tepat kepada Masyarakat Indonesia untuk menyiapkan Sarapan Pagi dengan Gizi Seimbang serta manfaat dari Sarapan Pagi dengan Nutrisi dan Gizi Seimbang bagi kesehatan kita. Sejalan dengan Program yang telah digulirkan oleh Lintas Organisasi dan lembaga terkait gizi dan pangan yang dilaksanakan di Jakarta  dengan disepakati bersama untuk menyelenggarakan Pekan Sarapan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 14-20 Februari.

"Sejak tahun lalu kami telah berkomitmen untuk mendukung program ini dengan terus memberikan dukungan dan suport kepada masyarakat Indonesia untuk menerapkan prilaku sarapan sehat dan bergizi seimbang serta gaya hidup aktif dalam rangka turut mewujudkan masyarakat yang sehat , cerdas dan produktif. Jadi kami ingin menginformasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia  apa yang kita makan  dan bagaimana cara kita makan  dapat berpengaruh dalam kehidupan kita karena itu kita membutuhkan makanan dengan asupan nutrisi dan gizi yang seimbang".

Dan dalam sambutannya pula Mr. Gordhon berterimakasih atas dukungan dan suport dari Kementerian di Indonesia dalam pelaksanaan Kampanye Ini seperti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia , Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak karena berkat kerjasama dan dukungan dari semua pihak kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar. dan Mr. Gordhon berharap dengan adanya kemitraan ini masyarakat Indonesia dapat lebih teredukasi mengenai tentang Pentingnya Sarapan Pagi Bagi Kesehatan kita.

Meida Oktarina Mcn, Asisten Deputi Bidang Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu Dan Anak dan Kesehatan Lingkungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ibu Meida Oktarina Mcn, Asisten Deputi Bidang Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu Dan Anak dan Kesehatan Lingkungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Dalam sambutannya Ibu Meida menjelaskan bahwa dalam Nawacita butir pertama yaitu Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa ..... Dan Nawacita butir kelima : Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dalam hal ini bidang kesehatan. Pembangunan yang berkelanjutan yang diimplementasikan pembangunansetiap komponen  dalam mengatasi setiap permasalahan secara tuntas pada akhir tahun 2030.  kesenjangan harus diatasi bersama memajukan kepentingan bersama dalam meningkatkan kemajuan bersama termasuk pemuatan data status gizi.

"Perlu diketahui bersama bahwa saat ini status gizi di Indonesia belum membaik tetapi sudah mengarah kepada kondisi yang lebih baik salah satunya dengan dikeluarkannya oleh Pemerintah Pedoman Gizi Seimbang di mana salah satu dari pedoman Gizi Seimbang itu adalah kita sarapan". 

Salah satu masalah yang dihadapi oleh  masyarakat miskin dan hampir miskin adalah pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan dasar di mana status kesehatan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan. Studi menunjukan bahwa kurang gizi menurunkan jumlah penghasilan saat dewasa sebesar 20%. Jadi memang kalau kita kurang gizi saat dewasa akan mengalami kekurangan paling tidak 20% dari penghasilan kita.
 

Pemerintah sudah mengelurkan Pedoman Gizi Seimbang anjuran pesan gizi seimbang mengacu pada 4 (empat) pilar gizi seimbang yaitu antara lain :
  1. Mengkonsumsi makanan beragam, tidak ada satu pun jenis makanan yang mengandung semua semua jenis zat gizi  yang dibutuhkan tubuh untuk menjamin pertumbuhan dan mempertahankan kesehatannya kecuali ASI untuk bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan.
  2. Membiasakan prilaku hidup bersih , prilaku  hidup bersih sangat terkait dengan prinsip gizi seimbang;
  3. Melakukan aktivitas fisik , untuk menyeimbangkan antara pengeluaran energi  dan pemasukan zat gizi ke dalam tubuh;
  4. Mempertahankan dan memantau Berat-badan (BB) dalam batas normal. Memantau Berat Badan normal merupakan hal yang harus menjadi bagian dari pola hidup dengan gizi seimbang sehingga dapat mencegah penyimpangan Berat Badan dari Berat Badan normal dan apabila ada penyimpangan maka dapat segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan penangannya.   
Dan semuanya ini sudah tersampaikan dalam Pesan Sarapan yaitu pemenuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari di mulai dari Sarapan. Sarapan merupakan upaya pemenuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita mulai dari pagi hingga siang. Keterlambatan asupan gizi dipagi hari dapat membuat tubuh lemah, lesu, pusing dan menurunkan konsentrasi berpikir atau belajar .

Sarapan itu adalah untuk memenuhi 1/3 atau 1/4 kebutuhan gizi kita setiap hari. Beliau mencontohkan tempat makan yang dibagi-bagikan oleh PT Nestle Indonesia dengan adanya kotak-kotak pembagian jenis makanan pokok, Lauk Pauk, Sayur dan Buah sebagai bentuk asupan gizi yang seimbang. Dan beliau berharap program yang dilaksanakan oleh PT. Nestle beserta Para Akademia dari berbagai profesi lainnya benar-benar menyampaikan pean-pesan kepada masyarakat secara terlihat nyata seperti tempat makan tersebut. 

Itulah bentuk nyata informasi yang disampaikan kepada masyarakat kita terutama kepada anak-anak di sekolah atau kepada para karyawan untuk membawa bekalnya sarapan pagi dengan contoh yang ada. Ibu Meida juga menghimbau kepada Guru-guru, Pemuka Masyarakat  dan lapisan masyarakat untuk mengembangkan pesan-pesan sarapan ini lebih baik karena program ini sudah menjadi program nasional sejak tahun 2013  yang selayaknya dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat luas.


Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Drs. Hendra Jamal Msi Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan Dan Kesejahteraan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dalam Sambutannya beliau menyampaikan bahwa masa depan Indonesia tergantung pada 80 Juta anak Indonesia dengan asumsi jumlah penduduk indonesia sebanyak 250 Juta. Setiap anak harus dilindungi hak-haknya yang wajib dipenuhi oleh orang tua, pemerintah dan masyarakat .

Mendapatkan derajat kesehatan yang tinggi merupakan salah satu hak anak yang harus dipenuhi agar kedepannya anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik  hal tersebut merupakan upaya mempersiapkan Generasi Emas Indonesia, untuk itu upaya untuk meningkatkan kualitas anak Indonesia sejak lahir secara berkesinambungan yang dilaksanakan oleh keluarga, sekolah, lingkungan, dan pemerintah.

Asupan Nutrisi yang prima sangat dibutuhkan oleh anak-anak untuk tumbuh kembangnya. Sarapan pagi memberikan kontribusi penting terhadap pemenuhan asupan gizi harian pada anak, sekitar 20-30% dari kebutuhan gizi harian pada anak

Sarapan pagi sangat dibutuhkan oleh seluruh usia khususnya usia anak sekolah. Bagi anak yang sudah sekolah sarapan sangat penting untuk sumber  energi guna menunjang aktivitas fisik dan belajar anak di sekolah. Dalam GERMAS disebutkan bahwa Sarapan Pagi untuk memenuhi cadangan energi sejak pagi hingga siang hari yang berhubungan dengan kadar glukosa dalam darah dan kerja otak yang berpengaruh pada daya konsentrasi pada anak saat belajar. 

Namun sangat disayangkan saat ini masih banyak anak Indonesia yang melewatkan sarapan Pagi tahun 2012 berdasarkan data dari PERGIZI Pangan Indonesia menunjukan bahwa 17-59% siswa sekolah dan remaja serta 30,2% wanita dewasa  tidak terbiasa sarapan pagi. Padahal sarapan pagi sangat penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar, mencegah letih, lelah dan lesu serta anemia.

Pada saat ini juga masih banyak anak-anak yang sarapan pagi tetapi tidak cukup memenuhi asupan gizinya. Untuk itu Kampanye Ayo Bangun Indonesia mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk sarapan pagi dengan gizi seimbang. Keluarga harus menjadi pelopor dan pelapor dalam memberikan gizi seimbang pada anak. Pelopor yaitu menjadi penggerak dalam memberikan asupan gizi yang seimbang bagi keluarganya dan sebagai pelapor apabila ada dilingkungannya yang kekurangan gizi harus segera dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkaitan dalam pemenuhan gizi masyarakat

Lebih lanjutnya Beliau menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat dan perusahaan yang turut membantu pemerintah dalam memasyarakatkan program pemerintah ini terutama sekali kepada PT Nestle Indonesia yang telah menyelenggarakan kampanya Ayo Bangun Indonesia sebagai upaya mengedukasi masyarkat tentang betapa pentingnya sarapan pagi bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

Acara Talkshow dengan NaraSumber antara lain : Prof. Dr. Ir Hardinsyah Ahli nutrisi dan Ketua PERGIZI PANGAN Indonesia , Meisya Siregar Artis Ibukota dan Perwakilan dari PT Nestle Indonesia
 
Setelah mendengarkan sambutan dari Direktur Utama PT Nestle Indonesia dan para tamu undangan dari Kementerian maka acara selanjutnya adalah talkshow dengan Nara Sumber Prof Dr.Ir. Hardinsyah Ms dari PERGIZI PANGAN Indonesia, Misye Siregar artis ibukota dan perwakilan dari PT. Nestle Indonesia

Dalam diskusi ini Prof Hardinsyah memaparkan bahwa masih banyak penduduk Indonesia yang tidak terbiasa dengan sarapan pagi senada dengan apa yang disampaikan oleh Drs. Hendra Jamal Msi pada sambutan beliau sebelumnya. 

Selain itu juga pada Tahun 2012 kualitas makanan yang dikonsumsi seperti kandungan energi, protein, vitamin dan mineralnya belum memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Berdasarkan data dari Pergizi Pangan indonesia untuk Kualitas sarapan pagi 45% anak sekolah belum memenuhi gizi sarapan 70% belum memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral sarapan serta 90% belum memenuhi kebutuhan serta sarapan pagi.

Namun lebih lanjut Prof Hardinsyah menjelaskan dalam kurun waktu lima  tahun terakhir ini kebiasaan sarapan dilakangan siswa sekolah dasar di Indonesia sudah mengalami peningkatan. Hal ini berkat kerja sama seluruh pihak dalam mendukung program Pekan Pangan Nasional yang sudah dicanangkan sejak tahun 2013 yang lalu. selain itu saat ini sudah banyak keluarga yang sudah merasakan manfaat sarapan, mulai dari meningkatnya konsentrasi dan kecerdasan anak, menanamkan kebiasaan disiplin, hingga menurunkan resiko kejadian beberapa penyakit menular seperti penyakit jantung koroner dan stroke, serta diabetes.

Agar sarapan dapat memberikan manfaat yang maksimal maka PERGIZI PANGAN Indonesia menyarankan untuk mengacu pada 6 J ketika memepersiapkan sarapan yang sehat dengan gizi seimbang yaitu antara lain :
  1. Jenis makanan dan minuman pada sarapan: karbohidrat, protein (lauk pauk), sayur , buah dengan minuman berupa antara lain : air putih, susu, kopi, teh, atau jus.
  2. Jumlah pangan sesuai dengan anjuran memenuhi sekitar 1/4 kebutuhan gizi harian.
  3. Jadwal sarapan dalam kurun waktu dua jam setelah bangun tidur, dianjurkan sebelum jam 09.00 pagi.
  4. Jurus mengolah : dianjurkan mengolah pangan tidak rumit dan menghemat waktu agar kandungan gizi pada makanan tidak banyak hilang.
  5. jurus menyiapkan : penyajian yang menarik agar menggugah selera dan variasi makanan agar tdak bosan.
  6.  Jurus mengkonsumsi tidak tergesa-gesa, sambil berjalan atau berlari.
Dalam acara bincang-bincang ini juga perwakilan dari PT Nestle Indonesia Eka Herdiana Market Nutritionist Nestle indonesia menjelaskan bahwa pada tahun ini pt Nestle Indonesia menghadirkan Nestle Breakfast Box sebagai solusi praktis bagi keluarga Indonesia dalam menerapkan sarpan sehat dengan gizi seimbang.

Taklupa pula Meisya Siregar berbagi cerita kepada para pemirsa bagaimana cara beliau menyiapkan sarapan pagi untuk keluarganya dengan 3 orang putra putri yang memiliki selera yang berbeda-beda. 

Selain acara talkshow dalam kesempatan ini juga diluncurkan e-book dengan judul Mitos dan Fakta Sarapan yang disusun oleh PERGIZI Pangan Indonesia bekerjasama dengan PT Nestle Indonesia. E-Book ini dapat diunduh di website http://www.sahabatnestle.co.id mulai tanggal 07 Maret 2018. Buku ini akan mengulas tentang sarapan dari berbagai sisi, mulai dari waktu yang tepat untuk sarapan, menu yang direkomendasikan, untuk sarapan, hingga hubungan sarapan dengan berat badan.

Bagi saya mengikuti rangkaian kegiatan ini merupakan hal yang paling menyenangkan karena banyak sekali ilmu dan pengetahuan yang saya dapatkan. Baiklah demikianlah rangkaian kegiatan kegiatan yang saya ikuti dalam acara Kampanye Ayo Bangun Indonesia Bersama Nestle 2018 sampai berjumpa diacara selanjutnya

4 comments:

  1. sarapan itu sangat penting , anak harus dibaisakan sarapan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali mba Tira sarapan dengan asupan gizi seimnbang sangat penting karena untuk memenuhi 1/4 kebutuhan nutrisi dan gizi kita perhari

      Delete
  2. Ulasannya sangat lengkap sekali, habis baca ini saya mendapat banyak pengetahuan dan informasi baru. Makasih sharingnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama, terimakasih atas kunjungannya ^^

      Delete

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^