Wednesday, December 12, 2018

Talk show Parenting Bersama POTADS Dan BkkbN : Persembahan Untuk Ibu Hebat

Para Narasumber Talkshow Parenting, Kanan-Kiri : Noni Fadillah (Founder POTADS),
 Moderator, Tika Bisono, S.Psi ( Psikolog)


Beberapa waktu yang lalu, tepatnya hari Minggu, 09 Desember 2018 saya mendapatkan satu kesempatan berharga untuk menghadiri Talk show Parenting yang diselenggarakan oleh POTADS (Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) dan BkkbN dengan tema "Persembahan Untuk Ibu Hebat" untuk para Ibu dengan anak Penyandang Down syndrome. Acara ini diselenggarakan di Bellevue Suit Hotel Jl. H.Nawi Raya No.1 Radio Dalam Jakarta Selatan dengan menghadirkan pembicara seorang Psikolog yang sangat terkenal di Indonesia yaitu Tika Bisono.

Acara Talk Show Parenting ini dihadiri Para Pejabat dari BkkbN antara lain Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo beserta stafnya dan Para Pengurus POTADS. Acara Talk Show dibuka dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars BkkbN yang dinyanyikan oleh seluruh peserta Talk Show, kemudian dilanjutkan Pembacaan Doa . Setelah itu acara  selanjutnya adalah persembahan Tarian Betawi Moderen Ondel-Ondel dari SLB Budi Asih.

Para Penari anak-anak dari SLB Budi Asih
Walaupun mereka anak-anak Down Syndrome, namun mereka dapat menari dengan sangat baik dan lincah sekali, saya dan para undangan yang hadir sangat terhibur dengan penampilan mereka di atas panggung. Setelah anak-anak tampil, acara dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum POTADS, Sri Handayani.

Ketua UMUM POTADS Sri Handayani

Dalam sambutannya Sri Hadayani menyampaikan rasa hormat dan terimakasihnya atas kehadiran Plt. Kepala BkkbN beserta jajaran staf BkkbN, Narasumber Talk show Tika Bisono, S.Psi, Founder POTADS Noni Fadillah beserta Pengurus POTADS Pusat. 

Sri Handayani mengungkapkan bahwa "Ibu adalah sosok yang berperan penting bagi kehidupan setiap individu baik itu untuk diri sendiri, keluarga , masyarakat bahkan bernegara . Karena Ibu orang pertama yang menanamkan nilai-nilai dan norma-norma pada kita sebagai anaknya, peletak dasar kepribadian dan watak pada setiap anak .

Ibu adalah sosok yang sangat dibutuhkan dalam mengasuh, mendidik memperhatikan tumbuh kembang anak, terutama bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus seperti Down Syndrome. Karena itu dalam rangka menyambut hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2018 POTADS ingin memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Ibu yang memiliki putra dan putri Penyandang Down syndrome atas semangat yang pantang menyerah serta keikhlasan dalam mengasuh putra putrinya yang DS sehingga mereka menjadi pribadi yang mandiri bahkan berprestasi.

Ibu adalah sosok yang tak dapat tergantikan oleh siappun juga, oleh karena itu acara Talk Show ini merupakan momentum bagi para Ibu yang hadir untuk saling menguatkan dan selalu berupaya untuk menjadi Ibu-ibu yang hebat bagi anak-anak Down Syndrome. Anak-anak ini merupakan amanah dari Tuhan yang dititipkan untuk dijaga, dirawat,  dididik dan dilindungi oleh para Ibu-ibu hebat ini. Terimakasih Ibu yang telah menjaga dan merawat anak-anak istimewa ini sehingga mereka menjadi pribadi yang mandiri dan berprestasi.

Setelah Ketua Umum POTADS menyampaikan sambutannya, acara selanjutnya adalah Sambutan yang disampaikan oleh Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo, MPH.

Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo

Dalam kesempatan tersebut Sigit Priohutomo menyampaikan apresiasinya kepada para Ibu yang memiliki putra putri Penyandang DS atas kesabaran, kegigihan serta kerjakerasnya dalam mendidik, menjaga, merawat anak-anak istimewa ini. Puji dan Syukur dihaturkan kepada Allah SWT karena atas kehendak-Nya semua peserta talk show  dapat berkumpul di acara ini.

Menurut Sigit Priohutomo "Seorang ibu merupakan sosok yang hebat , terutama para Ibu yang memiliki putra-putri berkebutuhan khusus. Suatu kebahagiaan  bagi Sigit untuk hadir dalam acara tersebut karena dapat bertemu komunitas yang terdiri dari Ibu-ibu hebat dengan anak Down Syndrome.

Sigit Priohutomo juga memberikan apresiasi kepada anak-anak DS yang telah menyajikan  hiburan berupa Tarian Ondel-ondel di Awal pembukaan acara talk show. Mereka telah menyajikan hiburan yang sangat menarik dengan gerakan yang lincah dan ceria layaknya anak-anak lain pada umumnya.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada para Ibu, terutama Ibu-ibu dengan putra putri yang berkebutuhan khusus seperti Down syndrome atas ketelatenan mereka dalam merawat, menjaga, mendidik anak-anak istimewa ini. Anak-anak Down Syndrome ini membutuhkan pendidikan dan perhatian yang khusus sehingga mereka dapat berkembang menjadi anak-anak yang mandiri dan berprestasi.

Dalam kesepatan ini dr. Sigit Priohutomo, MPH juga menyempatkan diri berdialog dengan salah seorang perwakilan anak DS bernama Jena. Beliau bertanya kepada Jena mengenai keluarga serta aktivitasnya sehari-hari dan Jena memberikan tanggapan yang cukup baik dan komunikatif.

Jena merupakan salah satu contoh dari anak-anak Down Syndrome yang berprestasi, karena Jena berhasil mengembangkan kemampuan dirinya dibidang modeling dan Barista, menurut saya ini merupakan prestasi yang luar biasa.


Jena sedang berdialog dengan dr. Sigit Priohutomo
Selain itu juga dr. Sigit Priohutomo, MPH memberikan hadiah secara simbolik kepada anak-anak DS yang telah tampil menghibur kita semua diawal pembukaan acara talk show ini.

Pemberian hadiah kepada anak-anak yang telah menghibur acara ini
oleh dr. Sigit Priohutomo, MPH

Setelah penyerahan hadiah merekapun melakukan foto bersama-sama.

Foto Bersama Pengisi hiburan Talk Show dengan dr. Sigit Priohutomo















Anak-Anak DS senang sekali berfoto bersama

dr. Sigit Priohutomo juga mendapatkan kenang-kenangan dari POTADS yang diserahkan oleh Ketua umum POTADS Sri Handayani sebagai ungkapan terimakasih dari POTADS atas kehadiran beliau dalam acara ini.

Penyerahan kenang-kenangan dari POTADS kepada dr. Sigit Priohutomo, MPH

Kemudian acara dilanjutkan dengan Talk Show yang menghadirkan Piskolog Tika Bisono sebagai Narasumber dengan mengambil tema ' Interaksi Dan Komunikasi Keluarga - Terapi Psikolososial Bagi Anak Down Syndrome dan Keluarga".


Tika Bisono memaparkan bahwa anak-anak Down Syndrome Istimewa :
Pertama ,Berbeda dari anak normal, anak-anak ini dapat tumbuh berkembang melesat atau terbelakang, semua ini tergantung dari peran serta orang tuanya. Anak Down Syndrome memang berbeda dari anak normal pada umumnya, namun apakah orang tua dengan anak-anak yang DS merupakan orang tua yang normal atau sebaliknya ?. Menurut Tika Bisono , Orang Tua yang normal adalah orang tua yang bisa menjaga ke orang tuanya terhadap seorang anak. Kenormalan seseorang bersifat berspektif kita normal secara fisik namun apakah kita mampu mengatasi emosi kita yang meledak ledak ? jika kita tidak mampu mengendalikan emosi kita maka kenormalan kita perlu di pertanyakan. 

Kedua, sumber inspirasi utama kreatifitas dan belajar orang tua, guru, dokter , terapis dan keluarga. Anak DS tidak ujuk-ujuk menjadi sumber inspirasi bagi keluarganya. Pada kenyataannya anak-anak DS ini sering dianggap sebagai sumber kutukan , sumber kepusingan bagi keluarga. Terutama para Ayah, anak-anak DS ini sering menjadi sumber denial terbesar para Ayah. Perlu waktu,kesabaran dan kesadaran untuk para ayah menerima kondisi seperti ini. Karena itu para orang tua yang baru mempunyai anak DS sangat memerlukan dukungan dari keluarga dan lingkungan disekitarnya.

Ketiga,kemampuan belajar mereka unik dan besar. Anak-anak DS jika dididik dengan penuh kesabaran dan ketelatenan mereka bisa memiliki kemampuan yang sama seperti anak-anak normal lainnya , namun mereka perlu dilatih terus menerus dengan itensitas yang tinggi.

Keempat, berpotensi untuk tetap menjadi warga masyarakat yang bermanfaat. Anak-anak DS sering sekali dianggap sebagai anak yang tidak berguna dan sering dibanding-bandingkan dengan anak yang normal baik oleh keluarga maupun lingkungannya. Sebagai orang tua kita tidak bisa menyamakan cara mengajar kita kepada anak kita yang Down Syndrome dengan anak kita yang normal, metode yang digunakan harus berbeda.

Orang tua sering berharap anak-anak Down Syndrome dapat mengerti apa yang kita sampaikan kepada mereka dengan cepat seperti anak normal lainnya. Tetapi anak-anak Down Syndrome sangat sulit menerima pesan yang kita sampaikan karena struktur otaknya sangat berbeda dari anak normal sehingga untuk berbicara dengan mereka pun harus sedikit menggunakan kata dan melakukan kontak mata.

Jadi apa yang harus dilakukan oleh para orang tua ? Pelajari metode belajar yang tepat untuk anak Down Syndrome . Menurut Tika Bisono saat ini banyak sekali buku yang membahas tentang Down syndrome termasuk dengan metode belajar untuk DS. Para orang tua diharapkan keaktifannya untuk mencari informasi yang sebanyak-banyaknya mengenai Down syndrome dengan demikian mereka akan menemukan metode belajar yang pas untuk anak DS.

Untuk menilai kecerdasan anak-anak Down syndrome orang tua harus melakukan penilaian dengan anak-anak Down syndrome lainnya bukan dibandingkan dengan anak yang normal. Perkembangan Motorik halus anak-anak DS pun berbeda beda setiap anaknya, jadi orang tua harus melakukan pengamatan dan penilaian terhadap perkembangan motorik halus si anak DS dan membandingkannya dengan anak DS lainnya.

Pertanyaan selanjutnya, seberapa besar kepercayaan keluarga pada kemampuan Anak Down Syndrome ?

Pertama-tama yang harus dilakukan oleh para orang tua adalah pelajari apa itu Down syndrome, mulai dari struktur otaknya, motorik kasar dan halus down syndrome , pencernaan down syndrome  dengan banyak membaca buku referensi mengenai down syndrome para orang tua dapat menentukan metode apa yang tepat untuk mengasah kemampuan anak  DS tersebut.  

Untuk Para orang tua yang memiliki anak DS perlu sekali berkonsultasi kepada Psikolog terutama pada tahun pertama kelahiran anak ini, karena biasanya para orang tua tidak siap mental menghadapi kondisi seperti ini sehingga banyak orang tua yang frustasi melihat kondisi anaknya ini.

Alangkah baiknya jika kita bergabung dengan Group konseling dengan para orang tua yang memiliki anak DS, dengan mengikuti group konseling itu para orang tua dapat berbagi pengalaman dengan orang tua yang baru mempunyai balita DS dan saling menguatkan.

Pesan Tika Bisono para suami istri yang memiliki anak DS perlu juga melakukan liburan bersama, seperti makan malam, nonton film , jalan-jalan tanpa membicarakan tentang Down Syndrome. Karena keluarga yang bahagia dan normal merupakan sumber kekuatan bagi anak-anak DS untuk tumbuh dan berkembang dengan baik bahkan mereka bisa meraih prestasi yang gemilang.

Setelah Acara talk show selesai sesi selanjutnya adalah sesi tanya jawab kemudian dilanjutkan dengan Acara Demo Make Up dan makan sore bersama. Demikian lah rangkaian acara Talk Show Parenting Bersama Piskolog Tika Bisono dan Founder POTADS yang saya ikuti hari , minggu 09 Desember 2018. Sampai berjumpa diacara selanjutnya ya.










Tuesday, November 27, 2018

#BloggerXFintechDay : Mengenal Fintech Lebih Dekat

Para CEO Fintech, Moderator dan Mas Danny Rachmat
Sebenarnya saya sering mendengar Aplikasi Dana, OVO, Sakuku dan aplikasi pembayaran lainnya tetapi saya tidak tahu bahwa aplikasi-aplikasi tersebut merupakan bagian dari Fintech. mungkin masih banyak masyarakat yang belum tahu apa itu Fintech termasuk juga saya

Fintech adalah singkatan dari Financial dan Technology yaitu suatu inovasi dibidang jasa keuangan dengan berbasis digital. Majunya perkembangan Financial Technology di Indonesia diawali dengan pesatnya perkembangan informasi dan telekomunikasi di Indonesia.

Dan beruntungnya saya mendapatkan kesempatan untuk mengenal Fintech lebih dalam lagi melalui acara Blogger X Fintech Day , yang berlangsung pada hari Sabtu tanggal 24 November 2018 di Intro Jazz Lounge BSD. Pada acara ini saya dapat bertatap muka langsung dengan para CEO startup  Fintech yang ada di Indonesia serta berdiskusi dengan mereka. Selain itu saya juga dapat mendengarkan penjelasan langsung dari Sunu Widyatmoko Wakil Ketua AFPI yang sekaligus CEO Dompet Kilat mengenai Fintech.

Sunu Widyatmoko Wakil Ketua AFPI dan CEO Dompet Kilat
Menurut Sunu, Fintech tidak akan hadir tanpa kemajuan Tehnology yang ada di smartphone. Fintech esensinya adalah sebuah platform hanya mempertemukan antara pemilik uang langsung dengan pihak yang membutuhkan uang. Keputusan pemberian pinjaman merupakan kesepakatan kedua pihak dengan kata lain Fintech adalah "Biro jodoh Plus-Plus". 

Plus-plusnya Fintech tidak hanya mempertemukan antara Pemilik Dana dengan Orang yang membutuhkan dana, tetapi Fintech juga berkewajiban mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya mengenai calon peminjam dana serta melakukan penilaian atau verifikasi  terhadap calon penerima dana pinjaman terutama kebenaran data identitasnya.

Setelah si pemilik dana setuju dengan profile calon peminjam dan tingkat bunga yang akan dikenakan  maka transaksi ini dapat terjadi. Selain itu Fintech juga melakukan penagihan kepada si peminjam dana. Pihak pemilik dana tidak boleh langsung melakukan penagihan karena dapat menimbulkan kekacauan, karena itu platformlah yang melakukan penagihan, ini yang membedakan Fintech dengan lembaga perbankan.

Fintech menjadi heboh belakangan ini karena Fintech menjangkau pangsa pasar yang tidak terjangkau secara optimal oleh lembaga keuangan konvensional seperti perbankan. Di Indonesia sendiri ada 73 Startup Fintech yang bernaung di bawah AFTECH. Ke-73 Fintech ini sudah terdaftar di OJK. Ada 3 katagori fintech didalamnya :
  1. Kredit UMKM
  2. Produk Syariah
  3. Produk Multiguna
Ketiga-tiganya menjangkau pangsa pasar yang belum terjangkau secara optimal oleh lembaga keuangan konvensional ini yang membuat Fintech tumbuh dengan cepat karena pinjamannya bersifat cepat, mudah ,praktis,dari segi kebutuhan bisa terpenuhi karena sesuai dengan kebutuhan.

Saat ini Fintech sedang Booming di Indonesia indikatornya adalah dari 73 Fintech yang ada di bulan September selama 9 bulan mulai dari Januari sampai September pertumbuhannya itu 404% yang sekarang ini total dari outstanding itu sekitar 11,8 Triliyun tingkat pertumbuhannya triple digit dalam waktu 9 bulan.

Dari sisi Debiturnya itu sekitar 2,6 juta, sedangkan pemberi pinjaman memang belum banyak sekitar 130 ribu. Jadi 1 orang Pemberi pinjaman memberikan pinjaman kepada sekitar 20an lebih peminjam dana. Inilah dunia Fintech yang sedang berkembang.

Kedepannya Fintech akan semakin  berkembang  dan besar karena ada 60 Juta populasi orang dewasa yang memiliki handphone tetapi tidak memiliki akses perbankan , nah inlah yang menjadi pangsa pasar Fintech. Karena itulah Fintech sangat menarik dan pertumbuhannya sangat cepat.

Ada 73 Fintech di Indonesia dari berbagai bidang ada yang konsumtif, Syariah, Multi Guna apakah tidak akan saling berbenturan ? Menurut Sunu "Saya tidak melihat adanya crouding out justru saya melihatnya ini merupakan hal yang sangat positif karena masing-masing Fintech mempunyai pangsa pasar yang berbeda-beda sehingga mereka tidak akan saling berbenturan justru  saling melengkapi, contohnya ada Fintech yang khusus pada pemberian pinjaman untuk dana pendidikan, ada Fintech yang khusus memberikan pinjaman kepada Mahasiswa, kemudian ada Fintech yang memberikan pinjaman untuk DP rumah , Ada juga yang memberikan pinjaman kepada nelayan penghasil rumput laut dan sebagainya.

Pangsa pasar Fintech ditentukan oleh OJK, oleh karena itu Fintech hanya boleh masuk pada pangsa pasar yang ditentukan oleh OJK selain itu transaksi yang dilakukan oleh Fintech harus melalui perbankan jadi transaksi untuk pemberian pinjaman harus melalui bank dan tidak boleh diberikan secara tunai. Artinya baik si pemberi pinjaman maupun yang mendapatkan pinjaman harus memiliki rekening Bank.

Dan orang yang sudah melakukan peminjaman melalui Fintech sudah ada track recordnya sehingga ini menjadi sebuah pertimbangan apakah orang tersebut layak atau tidak mendapatkan peminjaman selanjutnya. Kedepan tantangan fintech semakin banyak , karena tantangan terbesar dari Fintech adalah Literasi Keuangan . Kenapa Literasi Keuangan  ? Karena saat ini banyak calon peminjam menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan pinjaman dari beberapa Fintech yang ada untuk mendapatkan keuntungan, Selain itu kita juga ingin mengedukasi masyarakat mana Fintech yang legal dan mana fintech ilegal.

Bagaimana kita dapat mengetahui mana Fintech yang legal dan mana yang ilegal ? di Ojk selalu ada daftar perusahaan fintech yang legal sehingga peminjam dana dapat mengetahui nama perusahaan  fintech yang legal dan mana yang ilegal. Tentu saja kita berharap penegak hukum memberantas perusahaan Fintech yang ilegal agar tidak menipu masyarakat, Ujar Sunu.

Saat ini Fintech masih di anak bawangkan karena saat ini Fintech belum memiliki akses ke dukcapil, sehingga banyak yang menyalahgunakan hal ini sehingga bisa melakukan peminjaman di beberapa Fintech dan ini sangat merugikan bagi Fintech jika si peminjam itu tidak melakukan kewajibannya.

Dalam Acara #BloggerXFintechDay hadir 7 perwakilan Fintech yang ada di Indonesia yaitu antara lain Cash Wagon, Rupiah Plus, Aktivaku, Uang Me, Cash Cepat, Pin duit, Kredit Pro, Taralite. Untuk Fintech yang khusus memberikan pinjaman berupa uang untuk perseorangan antara lain : Cash Wagon, Rupiah Plus, Cash Cepat,pin duit dan sebagainya.


Perwakilan dari Cash Wagon Asri Anjarsari  dan Rupiah Plus  Bimo Adi Prabowo

Cash Wagon dan rupiah Plus merupakan dua Contoh Fintech yang bergerak dalam hal peminjaman Dana atau Pear 2 Pear Leading. Startup Fintech Pear 2 pear Leading seperti yang dijelaskan oleh Sunu Widyatmoko merupakan suatu platform teknologi yang mempertemukan secara digital peminjam dana (Borrower) dengan si pemilik dana (Leander) yang mengharapkan reaturn yang kompetitif.

Asri menjelaskan bahwa Cash Wagon memberikan akses yang mudah , cepat, transparansi serta profesional. Cash Wagon sudah tersebar di 28 kota di seluruh Indonesia saat ini Cash baru memiliki 95.000 user. Kebijakan Cash Wagon di setiap daerah berbeda-beda tergantung dengan area yang mereka tentukan. Untuk pinjaman dana tunai mereka tentukan berdasarkan resiko dari masing-masing penerima pinjaman atau Borrower.

Cash Wagon melakukan penilaian berdasarkan track record dari masing-masing borrower. Bagi Borrower yang pernah melakukan peminjaman lewat Cash Wagon dilihat kemampuan untuk membayar pinjaman dengan tepat waktu. Jika mereka menunjukan track record yang baik maka mereka akan mendapatkan keringanan biaya peminjaman pada waktu berikutnya dibandingkan saat pertama kali mereka melakukan peminjaman.

Saat ini Cash Wagon mengeluarkan satu produk zero biaya apabila Borrower melakukan pembayaran tepat waktu , jika mereka melakukan pembayaran lewat jangka waktunya baru mereka akan dikenakan biaya keterlambatan. Jadi ini merupakan salah satu cara dari Cash Wagon untuk memberikan disiplin kepada Borrower agar mereka tepat waktu dalam membayar sehingga mereka tidak dikenakan biaya.

Proses pengajuan pinjaman pun mudah tinggal mengikuti prosedur yang diberikan di Cash Wagon, semuanya dilakukan dengan menggunakan teknologi. Hanya dalam hitungan menit dokumen yang dibutuhkan tidak seperti lembaga konvensional seperti lembaga perbankan.

Kemudian Startup Fintech Pear 2 Pear Leading selanjutnya adalah Rupiah Plus. Rupiah Plus merupakan salah satu Platform yang banyak diminati Borrower, peminjaman yang diberikan berkisar antara Rp. 500.000,- hingga Rp. 1.500.000,- dengan durasi pembayaran selama 14 Hari. 

Setiap Borrower mendapatkan tingkat bunga yang berbeda-beda tergantung dengan data-data yang dimasukan apakah baik atau buruk itulah yang menentukan besar atau kecilnya bunga pinjaman yang diterapkan. Total User yang menggunakan Rupiah Plus hampir 2 juta User dan total transaksi dalan satu tahun ini hampir 3 Trilyun Rupiah.

Dibutuhkan waktu 20 menit saja untuk melakukan penilaian data peminjam berdasarkan scoring dari catatan kegiatan perbankan yang dia miliki. jika semua data yang dimasukan falid maka hanya dalam waktu 20 menit uang yang dibutuhkan bisa ditransfer kerekening Borrower. Untuk pembayaran pinjaman bisa dilakukan lewat transfer atau di alfamart yang telah melakukan kerjasama dengan Rupiah Plus.

Selain Startup Fintech Pear 2 Pear Leading ada juga startup Fintech lain yang pangsa pasarnya adalah untuk biaya Pendidikan baik itu untuk membayar Uang Kuliah, Uang Pangkal Sekolah atau Uang Kursus seperti Startup Pinduit. Ada juga Startup lain yang pangsa pasarnya adalah para petani rumput laut di maluku. Dan masih banyak Startup fintech lainnya yang dengan pangsa pasar yang berbeda-beda.

Setelah saya mengikuti kegiatan ini pandangan saya terhadap Fintech mulai terbuka ternyata cakupan Fintech sangat luas sekali dan Fintech sangat bermanfaatkan sekali bagi masyarakat menengah kebawah , mayarakat yang sulit mendapatkan dana pinjaman dari lembaga keuangan seperti Bank.

Namun kedepannya Pemerintah melalui Ojkjuga harus membuat satu kebijakan mengenai tingkat bunga pinjaman maksimum yang bisa diberikan kepada borrower , agar Startup Fintach punya acuan dalam menentukan besaran bunga maksimum yang diberikan kepada borrower ini juga untuk memberikan perlindungan konsumen kepada borrower agar bunga pinjaman yang diberikan tidak memberatkan si peminjam.

Dunia fintech memang luas mungkin dilain kesempatan saya akan menjelaskan lebih lanjut, namun ulasan singkat ini di harapkan dapat memberikan sedikit gambaran kepada kita yang belum memahami apa itu Fintech.







Wednesday, November 21, 2018

Menulis Adalah Hiburan Untukku


Aku tidak ingat dengan pasti kapan aku mulai suka menulis, tetapi seingatku saat kelas V  (lima) SD aku sudah mulai suka menulis terutama di buku Diary. Sejak kecil aku termasuk anak yang jarang sekali bergaul dengan teman-teman sebaya. Aku lebih senang menghabiskan waktuku untuk membaca buku cerita sambil mendengarkan siaran radio kegemaranku. 

Apalagi tahun 1987-1988 tidak banyak hiburan yang bisa aku lihat di televisi . Saat itu siaran tv yang bisa kita tonton hanyalah TVRI satu-satunya Stasiun Televisi yang ada di Indonesia waktu itu.

Jadi jika siaran televisinya kurang menarik aku lebih suka mendengarkan siaran radio karena banyak sekali Lagu-lagu serta Sandiwara Radio yang bagus-bagus yang diputar saat itu.

Beberapa Sandiwara Radio yang booming sekitar akhir tahun 80 an dan awal tahun 90 an antara lain Tutur Tinular, Saur Sepuh, misteri Gunung Merapi, dan masih banyak sandiwara radio lainnya yang cukup menarik. Bahkan beberapa diantaranya sempat diangkat kelayar kaca Seperti Saur Sepuh, Tutur Tinular dan Misteri gunung Merapi.

Kembali lagi soal hobi menulisku. Karena karakterku yang tertutup maka aku tidak banyak memiliki teman akrab karena itu bagiku menulis di buku Diary seperti berbicara dengan sahabat karibku, aku bisa menceritakan banyak hal kepadanya tanpa merasa khawatir dicemooh atau diejek.

Kalian mungkin bertanya-tanya kenapa aku tidak suka berteman ? Sebenarnya aku suka berteman tetapi ada beberapa peristiwa yang menyebabkan aku tidak suka lagi berteman dan lebih memilih untuk bermain sendirian di rumah.

Waktu aku Sekolah Dasar dulu, keluarga kami masih tinggal dirumah nenek dari Ayahku, keadaan ekonomi kami belum mapan saat itu jadi kami masih tinggal bersama Nenek. Sedangkan keadaan ekonomi kakak-kakak ayah sudah jauh lebih baik dari keluarga kami sehingga mereka sudah tinggal dirumahnya masing-masing.

Karena rumah mereka berdekatan dengan rumah nenek maka kami anak-anaknya suka bermain bersama. Nah ada salah satu sepupuku yang karakternya kurang bagus dia suka memprovokasi teman-temannya untuk memusuhiku, dan mereka tidak boleh bermain denganku akibatnya aku sering ditinggal main sendirian.

Setiap pulang bermain aku selalu menangis karena dimusuhi teman-temanku, ya karena ada provokator kecilnya. Karena kejadian ini sering berulang setiap hari akhirnya Nenek marah juga, dan melarang aku untuk bermain dengan mereka.

Akhirnya aku terbiasa bermain sendirian di rumah atau bermain dengan nenekku, karena kedua orang tuaku harus bekerja di kantor . Pengalamanku yang kurang menyenangkan mengenai pertemanan di waktu kecil membuat aku lebih memilih dalam berteman sehingga aku tidak mempunyai banyak teman akrab.

Karena itulah sejak anak-anak hingga remaja, aku lebih suka menghabiskan waktuku berjam-jam di kamar hanya untuk membaca buku, mendengarkan musik , menulis dibuku Diary atau bermain komputer dibandingkan kumpul-kumpul dengan teman sebaya.

Menulis bagiku adalah hiburan, dengan menulis aku bisa mencurahkan semua perasaaanku yang tidak bisa aku ungkapkan secara lisan. Dengan menulis bisa mengungkapkan ideku, pandanganku, Pemikiranku serta pengetahuanku.

Tetapi yang mengherankan adalah aku sulit sekali menulis dalam bentuk fiksi. Jika menulis hal non fiksi ideku selalu ada tetapi jika disuruh untuk membuat karangan fiksi aku tak berdaya. 

Aku seperti kehilangan kata-kata saat berhadapat dengan karangan fiksi, seperti cerpen misalnya, tetapi jika aku diminta untuk menulis tentang tema-tema kesehatan, sosial, senio seni , budaya  dan sebagainya aku selalu punya ide.

Dan waktu SMA dulu aku sering membantu kakak kelasku yang sudah Kuliah menyiapkan skripsi mereka terutama dalam hal pengetikan, dan pernah ada adik kelasku yang dulunya satu SMP minta bantuanku untuk menyusun tugas PKLnya hingga selesai hahahaha, mungkin ini hal yang kecil bagi orang lain. Tapi bagiku ini sebuah kehormatan bisa membantu teman-temanku menyusun tugas akhir mereka sampai selesai.

Jadi menulis fiksi adalah tantangan terbesarku saat ini, betapa sulitnya menulis karangan fiksi itu. Karena untuk menulis karangan fiksi daya imajinasi kita haruslah tinggi. kemampuan kita untuk membuat setting tempat, nama tokoh , karakter dari setiap tokoh juga harus kuat. Pokoknya untuk menulis fiksi banyak banget deh persiapannya.

Nah saat aku menghadapi masalah terbesar dalam hidupku menulis juga bisa menjadi semacam terapi. Karena sifatku yang tertutup membuatku sulit untuk berbagi perasaan dengan orang lain karena itu dengan menulis aku bisa menyalurkan emosiku dan rasanya lega banget jika aku bisa mengungkapkan seluruh keluh kesahku di buku Diary.

Jika ditanya sampai kapan aku akan menulis terus ? aku akan menjawab sampai aku tidak mampu lagi untuk menulis, karena menulis adalah bagian dari hidupku....
Bagaimana dengan kalian ?







Thursday, November 1, 2018

Saatnya Kita Temukan Mobil Dan Rumah Idaman Di Drive Home Expo 2018




Setiap orang yang sudah bekerja dan mempunyai penghasilan tetap pasti memiliki keinginan dan harapan, bahwa suatu saat nanti bisa memiliki rumah dan kendaraan pribadi. Apalagi orang-orang yang sudah berumahtangga seperti Saya, memiliki rumah dan kendaraan pribadi merupakan keinginan terbesar kami dan menjadi prioritas utama. Karena tidak mungkin selamanya kami tinggal di Pondok Mertua Indah atau Rumah Kontrakan selain itu kami juga ingin jalan-jalan dengan keluarga dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Namun untuk menemukan Rumah dan Kendaraan Pribadi seperti yang diinginkan tidaklah semudah yang dibayangkan, karena banyak sekali aspek yang perlu diperhatikan, contohnya saja jika kita ingin membeli rumah pribadi berapa dana yang kita anggarkan dan miliki untuk membeli sebuah rumah, di mana lokasi rumah yang  diinginkan, bagaimana metode pembayarannya dan masih banyak lagi. 

Nah... kebetulan sekali pada Tanggal 02-04 November 2018 besok, akan digelar Pameran "Drive Home Expo 2018" , yang berlokasi di ICE BSD City Tangerang. Pameran Drive Home Expo 2018 ini diprakarsai dan selenggarakan oleh Rumah.com dan Mobil123.com , jadi kita bisa mendapatkan banyak informasi di Pameran ini.

Drive Home Expo 2018 merupakan Pameran yang diselenggarakan oleh Portal Property terbesar di Indonesia dan Portal Otomotif nomor 1 di Indonesia yang menggabungkan produk-produk otomotif dan property. Dengan Tagline "Juaranya Temukan Rumah Dan Mobil Idaman" , Pameran Otomotif dan Property ini akan menghadirkan lebih dari 50 proyek properti dari developer dan produsen mobil terkemuka di Indonesia.

Dengan demikian pengunjung yang datang ke pameran ini nantinya dapat melakukan riset, perbandingan,pemesanan properti serta mobil yang diinginkannya dalam satu area dengan didukung teknologi terbaru, yang tidak dimiliki oleh Portal properti dan otomotif manapun. Wahhh..... keren banget kan.. ?

Perlu kita ketahui bersama bahwa Rumah.com sebagai salah satu Penyelenggara Pameran Drive Home Expo 2018 merupakan bagian dari PropertyGuru Group selalu berperan aktif dalam memberikan advokasi yang berkualitas kepada para konsumen dan memberikan informasi terbaru kepada konsumen mengenai kondisi terkini berkaitan dengan pasar properti di Indonesia. PropertyGuru Group merupakan pimpinan pasar online properti terbesar di Asia yang telah membantu 25 Juta pencari rumah dalam menemukan rumah idaman mereka di Malaysia, Singapura, Thailand dan Indonesia.

Menurut Marine Novita yang merupakan Country Manager Rumah.com dalam acara konfrensi pers di Jakarta beberapa waktu yang lalu, menjelaskan bahwa " Pembeli Pertama ( First Time Buyers) didominasi oleh kaum Milenial yang mempunyai mobilitas tinggi. Yang terpenting bagi mereka adalah mencari rumah atau hunian dengan akses mudah".

"Harga properti yang mahal di tengah-tengah Kota Jakarta dan kota-kota besar lainnya, membuat kaum milenial  lebih memilih untuk membeli rumah atau apartemen di pinggir kota. Selain harganya yang lebih terjangkau, ditunjang juga dengan akses jalan dan infrastruktur yang sudah lebih baik seperti dekat dengan Jalan Tol. Untuk itulah Rumah.com bersama dengan portal Otomotif nomor 1 (satu) di Indonesia  bekerjasama dan bersinergi menyelenggarakan Pameran Drive Home Expo 2018". 

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Marine Novita , Regina Glamouria selaku Country Manager Mobil123.com menyampaikan bahwa "Saat ini tidak hanya pasar properti yang mengalami trand positif, pasar otomotif pun mengalami hal yang sama. Berdasarkan data dari GAIKINDO, penjualan kendaraan bermotor baru dari Januari hingga september 2018 sebesar 856.439 kendaraan berarti mengalami kenaikan sekitar 7% dari periode yang sama di Tahun 2017".

"Pembangunan infrastruktur yang cukup pesat saat ini seperti jalan tol,di berbagai wilayah di Indonesia membuat permintaan kendaraan bermotor tetap tinggi. Kemudahan dalam mengakses tempat tinggal dengan tempat beraktivitas menjadi penyebab utama pasar  otomotif semakin bergairah". Ujar Regina 

"Dengan demikian saat mencari tempat tinggal ada hal lain yang juga perlu menjadi perhatian khusus yaitu bagaimana kita dapat mengakses hunian idaman dengan nyaman. Tentunya akses dan infrastruktur menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Karena itu pada Pameran Drive Home Expo 2018 nanti brand-brand otomotif akan memberikan promo-promo menarik yang dapat memberikan keuntungan kepada konsumen untuk memiliki mobil yang mereka idamkan", Imbuhnya.

Wahhh... kalau kita lihat kedua portal penyelenggara pameran Drive Home Expo 2018 dapat kita bayangkan bahwa Pameran ini akan menjadi kolaborasi yang sangat apik dan menarik karena di sini kita bisa tahu banyak mengenai perkembangan pasar properti dan otomotif saat ini. Dan hal ini sangat membantu kita para konsumen yang mengalami kesulitan dalam membeli properti dan kendaraan yang kita inginkan.

Selain itu juga pengunjung pameran dapat menikmati skema DP 0% , cicilan uang muka , promo biaya bebas KPR, dan masih banyak penawaran menarik lainnya.Dan katanya nih ada program khusus bagi pengunjung yang membeli  properti dan mobil sekaligus, wahhhh menarik sekali bukan ?.

Dan yang tidak kalah menariknya nih, Rumah.com dan Mobil123.com juga mengajak Grab Indonesia untuk bergabung dalam pameran ini dengan memudahkan masyarakat yang akan berkunjung ke Pameran Drive Home Expo 2018 di ICE BSD City Tangerang, dengan menikmati potongan harga spesial dengan memasukan kode GFBDriveHome saat melakukan pemesanan. 

Bagi teman-teman yang ingin menghadiri pameran ini segera daftarkan diri dan keluarga  kalian sebagai pengunjung bebas antrian di  Drive Home Expo 2018 untuk informasi lebih lanjut silahkan klik link berikut ini : Drive Home Expo 2018  .

Baiklah sampai berjumpa di Pameran Drive Home Expo 2018 ya, semoga kalian mendapatkan banyak manfaat dari pameran Properti dan Otomotif ini dan menemukan mobil dan rumah Idaman yang kalian inginkan.




Monday, October 29, 2018

Film 3 Dara 2 : Film Komedi Keluarga Yang Banyak Pesan Moralnya

Poster Film 3 Dara 2
Dok : Foto Pribadi

Saya termasuk orang yang suka nonton Film baik Film Karya Anak Bangsa maupun Film dari Mancanegara karena  bagi saya dengan nonton film saya bisa mengambil pesan-pesan penting yang ingin disampaikan melalui film tersebut . 

Sebagai penggemar  film saya suka semua jenis film mulai dari film kolosal, Melodrama, Petualangan, Komedi Romantis, Detektif, Sampai film Perang tapi saya kurang suka nonton film horor karena lebih banyak meremnya dari pada nonton filmnya hehehehe.

Saat Film 3 Dara 2 pertama kali dirilis pada Tanggal 19 Oktober 2018 , dan ditayangkan secara serentak di bioskop pada tanggal 25 Oktober 2018 . Saya sudah naksir dengan film ini apa lagi saat saya melihat Official Trailernya di Youtube dan di TV tambah semangat aja deh untuk nonton Film 3 Dara 2 karena saya suka dengan para pemain utamanya antara lain Tora Sudiro, Cut Mini,Tanta Ginting, Adipati Dolken dan masih banyak artis terkenal lainnya. Film 3 Dara 2 ini disutradarai oleh Monty Tiwa dan di Produksi oleh MNC Pictures.

Nahhh... kebetulan sekali saat komunitas ISB (Indonesia Social Blogpreneur) mengadakan Acara Nonton Bareng Film 3 Dara 2 di Cinema 21 Blok M Square Tanggal 29 Oktober 2018 saya langsung mendaftar untuk ikut acara ini. Alhamdulillahnya saya terpilih untuk ikut Nonton Bareng  film ini dengan teman-teman dari Komunitas ISB.

Secara Garis Besar Film ini menceritakan Tentang tiga orang Pria yang berteman akrab dan memiliki karakter yang berbeda-beda. Jay (Adipati Dolken), Afandi (Tora Sudiro) dan Richard (Tanta Ginting). Jay yang playboy dia sulit sekali berkomitmen dengan satu orang wanita, Afandi seorang pengusaha dan sebagai suami yang selalu meremehkan istrinya dan Richard anak konglomerat yang manja dan tergantung dengan kekayaan Ayahnya. 

Mereka punya problem yang sama tidak bisa menghargai wanita dan menganggap wanita hanya sebagai pelengkap saja dan mereka sering berkonsultasi dengan seorang Psikolog yang cantik, karena sikap dan tingkah laku mereka yang menyebalkan selama berkonsultasi dengan psikolog mereka akhirnya mereka mendapatkan kutukan dari Sang Psikolog. Sebenarnya Film 3 Dara 2 ini merupakan lanjutan Dari Film 3 Dara sebelumnya, sayang sekali saya belum nonton Film 3 Dara yang sebelumnya karena ternyata ada benang merah antara Film 3 Dara sebelumnya dengan Film 3 Dara 2.

Singkat Cerita di Film 3 Dara 2 ini akhirnya si Jay memutuskan untuk menikah dan punya anak 1( Satu) orang putra dan Richard akhirnya menikah juga dengan putri tunggalnya Afandi. keseruan cerita ini dimulai pada saat ketiga pria yang kurang menghargai istri-istri mereka memulai suatu bisnis baru.

Tanpa sepengetahuan istri-istri mereka akhirnya ketiga pria ini memulai bisnis baru dan ternyata mereka tertipu dan mengalami kebangkrutan seluruh harta mereka disita Bank. Akhirnya mereka 3 keluarga tinggal dirumah Eyang Putri (Cut Mini) yang merupakan Ibu Mertuanya Afandi dan istri-istri mereka terpaksa harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga . Akhirnya tinggal lah para suami dirumah menggantikan tugas para istri dengan diawasi Eyang Putri yang Super Bawel.




Menurut saya Film 3 Dara 2 ini kocak banget, karena banyak sekali adegan-adegan yang dimainkan oleh Tora Sudiro, Tanta Ginting dan Adipati Dolken  yang membuat saya serta teman-teman tertawa terbahak-bahak tetapi di satu sisi Film 3 Dara 2 mencoba menyampaikan pesan kepada kita para penonton bahwa "Sering kali para suami menganggap remeh peran istri-istrinya di rumah apalagi jika istri-istri mereka tidak bekerja. Mereka menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh para ibu-ibu ini merupakan pekerjaan yang mudah dan tidak penting".

Setelah mereka mengalami kebangkrutan dan tinggal dirumah menggantikan tugas istri-istri mereka yang terpaksa harus bekerja selama satu bulan barulah mereka menyadari bahwa pekerjaan ibu rumah tangga bukanlah pekerjaan yang mudah, para pria ini harus merapikan rumah, menyiapkan makanan untuk keluarga, mencuci pakaian dan mengurus anak. Belum lagi mereka harus berhadapan dengan Eyang Putri sang pemilik rumah.

Film 3 Dara 2 ini mencoba memberikan pemahaman kepada para suami bahwa istri mereka bukanlah Asisten Rumahtangga. Tetapi sebagai partner, teman hidup tempat berbagi rasa dan pemikiran. Seorang suami selayaknya memperlakukan istri-istri mereka dengan baik, penuh dengan kasih sayang serta cinta. 

Nah untuk ibu-ibu yang ingin nonton film ini ada baiknya jika nonton film 3 Dara 2 ini bersama pasangannya agar para suami bisa terhibur dengan film ini sekaligus dapat mengambil manfaat dari pesan-pesan yang disampaikan melalui film ini. 

Saya rasa demikianlah pandangan saya mengenai film 3 Dara 2 ini, terimakasih banyak kepada Teh Ani Berta dan Komunitas ISB yang memungkinkan saya untuk menyaksikan film ini. sampai berjumpa di film selanjutnya .


Saya dan Andini setelah nonton Film 3 Dara 2

Dok : Foto Pribadi








Tuesday, October 23, 2018

Kreasi Denim Re:Boot By Hannie Hananto Di Jakarta Fashion Week 2019 #FlamoushJFW2019

Flamoush By Hannie Hananto
Denin Re:Boot
Doc : Dian Anthie


Perkembangan Dunia Fashion di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat cepat ini terbukti dengan semakin banyaknya Desainer Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam ajang bergengsi Fashion Show di Indonesia seperti Jakarta Fashion Week yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali di Jakarta.

Jakarta Fashion Week 2019 saat ini diselenggarakan di Senayan City Jakarta Pusat yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 26 Oktober 2018. Nah... pada tanggal 22 Oktober 2018 yang lalu saya mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung Fashion Show karya HANNIE HANANTO, ANGGIA MAWARDI dan LINA SUKIJO.

Yang menariknya pada penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2019 kali ini adalah semakin banyaknya Desainer Indonesia yang menampilkan busana muslim dengan berbagai macam gaya busana mulai dari busana Muslim Syar'i seperti Karya Anggia Mawardi dan Lina Sukijo hingga Busana Muslim dengan gaya Sporty dan Trandy seperti Karya Hannie Hananto.

Busana Muslim Syar'i Karya Anggia Mawardi
Doc : Dian Anthie

Busana Muslim Syar'i Karya Lina Sukijo
Doc ; Dian Anthie

Masing-masing Desainer mempunyai ciri khas dalam membuat desain busananya dan mereka telah menyiapkan tema-tema tertentu setiap tahunnya dan untuk acara khusus seperti  acara Fashion Show di Jakarta Fashion week 2019 Seperti ini. Busana yang ditampilkan oleh Hannie Hananto misalnya mengambil tema Flamoush Denim Re:Boot yaitu dengan membuat Desain Busana Muslim dari Bahan Denim dengan gaya sporty dengan kombinasi warna-warna cerah. 

Desain yang Sporty dan Trendy dengan tampilan menawan
Doc : Dian Anthie

Jika saya perhatikan busana karya Hannei Hananto ini diperuntukkan bagi kaum wanita yang ingin tampil santai dan sporty namun tetap tidak menghilangkan unsur-unsur busana muslim didalamnya jadi busana ini bisa digunakan oleh mereka yang menggunakan hijab ataupun yang tidak mengenakan hijab.




Desain yang casual, sporty dan trandy
Doc : Dian Anthie

Desainnya yang simple namun unik membuat busana karya Hannie Hananto ini menjadi tampak menarik . Busana ini bisa dikenakan oleh para remaja putri ke kampus atau acara-acara yang bersifat tidak terlalu formal. Desain Hanni Hananto ini terinspirasi dari Jalan yang ada di Tokyo sehingga desainnya tampak trendy namun tetap feminim. Untuk kalian yang ingin tampil casual dan sporty karya Hanni Hananto ini dapat menjadi pilihan.






Acara Jakarta Fashion Week 2019 ini masih akan berlangsung hingga tanggal 26 Oktober 2019, bagi kalian pencinta dunia fashion ajang bergengsi ini sangat layak untuk dihadiri untuk mengetahui trend fashion saat ini terutama sekali untuk busana muslimnya. 

Baiklah demikianlah sedikit ulasan saya mengenai penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2019 , sampai berjumpa di pembahasan seputar dunia wanita dan fashion selanjutnya.



Thursday, September 13, 2018

Tiga Kata Kunci Deklarasi Poros Hijau Indonesia Minggu,09 September 2018 : Berdaulat , Berkeadilan, Berkelanjutan

Beberapa Deklarator Poros Hijau Indonesia antara lain
 Jalal, Abet Nego Tarigan, Rivani Nur,  M. Hanief Dhakiri , Longgena Ginting,

Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari Minggu, 09 September 2018, saya mendapatkan satu kehormatan menyaksikan secara langsung Deklarasi Lahirnya Poros Hijau Indonesia yang merupakan "Rumah Besar bagi Perorangan, Kelompok Masyarakat atau Organisasi yang mempunyai ide, perhatian dan Aksi Praktis dalam Tata Kelola Pembangunan Berkelanjutan Untuk Kesejahteraan Bangsa dan Negara".

Acara Deklarasi Poros Hijau Indonesia diselenggarakan pada pukul 13.00 Wib yang berlokasi di Bakoel Coffie Jl. Raya Cikini Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri oleh Para Deklarator dari berbagai profesi dan para penggiat lingkungan dari berbagai komunitas yaitu antara lain : Rivani Nur, Abet Nego Tarigan, Longgena Ginting, Wimar Witoelar, Inda Fatinawari, dan masih banyak Deklarator lainnya. Selain itu Deklarasi ini juga dihadiri oleh M.Hanief Dhakiri, Eko Sulistyo, Yanuar Nugroho dan sebagainya.

Di awal acara mba Hening yang merupakan salah satu Deklarator Poros Hijau Indonesia dan sekaligus sebagai moderator dalam diskusi ini menjelaskan kepada para undangan yang hadir sebagai berikut : “Kawan-kawan ini adalah obrolan santai temanya saja tentang Deklarasi tapi bukan berarti kita menyemangatinya dan deklarasi dengan tangan terkepal dan teriak-teriak, bukan seperti itu, tetapi semangat kita jauh melampaui tangan terkepal itu, karena itu ada bara di dalam dada kita masing-masing, tetapi sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan Poros Hijau Indonesia ?”. Selanjutnya Mba Hening mempersilahkan Bang Rivani Nur untuk menyampaikan apa yang dimaksud dengan Poros Hijau Indonesia.


Bang Rivani Nur Sedang Memberikan penjelasan Tentang Lahirnya Poros Hijau Indonesia

Bang Rivani Nur menjelaskan bahwa “Poros Hijau Indonesia lahir dari Diskusi diantara teman-teman penggiat Lingkungan Hidup dan juga Sumber Daya Alam. Kita melihat bahwa isue tentang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup ini adalah isue yang penting dan strategis di negara ini . Ketika dia menjadi isue penting dan strategis semestinya dia menjadi agenda-agenda strategis pembangunan, agenda-agenda strategis dari kebijakan-kebijakan Negara ini”. Kita tahu kalau kita berbicara tentang kebijakan tentu ada proses-proses politik yang harus dilewati baik proses politik formal maupun proses politik informal", Ujar Bang Rivani Nur.

Lebih lanjut Beliau memaparkan : "Sayangnya terkadang di dalam proses-proses seperti ini isue-isue hijau itu alpa dipertimbangkan, itu kadang-kadang juga menjadi sesuatu yang nihil bahkan menjadi sesuatu yang asing di dalam kebijakan-kebijakan politik, keputusan-keputusan strategis di Negara ini. Untuk itu Poros Hijau, teman-teman kemudian berkomitmen ini harus dilakukan sebuah proses yang lebih konsolidatif ,lebih terorganisir, agar lebih baik lagi, karena keputusan politik itu kan bukan sesuatu yang diambil begitu saja tetapi harus ada proses-proses yang dilewati  dan juga harus terkonsolidir juga”.

“Untuk itulah kita dengan semangat yang tinggi walaupun mungkin dengan Sumber Daya yang terbatas karena rata-rata memang orang-orang yang melahirkan Poros Hijau Indonesia Bukan  orang-orang yang sangat paham , sangat getoh atau bahkan rata-rata punya talenta politik yang cukup baik yang selama ini. Kami memang orang-orang yang punya kemampuan untuk melakukan advokasi, punya discost yang mungkin relatif baik dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan tetapi kami juga sadar bahwa di dalam proses politik kami pun harus cukup banyak belajar , untuk itu memang kita berkomitmen bahwa Poros Hijau akan Mengusung Politik Hijau ,kita akan mencoba memformulasikannya lebih baik kedepannya tetapi juga Poros Hijau ini menjadi suatu proses pembelajaran mentranformasikan bagaimana isue-isue lingkungan hidup dan pengelolaan Sumber Daya yang berkelanjutan bisa menjadi agenda srategis di Negara ini”.

Kemudian pertanyaan berikutnya diberikan kepada Bang Longgena Ginting apakah kondisinya memang harus kita punya seperti ini ?. Sebelum Bang Longgena Ginting menjelaskan pentingnya melakukan hal ini, Beliau sedikit bercerita tentang pengalamannya bekerja digerakan Lingkungan Hidup dan Sosial selama 20 Tahun lebih, beliau pernah bekerja di Yayasan Lokal di Samarinda selama 10 Th, kemudian beliau pernah bekerja di WALHI selama 7 Th dan sempat memimpin WALHI Nasional,kemudian pernah bekerja di organisasi Lingkungan Hidup Internasional dan kembali memimpin Green Peace Indonesia. Sebagian hidupnya Beliau habiskan dalam memperjuangkan keadilan ekologis dan sosial di Indonesia. 

Bang Longgena Ginting Sedang menjelaskan tentang Pentingnya Lahirnya Poros hijau Indonesia


“Seperti yang teman-teman lihat permasalahan sehari-hari yang terjadi di Indonesia dan bukan hanya di Indonesia tetapi banyak tempat di dunia, yang kurang mendapatkan perhatian adalah masalah Lingkungan Hidup atau masalah Ekologi. Sementara kita tahu bagaimana situasi lingkungan kita. Kita tidak usah pergi jauh-jauh untuk melihat bagaimana masalah lingkungan yang kita hadapi sehari-hari. Kita tinggal di Jakarta, kita tahu bahwa polusi udara sudah sampai pada tahap yang mengkhawatirkan.”

“Pemanasan global dan perubahan iklim, selama ini orang-orang masih acuh dengan situasi tersebut padahal kita tahu bahwa kita tidak punya banyak waktu untuk mengerem percepatan perubahan iklim, kita tidak punya banyak waktu untuk menahan laju pemanasan rata-rata Bumi ini tetap di bawah 1,5 Derajat Celcius suhu rata-rata. Namun berdasarkan data IPCC (Intergovermental Panel On Climate Change) yang akan dikeluarkan bulan Oktober 2018 pemanasan rata-rata Bumi sudah mencapai 2 Derajat Celcius, ini sebenarnya sudah merupakan peringatan bagi kita. Kita sudah dapat melihat dimana Bumi kita sudah mencapai 1,5 Derajat Celcius Bumi kita sedang terbakar, coba kita lihat Peta pemanasan Hotspot Noah titik-titik apinya bukan hanya terjadi di Indonesia, di California sudah menjadi langganan kebakaran hutan, di Rusia, Australia sudah menjadi langganan kebakaran hutan ,dan di Eropa sudah mulai terbakar, 'Planet It’s Burning'.

"Kita tahu upaya-upaya untuk menurunkan emisi masih sulit dilakukan karena rendahnya komitmen politik dan bagaimana agenda-agenda pembangunan masih didominasi dengan agenda ekonomi,agenda korporasi, belum lagi masalah lain seperti plastik. Disebutkan bahwa masalah Plastik merupakan masalah kedua setelah perubahan iklim. Kita mendengar jika kebijakan tentang plastik tidak beubah maka tahun 2050 akan banyak plastik di lautan daripada ikan dan sebagainya. Namun kita masih berpikir nanti ada seseorang yang akan mengatasi masalah-masalah tersebut, pemikiran kita belum beubah bahwa sebetulnya itu mindset yang sudah tidak tepat saat ini , sebetulnya yang kita butuhkan adalah aksi yang lebih banyak di lakukan dari berbagai level baik dari individu kita, organisasi baik di Kota, Provinsi, Negara bahkan di Dunia".

"Hal ini tidak akan tercapai kalau kita sebagai warga, sebagai media , sebagai pembayar pajak tidak mengupayakan hal ini dengan kuat, Nah mengapa Poros Hijau Ini menjadi penting ? Karena Saya melihat bahwa Poros Hijau Indonesia akan membangun sebuah platform bersama dimana semua individu, organisasi, kelompok-kelompok, komunitas baik itu teman-teman yang berada diberbagai aliran politik, dan juga di Institusi Sosial, saya yang bergerak di Institusi Sosial menyambut dengan baik karena memang harus ada tempat dimana kita bisa menyatukan bukan hanya suara tetapi juga energi agar masalah lingkungan yang sangat penting ini dapat di atasi dengan dorongan yang kuat".

"Poros Hijau akan menjadi platform, menjadi rumah besar bagi gerakan Lingkungan Indonesia yang akan mengambil peran baik di proses elektoral dan juga melampaui proses-proses elekoral karena masalah lingkungan tidak akan selesai pada proses elektoral tetapi juga beyond elektoral dan bisa membawa suaranya lebih keras , lebih kuat lagi ,  baik kepada Pimpinan Politik di Indonesia maupun kita semua sebagai Bangsa".

"Jadi saya melihat masalah lingkungan ini sangat mendesak, semakin banyak aksi semakin cepat kita dapat mengatasi  masalah lingkungan yang ada sebelum semua terlambat, sebelum semua kerusakan lingkungan dan krisis ekologi tidak dapat dipulihkan. Nah mudah-mudahan ini tidak hanya membangun energi yang besar tetapi memberi harapan dan juga memberi solusi terhadap krisis lingkungan yang kita hadapi saat ini". Kata kunci dari pemaparan yang disampaikan oleh Bang longgena Ginting ada tiga yaitu:
  • Ekologi sudah semakin kritis
  • Sangat sulit untuk memulihkan kalau kita tidak bersama-sama melakukannya.
  • Kita melahirkan Poros Hijau Indonesia agar ada harapan baru 
"kita mendedikasikan Deklarasi Poros Hijau Indonesia ini untuk membangun harapan baru bergerak bersama untuk mengurangi krisis yang terjadi" Ujar Mba Hening setelah memberikan kesimpulan atas penjelasan dari Bang Longgena Ginting. 

Selanjutnya Mba Hening, menanyakan tentang apa maksud dari tiga kata kunci dari Deklarasi Poros Hijau Indonesia yaitu Berdaulat, Berkeadilan dan Berkelanjutan kepada Bang Abet Nego Tarigan.


Bang Abet Nego Tarigan sedang menjelaskan tentang Tiga Kata Kunci Poros Hijau Indonesia

Menurut Bang Abet Nego Tarigan “ Poros Hijau menjadi penting seperti yang disampaikan oleh Bang Longgena Ginting , bahwa tantangan kita besar sekali , tetapi dalam konteks persoalan lingkungan hidup kita banyak menggunakan paradigma-paradigma menyerahkan persoalan itu kepada orang lain, dan berharap persoalan itu akan diselesaikan oleh orang lain. Oleh karena itu kata Berdaulat menjadi sangat penting, Kami dari 
Poros Hijau Indonesia memandang penting masyarakat ikut terlibat langsung di dalam menjawab krisis ini sebagai bentuk ekspresi kedaulatannya juga atas diri wilayah dan lingkungannya jadi ini sebagai satu upaya bagaimana upaya-upaya perjuangan lingkungan Poros Hijau ini berbasis komunitas”.

“Kemudian yang kedua dimensi Keadilannya, kami melihat diluar kondisinya nampak nyaman, tenang tetapi di balik itu terdapat banyak ketidakadilan, nah oleh karena itu kita tidak cukup hanya berada dalam satu ekosistem dalam satu lingkungan yang nyaman , tenang tetapi sebenarnya tidak ada keadilan didalamnya oleh karena sebab itu dimensi keadilan merupakan sesuatu yang nyata kita butuhkan didalamnya dan berkelanjutan . Kita sekarang dihadapkan dengan banyaknya fenomena-fenomena perubahan-perubahan ini jangka pendek, kita bisa mengatakan ini merupakan solusi pendek yang bisa saja solusi salah oleh sebab itu kita mendorong bagaimana  pemikiran-pemikiran , tindakan-tindakan dan kebijakan-kebijakan yang kita dorong sangat mengedepankan keberlanjutan dan kita tahu bahwa Dunia di tingkat global sudah berkomitmen di dalam pembangunan berkelanjutan dan ini merupakan menjadi komitmen global.

Nah terkait dengan Konteks Berdaulat, Berkeadilan dan Berkelanjutan tidak bisa diletakan dalam ruang yang bebas tampa satu gerak bersama, tampa satu pandangan politik yang jelas, tampa satu upaya politik yang jelas juga karena kalau kita hanya letakan seperti itu kita harus siap-siap bahwa berdaulat , berkeadilan dan berkelanjutan yang anda bayangkan itu akan terwujud berdasarkan versi orang lain bukan versi yang kita perjuangkan kita semua. Nah kita memang melihat dalam kontek ini kami melihat ada beberapa milestone yang memang bisa kita gunakan yang terkait dengan kebijakan-kebijakan yang ada.  Kebijakan-kebijakan sudah ada itu antara lain :
  1. Kebijakan Lingkungan Hidup Strategis kebijakan ini keluar pada bulan Oktober 2016 sebagai bagian dari aturan pelaksanaan Undang-undang Perlindungan Dan Pengelolaan lingkungan Tahun 2009. 
  2. Ekosistem Gambut dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Kebijakan ini keluar tahun 2014 dan diperbaharui tahun 2016.
  3. Restorasi Gambut melalui Peraturan Presiden yang membentuk Badan yang secara khusus melakukan Restorasi Ekosistem Gambut. Pembentukan Badan ini pada bulan Januari 2016.
  4. Kebijakan Ekonomi Lingkungan dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang instrumen Ekonomi lingkungan yang diterbitkan pada bulan November 2017.
  5. Benefecial Ownership Peraturan Presiden terkait dengan keterbukaan pemilik manfaat korporasi atau Benefecial Ownership (BO) Kebijakan diperuntukan untuk mencegah pengalihan aset termasuk didalamnya yang bersumber dari kejahatan lingkungan. Kebijakan ini terbit bulan Maret 2018.
  6. Pencegahan-Pemberantasan Korupsi dengan menerbitkan Peraturan Presiden Tentang Strategi Nasional Pencegahan Dan Pemberantasan Korupsi. Perpres baru ini lebih fokul pada pencegahan korupsi di sektor prioritas pemerintah antara lain Perizinan dan Tata Niaga,
  7. Keuangan Negara, Serta Penegakan Hukum dan Reformasi Birokrasi. Perpres ini berdampak positif terhadap tata kelola perizinan di sektor sumber daya alam. Kebijakan ini terbit pada bulan Juli 2018.
  8. Pemulihan Sungai dengan menerbitkan Peraturan Presiden Percepatan Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum . Kebijakan ini diterbitkan bulan Maret 2018.
  9. Moratorium Izin, Instruksi Presiden tentang penundaan dan penyempurnaan tata kelola pemberian izin baru hutan alam primer dan lahan gambut. Kebijakan ini merupakan penyempurnaan tata kelola sumber daya alam yang telah ada dan melibatkan komitmen pemerintah daerah. Kebijakan ini terbit bulan Juli 2017.

"Kebijakan Pemerintah bertujuan untuk memastikan bahwa sumber daya alam merupakan aset negara yang harus tetap dijaga keberlanjutannya. Dari seluruh cerita yang saya sampaikan tadi mulai dari kebijakan Peraturan Pemerintah KLHS dan seterusnya  Semua itu produk Kebijakan dan kita tahu bahwa dalam proses kebijakan ada proses politik di dalamnya dan lantas kita yang bekerja di dalam lingkungan  hidup tidak terlibat dalam proses politik itu, kita hanya bisa memberikan saran saja sementara proses politiknya diserahkan kepada mereka. Nah Kita yang berada didalam Poros Hijau Indonesia berharap tidak hanya dapat memberikan saran saja tetapi  dapat mendorong proses politik itu dapat berjalan dengan baik sehingga kebijakan lingkungan itu dapat dilaksanakan dengan baik".

Dengan demikian Poros Hijau Indonesia hadir untuk mendukung dan mendorong terlaksananya kebijakan-kebijakan yang telah dibuat oleh Pemerintah Presiden Jokowi dengan melakukan kajian terhadap pelaksanaan kebijakan "Hijau" Pemerintahan Presiden Jokowi untuk memperkuat pelaksanaan dan pencapaiannya oleh Kementerian atau Lembaga baik dipusat maupun di daerah. 

Para Deklarator yang turut hadir dalam acara Deklarasi Lahirnya Poros Hijau Indonesia ini datang dari berbagai profesi dan komunitas ada seniman, pengacara, pemerhati lingkungan, peneliti, tata ruang, dan sebagainya . Mereka bersatu di dalam Poros Hijau Indonesia dengan tujuan dan harapan yang sama. Selain itu Poros Hijau Indonesia juga berperan menyebarkan informasi Program Hijau Presiden Jokowi dan mengelola pendapat publik terhadap program tersebut. Memperkuat agenda lingkungan hidup dan Reformasi Agraria Nawacita 2. 

Demikianlah sedikit pembahasan tentang Deklarasi Poros Hijau Indonesia yang saya hadiri, sampai berjumpa di pembahasan selanjutnya .