Saturday, September 16, 2017

Kunlaptik2017 Dan Temu Blogger Bersama Tim Biro Komunikasi Dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Ke Kota Semarang


Foto sebelum keberangkatan ke Semarang di Terminal 3 (Tiga) Bandara Internasional Sukarno Hatta

Tanggal 28-30 Agustus 2017 yang lalu merupakan hari yang penting dan bersejarah bagi saya, karena selama tiga hari untuk pertama kalinya saya  dapat ikut berpartisipasi dalam rangka mempublikasikan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) melalui komunitas penggiat Media sosial bersama dengan Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berupa "Kunjungan Lapangan Tematik Blogger dan Temu blogger" yang diikuti oleh 30 Blogger dari Jakarta dan 20 Blogger dari Provinsi Jawa Tengah.

Pada hari Senin 28 Agustus 2017, Saya dan beberapa teman Blogger tiba di Terminat 3 (Tiga) Ultimate Bandara Internasional Sukarno Hatta sekitar pukul 04.30 Wib dan berangkat sekitar pukul 06.50 WIB. perjalanan menuju Bandara Ahmad Yani sekitar 45 menit dan tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Semarang.

Setelah Rombongan tiba di Bandara Ahmad Yani  Kota Semarang, selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju Hotel Santika Premiere Semarang yang merupakan tempat acara pembukaan "Kunjungan Lapangan Tematik Blogger dan Temu Blogger" dan juga merupakan tempat penginapan rombongan dari Jakarta. Setelah tiba di hotel sambil menunggu kamar siap, kami menuju ruang pertemuan untuk Registrasi Peserta, kemudian ada pemeriksaan kesehatan dan persiapan pembukaan acara ini.
Foto Bersama Eyang Anjari , Dr. Ari dan bunda Elisa koraag sebelum acara Pembukaan dimulai
Bagi saya ini merupakan satu pengalaman baru yang sangat menarik sekali karena saya dapat bertemu dengan teman-teman Blogger dari Provinsi Jawa Tengah yang biasanya hanya bisa saya sapa lewat media sosial , selain itu saya juga dapat mengetahui lebih banyak mengenai tanggapan masyarakat dan realisasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di daerah-daerah terutama di Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang.


Acara dibuka oleh  Kepala Hubungan  Media dan Lembaga Biro Komunikasi & Yanmas Kemenkes RI Indra Rizon SKM, Mkes. 



Acara "Kunjungan Lapangan Tematik Blogger dan Temu Blogger 2017" dibuka dan oleh Kepala Hubungan  Media dan Lembaga Biro Komunikasi & Yanmas Kemenkes RI, Indra Rizon SKM, Mkes sekaligus memberikan paparan tentang "Menuju Indonesia Sehat dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).


Saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan besar yaitu masalah kesehatan triple burden karena masih adanya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular (PTM) dan penyakit-penyakit yang sudah seharusnya teratasi muncul kembali

Pada masa tahun 1990 an Penyakit seperti ISPA, Tuberculosis, dan penyakit Diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan namun semenjak tahun 2000 an terjadi perubahan gaya hidup pada masyarakat Indonesia yang menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (Transisi Epidemiologi) dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular. 



Pada Tahun 2015 Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti Stroke, Jantung koroner (PJK), kanker, dan Diabetes justru menempati peringkat tertinggi dan menjadi penyebab meningkatnya angka kematian.


tingginya angka kematian akibat hipertensi , jantung koroner
Dan perlu diketahui pula bahwa penyakit ini juga yang menempati peringkat tertinggi dalam menyerap anggaran penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan demikian Pelayanan Kesehatan Peserta JKN didonimasi pada pembiayaan kesehatan tingkat lanjutan dibandingkan di tingkat dasar. Kondisi ini perlu ditindaklanjuti lebih lanjut karena berpotensi menjadi beban yang luar biasa bagi Keuangan Negara.

Selain itu dengan meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM) dapat menyebabkan menurunnya kualitas sumber daya manusia di Indonesia bahkan kualitas generasi bangsa. Hal ini juga menjadi penyebab meningkatnya beban Pemerintah karena penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM) ini membutuhkan biaya yang sangat besar . 

Dan pada akhirnya kondisi ini dapat berpengaruh terhadap pembangunan Sosial dan Ekonomi di Indonesia. Usia produktif dengan jumlah sangat besar yang seharusnya memberikan kontribusi besar dalam mendukung pembangunan, justru terancam apabila kesehatannya terganggu dengan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan prilaku yang tidak sehat. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan RI secara khusus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan melalaui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

Pengertian GERMAS
GERMAS adalah "Suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan dengan secara bersama-sama oleh komponen bangsa dengan kesadaran , kemauan, kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup ". Beberapa bentuk Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yaitu antara lain :
  1. Melakukan aktivitas fisik
  2. Mengkonsumsi sayur dan buah-buahan
  3. Memeriksa Kesehatan secara rutin
  4. Tidak merokok 
  5. Tidak mengkonsumsi alkohol 
  6. Membersihkan lingkungan
  7. Menggunakan jamban   
Tujuan dari GERMAS 

Tujuan dari GERMAS adalah agar masyarakat berprilaku sehat sehingga hal ini akan berdampak pada :
  1. Kesehatan terjaga 
  2. Produktifitas meningkat
  3. Lingkungan bersih
  4. Biaya untuk berobat berkurang.  
Gerakan Masyarakat Hidup sehat diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo yang mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat.
Dan untuk menyukseskan GERMAS ini tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja. Peran Kementerian dan Lembaga di sektor lainnya juga sangat menentukan dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat.
Tanggungjawab lintas sektor dalam pelaksanaan GERMAS
Salah satu bentuk dukungan lintas sektor untuk menyukseskan GERMAS adalah Program Infrastruktur Berbasis Masyarkat (IBM) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang berfokus pada pembangunan akses air minum, sanitasi, dan pemukiman layak huni, yang merupakan infrasruktur dasar yang mendukung prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam hal keamanan pangan. Dan fokus Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Tahun 20017 ini adalah :
  1. Melakukan Aktifitas Fisik minimal 30 menit per hari,
  2. Konsumsi Sayuran dan Buah
  3. Memeriksa kesehatan secara berkala contohnya memeriksa kesehatan setiap 6 bulan sekali seperti :
       a. Cek tekanan darah
       b. Cek kadar gula darah
       c. Cek Kolestrol
       d. Tes Darah lengkap di laboratorium
       e. Cek Lingkar Perut
       f. Deteksi Dini Kanker leher Rahim dengan melakukan tes IVA     
  
Setelah Kepala Hubungan  Media dan Lembaga Biro Komunikasi & Yanmas Kemenkes RI, Indra Rizon SKM, Mkes sekaligus memberikan paparan tentang "Menuju Indonesia Sehat dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), maka acara selanjutnya adalah sambutan Selamat Datang dan Paparan tentang "Jateng Gayeng Dukung GERMAS" yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Arvin Nevi, SKM,DEA

Dalam kesempatan ini beliau mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu dari Jakarta dan Jawa Tengah yang hadir dalam kegiatan Kunlaptik2017 dan Temu Blogger di kota Semarang ini. Selain itu beliau juga memaparkan tentang berbagai kegiatan GERMAS yang telah dilaksanakan di Provinsi Jawa Tengah. 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Arvin Nevi, SKM,DEA ada tiga Pilar yang menyangga program Indonesia sehat yaitu :

Pilar Pertama 
Paradigma Sehat merupakan pilar pertama dalam mendukung Program Indonesia Sehat yang program-programnya antara lain :
  • Melakukan upaya promotif -preventif sebagai landasan pembangunan kesehatan
  • Pemberdayaan masyarakat
  • Keterlibatan lintas sektor 
ketiga program ini direalisasikan dalam bentuk Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan menggunakan pendekatan kekeluargaan.
Pilar Kedua  
Pilar ke dua untuk menunjang Program Indonesia Sehat adalah Penguatan Yankes. Program-program yang digulirkan antara lain :
  • Peningkatan Akses terutama pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
  • Optimalisasi Sistem Rujukan 
  • Peningkatan Mutu
Pilar Ketiga
Pilar ke tiga untuk menunjang Program Indonesia Sehat adalah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program-program yang digulirkan antara lain :
  • Banefit
  • Sistem Pembiayaan asuransi- azas Gotong Royong
  • Kendali Mutu dan Kendali Biaya
  • Sasaran PBI dan Non PBI
Ketiga program ini direalisasikan dalam bentuk Tanda Kepesertaan berupa Kartu Indonesia Sehat.    
  
Ketiga pilar program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan Continuum of Care yaitu sebuah konsep pelayanan kesehatan yang mencakup semua tingkat dan intensitas perawatan dengan sistem yang melibatkan, memandu dan memantau pasien dari waktu-kewaktu secara komprehensif dan intervensi berbasis resiko (health Risk). Dan untuk penanganan Masalah Kesehatan maka harus dilaksnakan secara terpadu, menyeluruh dan adanya kemitraan dengan sektor lainnya.
Pelaksanaan Program Indonesia Sehat yang terpadu dan menyeluruh
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yaitu antara lain :
  1. Realisasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
  2. Melaksanakan Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng yaitu suatu program yang digulirkan oleh Gubernur Jawa Tengah dalam upaya menyelamatkan Ibu dan bayi hal ini dilakukan karena melihat tingginya angka kematian Ibu dan bayi pada saat persalinan.
Program untuk menyelamatkan Ibu dan Bayi
Dengan digulirkannya program ini diharapkan angka kematian Ibu dan Bayi pada saat melahirkan dapat diminimalisir dan berdasarkan data yang ada setelah program ini digulirkan maka terjadi penurunan angka Kematian Ibu dan Bayi.
Grafik sebelum dan sesudah dilaksanakannya program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng
Sedangkan untuk kondisi perkembangan Penyakit Tidak Menular (PTM) hingga Tahun 2017 di Provinsi Jawa Tengan dapat dilihat dari grafik di bawah ini :


Grafik Perkembangan Penyakit Tidak Menular di  Provinsi JAwa Tengah
Dari grafik di atas dapat kita lihat bahwa Penyakit Tidak Menular yang tinggi prosentasenya adalah Obesitas dengan jumlah 55.76% dan yang kedua adalah Diabetes Melitus. Kondisi ini mkenunjukan bawa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat perlu terus digalakan bukan hanya di kota-kota besar di indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, namun di daerah-daerah ternyata perkembangan Penyakit Tidak Menular (PTM) juga mengalami peningkatan dan harus segera di tangani oleh semua pihak dan lintas sektoral.

Setelah pemaparan dari Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Arvin Nevi, SKM,DEA selesai di sampaikan, maka acara selanjutnya adalah paparan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr.Widoyono, MPH. 

Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan ucapan salam dan rasa terimakasihnya atas kehadiran para Blogger Kesehatan dari Jakarta serta Jawa Tengah dan Tim Biro Komunikasi Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI ke Kota Semarang.

Dalam kesempatan ini pula beliau menyampaikan tentang Trend Kasus Penyakit Tidak Menular di Kota Semarang bahwa berdasarkan Grafik Distribusi Kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) Tahun 2012 s/d Tahun 2016 bahwa pada Tahun 2016 Penyakit Tidak Menular (PTM) tertinggi di kota Semarang adalah penyakit Asma dengan jumlah 7966.


Grafik Trand Penyakit Tidak Menular di Kota Semarang
Menurut dr.Widoyono, MPH Faktor resiko menjadi penyebab penyakit tidak menular yaitu antara lain :
  1. Kurang aktifitas fisik
  2. Kurang mengkonsumsi buah dan sayuran 
  3. Minum Alkohol
  4. Merokok
  5. Buang air besar sembarangan 
Ke enam faktor resiko ini menyebabkan terjadinya :
  1. Obesitas
  2. Kanker Paru
  3. Kematian
  4. Kerusakan Organ 
  5. Gangguan pencernaan dan lain-lain.
Karena itu untuk mengurang faktor resiko akibat Penyakit Tidak Menular maka Dinas Kesehatan Kota Semarang berupaya untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan tujuan agar masyarakat kota Semarang Berprilaku Sehat sehingga berdampak pada :
  • Kesehatannya terjaga
  • Menjadi Produktif
  • Lingkungan Bersih 
  • Biaya untuk berobat berkurang.
Berapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kota Semarang dalam mewujudkan GERMAS yaitu antara lain :
  1. Penyediaan Sarana Aktivitas fisik di kota Semarang semakin diperbanyak  agar dapat memeberikan manfaat lebih bagi masyarkat di Kota Semarang
  2. Melaksanakan kegiatan Car Free Day di Kota Semarang diterapkan pada kawasan Simpang Limadan Jl.Pemuda mulai Pukul 05.00 s/d 09.00 WIB
  3. Meperbaiki fasilitas Jalur Pejalan kaki yaitu dengan menyediakan  jalur bagi pejalan kaki yang nyaman mendukung bagi warga agar mau melakukan berbagai aktivitas dengan berjalan kaki.
  4. Memanfaatkan perkarangan untuk menanam sayur , buah-buahan dan berternak ikan.
  5. Menerapkan Kawasan Bebas Rokok dengan menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 03 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Peraturan Walikota Nomor 29A Tahun 20014 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Nomor 03 Tahun 2013, SK Walikota Nomor 440/423/2015 Tentang Penetapan Kawasan Tanpa Rokok di Kota Semarang.  
Berdasarkan Perda Nomor 03 Tahun 2013 ada 7 (tujuh) kawasan yang  ditetapkan sebagai Kawasan Bebas Rokok yaitu antara lain :
  1.  Sarana Kesehatan 
  2. Tempat Pelaksanaan Belajar Mengajar
  3. Arena Kegiatan Anak
  4. Tempat Ibadah
  5. Angkutan Umum
  6. Tempat Umum
  7. Tempat Kerja
Hasil dari kegiatan ini maka Pemerintah Kota Semarang menerima penghargaan tertinggi Pastika Pratama dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atas komitmennya menegakan aturan terkait rokok, pada hari Rabu, 12 Juli 2017.   

Dan untuk melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat maka Walikota Semarang Hendrar Prihadi, SE,MM melakukan Kampanye GERMAS yang intinya bahwa :
"GERMAS berfokus pada tiga tidakan preventif dan promotif yakni mendorong aktivitas fisik teratur dan terukur, konsumsi sayur dan buah serta pemeriksaan dan deteksi dini penyakit secara rutin" 

Dalam kampanya GERMAS yang dilaksanakan, beliau menyampaikan bahwa kecendrungan angka kesakitan dan kematian didoninasi oleh penyakit tidak menular diantaranya stroke, jantung dan kanker. Hal ini salah satunya dipicu oleh pola hidup keseharian yang kurang sehat dan kurang gerak. Karenanya Germas perlu terus didorong sehingga terwujud masyarakat yang sadar , mau dan mamapu berpola hidup sehat dalam kesehariannya.

Harus digalakan komitmen untuk mewujudkan masyarakat sehat sebagai salah satu program prioritas di lima tahun pemerintahan. Kesehatan menurutnya adalah pondasi dasar dalam mewujudkan  kesejahteraan serta masyarakat adil dan makmur.

Kebijakan Germas Beberapa kebijakan GERMAS yang telah dilaksanakan dalam Pemerintah Daerah Kota Semarang yaitu antara lain :
  • Nota dalam Dinas Kesehatan agar snack dan makan dalam kegiatan mengandung unsur sayur dan buah
  • Adanya peregangan 2x sehari di sela-sela aktivitas kerja
  • Melakukan kativitas fisik dalam penyelenggaraan kegiatan pekerjaan.
Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang dalam mensosialisasikan GERMAS ke masyarkat yaitu antara lain :
  • Mengangkat Tema GERMAS pada Rakerkesda 2017
  • Kampanye GERMAS Kota Semarang
  • Sosialisasi GERMAS ke Pramuka SBH
  • Sosialisasi GERMAS Ke 37 SD/MI
  • Sosialisasi GERMAS dan Pelayanan Kesehatan Ke kelompok Lansia  
  • Sosialsiasi GERMAS dalam rangka kegiatan TMMD ke 99
  • Sosialisasi GERMAS Kepada Darma Wanita DKK
  • Siaran Radio tentang Peningkatan konsumsi Sayuran dan Buah
  • Edukasi GERMAS dan Pelayanan Kesehatan di Car Free Day Simpang Lima
  • Sosialisasi melalui media promosi kesehatan (Leaflet, Banner, Spanduk)
  • Penandatangan Komitmen Bersama GERMAS Hidup Sehat oleh OPD, Linsek, Perwakilan Institusi Pendidikan dan masyarakat.
  • Promosi GERMAS melalui Media Sosial 
  • Membuat MEMe GERMAS 
  • Sosialisasi GERMAS melalui Youtube Chanel 
  • Alokasi anggaran untuk dukung GERMAS
Namun dalam pelaksanaannya masih ada kendala atau permasalahan di lapangan yaitu antara lain :
  • Belum adanya petunjuk/ guide line yang jelas tentang implementasi GERMAS di daerah
  • Sosialisasi belum ke semua lini
  • Belum ada alat ukur untuk menilai pelaksanaan GERMAS
Rencana kedepannya untuk pelaksanaan GERMAS di Kota Semarang yaitu antara lain :
  • Membuat Instruksi Walikota tentang pelaksanaan GERMAS   
  • Sosialisasi secara massif tentang GERMAS melalui berbagai media (cetak, elektronik, medsos dll)
  • Membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) GERMAS di Kota Semarang.
Harapan dari pelaksanaan GERMAS di Kota Semarang adalah :
  • Agar GERMAS tidak menjadi sekedar selogan
  • Ada indicator proses yang jelas dan sistematis
  • Ada Monitoring dan evaluasi berjenjang dari Pusat hingga Daerah
  • Harus di dukung dengan Anggaran Pusat.
Demikian lah paparan yang disampaikan oleh  Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr.Widoyono, MPH.
        
Kemudian acara dilanjutkan dengan paparan yang disampaikan oleh Dr.dr.H. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, yang membahas tentang "Penyakit Tidak Menular Dan Check UP".
Narasumber ke-2 Dr.dr.H. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM,
Dr. Ari menyampaikan bahwa kita perlu melakukan check up kesehatan karena banyak penyakit yang pada awalnya tidak bergejala. Nah apa itu check up ? check up adalah "Sarana untuk mengevaluasi terutama adanya gangguan kesehatan kronis pada seseorang". Berikut ini beberapa contoh penyakit yang tidak bergejala pada awal sakit :
  • Peningkatan kadar lemak darah : seperti kolestrol tinggi, trigliserida tinggi, kadar kolestrol jahat (LDL) tinggi, kadar kolestrol baik (HDL) yang rendah.
  • Peningkatan kadar asam urat
  • Peningkatan kadar gula darah
  • perlemakan hati dan hepatitis kronis
  • Anemia  
Dan biasanya penyakit ini baru dirasakan oleh si penderita  setelah adanya gejala yang dirasakan oleh si penderita namun kondisi seperti ini baru dirasakan setelah menahun, artinya bahwa penyakit ini tidak timbul dengan sendirinya tetapi melalui proses yang cukup lama.

Lebih lanjut Dr. Ari menjelaskan bahwa kebiasaan kita saat banyak uang, kita condong untuk banyak mengkonsumsi makanan yang memiliki kadar kolestrol tinggi dan rendah kadar seratnya. Sedangkan tubuh kita membutuhkan serat 25mg/hari, kurangnya serat di dalam tubuh akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan organ tubuh kita terutama organ pencernaan karena akibatnya dapat membuat kita sulit untuk Buang Air Besar dan hal ini tidak bisa kita anggap sepele.
 
Kolestrol Tinggi
  • Jika kadar kolestrol dalam darah tinggi, maka kolestrol akan menumpuk pada pembuluh darah , baik pembuluh darah jantung, otak dan juga ditimbun di hati , ditimbun di kandung empedu menjadi batu kandung empedu.
  • Resiko tinggi untuk terkena sakit jantung dan terkena stroke
Apakah kondisi ini dapat di cegah ? Kadar kolestrol tinggi dapat di cegah yaitu dengan memperhatikan pola makan dan tidak merokok.
Tips hidup sehat menurut Dr.dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB,:
  • Banyak minum air putih minimal 8 gelas sehari
  • Banyak Makan sayur-sayuran dan buah-buahan
  • Istirahat yang cukup  
  • Tidak merokok
  • Olah raga yang teratur.
Bagaimana kondisinya jika kita sudah positif terkena penyakit kolestrol tinggi dan penyakit tidak menular (PTM) lainnya ? 
  • Konsultasi ke dokter
  • Minum Obat sesuai dengan instruksi dokter
  • Kontrol teratur sampai keadaan kembali normal
  • hindari makan dan minuman yang memperburuk keadaan penyakit   
Setelah para Nara sumber menyampaikan paparannya acara dilanjutkan dengan Dialog Interaktif dengan para peserta. Kemudian jam 13.30 Wib istirahat dan sekaligus makan siang.Setelah Isoma selesai dilakukan kami masuk kembali keruang pertemuan untuk mendengarkan pemaparan dari Nara Sumber selanjutnya yaitu Anwari Natari, beliau adalah seorang Trainer , Fasilitator, Moderator dan editor. Dalam kesempatan ini beliau memaparkan materi tentang Mengulik Bahasa Dan Mendongkrak Nilai Blog.

Pada intinya dari materi yang beliau sampaikan bahwa seorang blogger selain harus memiliki gaya penulisan tersendiri dalam blognya ia juga harus memperhatikan aspek penggunaan tata bahasa yang baik dan benar, agar tulisan yang ia buat selain enak untuk dibaca walaupun tidak dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baku, namun penyusunan kalimatnya terstruktur dengan baik sesuai dengan kaidah penggunaan tata bahasa yang baik dan benar sehingga pembacanya tercerahkan dan mengerti dengan maksud dan tujuan dari pesan yang ingin disampaikan dalam tulisan tersebut.

Pemaparan materi yang disampaikan oleh Anwari Natari dikemas dengan cara apik dan menarik serta diselingi dengan permainan tebak kata yang diikuti oleh teman-teman blogger suasananya begitu cair,penuh gelak tawa sehingga tanpa kami sadari waktu terus bergulir  dan tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 16.30 Wib, akhirnya acara pembukaan Kunjungan Lapangan Tematik Blogger dan Temu Blogger di tutup untuk hari pertama ini dan para peserta dari Jakarta dipersilahkan untuk memasuki kamar hotel yang telah disediakan untuk istirahat dan mandi, setelah sholat Magrib acara dilanjutkan dengan makan malam bersama serta ramah tamah.

Demikianlah rangkaian acara pada tanggal 28 Agustus 2017 dari awal keberangkatan hingga akhir acara pada sore harinya. Untuk kegiatan tanggal 29 Agustus 2017 akan Dian bahas pada blog pos selanjutnya ya...

 Salam GERMAS..!!

 
 

7 comments:

  1. Cek kesehatan penting bgt deh dilakukan. Apalagi utk yg berbadan besar spt kita huahahaha. Byk warningnya ini

    ReplyDelete
  2. Iya nih kayaknya kita perlu diet nih hehehehe

    ReplyDelete
  3. Perbanyak makan sayur dan buah, yaaa... #pelototin

    ReplyDelete
  4. wah bersambunggggg :) #DukungGermas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bos.. kepanjangan kakau dijadiin satu blog post Hehehehe

      Delete
  5. Melihat tingginya angka penderita Diabetes dan Obesitas, buat saya yg penyuka makanan dan kenangan manis.. (Eaaa) harus bisa mengontrol niyy.

    TFS Mba Dian utk informasi yg detail mengenai GERMAS ini.

    ReplyDelete

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^