Monday, July 3, 2017

Menelusuri Perjalanan PT.Omron Indonesia Dalam Industri Otomatisasi di Indonesia



Jajaran Direktur PT Omron Indonesia kanan-kiri : Aria Verdin Commercial
Manager Of PT.Omron Healthcare Indonesia, Mr.Vincentius Hendrawan.W
Sales Director PT.Omron Electronics Components, M.Irawan Santoso, Presiden Director
PT. Omron Manufacturing Of Indonesia, Mr. Dong Tang Managing Director Of PT. Omron Electronics

Jujur saja pada awalnya saya berpikir bahwa PT. Omron Indonesia adalah perusahaan yang hanya bergerak di bidang industry alat-alat kesehatan saja, karena alat medis yang di produksi oleh PT. Omron Indonesia sangat terkenal di Indonesia dan memiliki kualitas yang sangat baik beberapa diantaranya antara lain seperti : alat Tensi Tekanan Darah, Termometer, Compresessor Nebulizer dan masih banyak produk alat kesehatan PT. Omron lainnya.

Beberapa Alat Medis Produksi PT Omron Indonesia

Namun setelah saya mengikuti acara Diskusi Media dan Buka Puasa Bersama dengan jajaran Direktur PT Omron Indonesia yang diselenggarakan pada hari Selasa , 13 Juni 2017 bertempat di Fairmont Hotel, Ruang Emerald lantai 3 Jln. Asia Afrika No.08 Gelora Central Jakarta, pandangan saya mulai berubah.

Ternyata PT. Omron Indonesia tidak hanya bergerak di bidang Industry alat-alat medis semata seperti yang dilakukan oleh PT. Omron Healtcare Indonesia selama ini,  namun juga di beberapa unit bisnis bahkan unit bisnis ini lebih dulu berdiri dibandingkan dengan PT. Omron Healtcare Indonesia yang didirikan pada Tahun 2012, unit bisnis itu antara lain : PT. Omron Manufacturing Of Indonesia yang didirikan pada tahun 1992 , Omron Electronic Components  yang berdiri pada Tahun 2000, PT. Omron Electronics pada tahun 2002 serta Omron Automation Center Tahun 2016 dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 2.650 karyawan di seluruh Indonesia. Dari uraian di atas dapat kita lihat bahwa pada awalnya bahwa PT Omron Indonesia bergerak di bidang Manufactruing dan Alat-alat Elektronik.

PT Omron Indonesia merupakan anak perusahaan dari Omron Corporation yang berkantor pusat di Shiokoji Horikawa Shimogyo-ku Kyoto 600-8530 Jepang. Perusahaan Global ini bergerak di bidang usaha Social System , Healthcare, Elektronic dan Mecnanical Components, Automotive Electronic Components, Industrial Automative, dan sebagainnya. Sedangkan PT.omron Indonesia bergerak di bidang usaha Manufacturing, Electronic Component, Electronic, Healthcare dan Automation Center.


Dalam Acara Diskusi sekaligus Buka Bersama ini para Media dan Blogger berkesempatan untuk bertemu langsung dengan para Direktur PT.Omran Indonesia dan satu orang Kepala Program di BINUS yaitu antara lain :

  1. M.Irawan Santoso Presiden Director PT. Omron Manufacturing Of Indonesia
  2. Mr.Vincentius Hendrawan Sales Director PT.Omron Manufacturing Of Indonesia divisi Omron Electronic Components.
  3. Dong Teng Managing Director PT.Omron Electronic
  4. Aria Verdin, Commercial Manager Of PT. Omron Healthcare Indonesia.
  5. Sofyan Tan, Head Of program Automative & Robotics Engineering Binus ASO School of Engineering.
Bahkan kami mendapatkan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para petinggi PT.Omron Indonesia mengenai banyak hal seputar PT. Omron Indonesia, bagi saya ini merupakan satu pengalaman yang berharga karena saya dapat menyaksikan secara langsung bagaimana sebuah perusahaan berdiri kemudian berkembang dan maju pesat.

Mr. Dong Teng Managing Direktor PT. Omron Electronic
duduk di sebelah kiri M Irawan Santoso



Pada kesempatan ini Mr. Dong Teng, Managing Director PT. Omron Electronics menyampaikan bahwa "Dalam dunia bisnis yang terus berevolusi , kemampuan manufaktur untuk beroperasi secara maksimal untuk memenuhi tuntutan produksi seperti permintaan pelanggan, kualitas dan lingkungan sangatlah penting. Otomatisasi kegiatan operasional akan membantu industri manufactur meningkatkan kinerja dengan meminimkan kesalahan, serta meningkatkan kualitas, kecepatan dan produktivitas. Walaupun akan memakan waktu lama untuk mewujudkan hal ini sepenuhnya, otomatisasi sudah pasti akan menjadi kenyataan yang harus dihadapi oleh pelaku industri di Indonesia. Nah kapanpun mereka siap, Omron akan selalu mendampingi sebagai mitra strategis  mereka".

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini industri di Indonesia sedang memasuki era otomatisasi baru dimana robot dan computer tidak hanya mengerjakan sejumlah pekerjaan fisik rutin dengan lebih baik, cepat dan efisien tetapi juga semakin canggih dalam menyelesaikan pekerjaan yang memerlukan kemampuan kognitif. Tehnologi sensing dan control memungkin kan tren otomatisasi terus berkembang dan Omron biasa dikatakan memimpin modernisasi otomatisasi di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Irwan Santoso, Presiden Director PT. Omron Manufacturing Of Indonesia menambahkan "Omron optimis bahwa otomatisasi industry akan membawa kita pada momentum perubahan yang mengarah kepada pabrik pintar. Industri manufaktur seperti sector otomotif, makanan dan minuman serta produk konsumen lainnya, melakukan investasi yang besar untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi permintaan pasar yang dipengqaruhi oleh tingginya daya beli. Berkat portofolio produk sensing, control dan think Omron yang luas , kami berada dalam posisi strategis untuk mendorong industri di Indonesia merangkul revolusi industri selanjutnya. Omron memiliki dan mengoprasikan pabrik seluas 20.000 meter persegi di East Jakarta Industrial Park (EJIP) Cikarang, Bekasi yang dilengkapi dengan lini produksi semi-otomatis yang memungkinkan perusahaan dapat melayani berbagai kebutuhan pelanggan secara lebih baik. OMI berencana meningkatkan kapasitas produksi hingga 325 juta component dan modul, serta akan meningkatkan sumber daya manusia menjadi 3.500 karyawan hingga Tahun 2020.

Sehubungan dengan upaya peningkatan Sumber Daya Manusia ada satu hal yang menarik perhatian saya adalah ketik Mr. Irawan Santoso menjelaskan bahwa "Saat ini Omron Manufakturing Indonesia memiliki 100 orang karyawan penyandang disabilitas". Kenapa hal ini dilakukan ??. Menurut Mr. Irawan Santoso adalah "untuk menyediakan kesempatan yang sama bagi semua orang".

Bagi saya hal ini sangat menarik sekali karena saat ini masih banyak perusahaan yang tidak bersedia menerima tenaga kerja yang Disabilitas dengan berbagai alasan yang disampaikan. Namun PT. Omron Indonesia mempunyai pendapat yang berbeda dengan perusahaan yang lain. PT. Omron Indonesia melihat bahwa para penyandang Disabilitas juga memiliki potensi yang sama dengan tenaga kerja normal lainnya.

Saat saya tanya bagaimana dengan proses perekrutan karyawannya yang disabilitas ? Mr. Irawan Santoso menjelaskan bahwa PT Omron Indonesia bekerja sama dengan lembaga pendidikan yang khusus menangani penyandang disabilitas . Dengan berdasarkan rekomendasi dari lembaga pendidikan  itulah maka seleksi penerimaan karyawan penyandang disabilitas dilaksanakan, tentunya dengan melihat dari berbagai aspek sehingga karyawan itu biasa di rekrut.


Selain itu perusahaan juga mengadopsi program Gerakan Karyawan Wanita Sehat dan Produktif dengan tujuan untuk meningkatkan lingkungan kerja untuk pemberdayaan karyawan-karyawan wanita, yang mana hasilnya menujukan bahwa salah satu dari tiga tampuk kepemimpinan di Omron Manufacturing Indonesia saat ini dipegang oleh Wanita. Selain itu juga di sediakan berbagai ragam fasilitas olahraga dan rekreasi ringan yang tersedia di pabrik. OMI memicu kreativitas para karyawannya dalam bekerja di departemennya masing-masing.

Dari uraian ini dapat kita lihat bahwa sebuah perusahaan yang ingin maju dan berkembang harus memikirkan banyak aspek, bukan hanya dengan meningkatkan investasi dalam bentuk pembelian mesin produksi saja yang semakin canggih dengan menggunakan system otomatisasi , atau investasi dengan menambah jumlah produksi produk saja , tetapi perusahaan juga harus memperhatikan aspek sumber daya manusiannya bukan hanya dengan merekrut tenaga kerja professional dan trampil tetapi bagaimana memperlakukan tenaga kerja dengan lebih baik lagi dengan memperhatikan kesejahteraan karyawan, kesehatan karyawan dan memberikan kesempatan kerja bagi penyandang Disabilitas dan saya berharap semoga perusahaan lain pun dapqat mengikuti langkah positif yang telah dilakukan oleh PT Omron Manufacturing Indonesia.

Deemikianlah catatan kecil saya mengenai perjalanan PT. Omron Indonesia dalam industri otomatisasi di Indonesia, sampai berjumpa di pembahasan selanjutnya. salam....




3 comments:

  1. kok ya sama, saya kira juga hanya kesehatan, salut sama omron bisa memperkerjakan karyawan yang disabilitas

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Maaf mbak mau tanya, kalo utk fredh graduate sistem kerjany gimana ?
    Apakah di training selama beberap waktu tertentu stlh itu diangkat jd karyawan tetap ato gimana ? Makasih

    ReplyDelete

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^