Tuesday, October 13, 2015

Ayo Para Pemuda Berjuanglah Bersama Nusantara Sehat....!!!



Pada hari Selasa 12 Oktober 2015, saya bersama 50 orang Blogger mendapatkan  kesempatan yang sangat berharga  untuk menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang bertemakan : "Temu Blogger #SahabatJKN Mengenal Lebih Dekat Nusantara Sehat ". Acara ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi Program Kementrian Kesehatan RI kepada para Blogger yang dilaksanakan oleh Pusat Komunikasi Publik Kementrian Kesehatan RI.


drg. Murti Utami, MPH Kepala Pusat Komunikasi Publik 

Acara ini dibuka oleh  Ibu drg Murti Utami, beliau adalah Kepala Pusat Komunikasi Kementrian Kesehatan RI. Beliau menjabarkan bahwa Nusantara Sehat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dicanangkan Kemenkes dalam upaya mewujudkan Kebijakan Kementrian Kesehatan RI (Kemenkes) untuk periode 2015-2019.

Kebijakan itu berupa Penguatan Pelayanan Kesehatan (Yankes) Primer yang didasari oleh permasalahan kesehatan yang mendesak seperti angka kematian ibu dan bayi yang tinggi, angka gizi buruk, serta angka harapan hidup yang sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan primer. 

Penguatan Yankes Primer mencakup tiga hal : Fisik yaitu pembenahan infrastruktur, kemudian Sarana yang merupakan pembenahan fasilitas serta Sumber Daya  Manusia yang merupakan penguatan tenaga kesehatan selain dokter. 

Program Nusantara Sehat dibuat untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diutamakan oleh pemerintah guna menciptakan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.

Untuk mengenal lebih jauh lagi tentang Program Nusantara Sehat, acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi santai yang dimoderatori oleh Bapak Anjari Umarjianto, beliau adalah Kepala Opini Publik Pusat Komunikasi Publik Kementrian Kesehatan RI dengan nara sumber Ibu Diah Saminarsih yang merupakan Staf Khusus Mentri Di bidang Pemberdayaan Masyarakat dan SDG, serta Bapak Maman Suherman selaku  Pengamat Politik

Bpk. Anjari Umarjianto Kepala Opini Publik Pusat Komunikasi Publik Kementrian Kesehatan RI

kiri-kanan : Bapak Anjari Umarjianto, Ibu Diah Saminarsih dan Bapak Maman Suherman

Dijelaskan lebih lanjut oleh Ibu Diah Saminarsih bahwa program Nusantara Sehat dilaksanakan bertujuan untuk menguatkan layanan kesehatan primer melalui peningkatan jumlah sebaran komposisi dan mutu tenaga kesehatan dengan berbasis tim dengan melibatkan dokter, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Program ini merupakan program lintas Kementrian Kesehatan RI yang tidak hanya tertumpu pada kegiatan kuratif tetapi juga kepada kegiatan promotif dan preventif untuk mengamankan kesehatan masyarakat dari daerah yang paling membutuhkan sesuai dengan Nawa Cita "Membangun Dari Pinggiran"

Menurut Bapak Maman Suherman para Blogger mempunyai andil yang cukup besar dalam menyampaikan progran Nusantara Sehat kepada masyarakat terutama kepada para tenaga kesehatan muda dan mengugah hati para pemuda ini untuk ikut berpartisipasi dalam program ini, guna membangun dan membentuk pola pikir baru di masyarakat terpencil dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih dengan melakukan pola hidup sehat.

Dalam melakukan pendekatan, yang dilakukan oleh program Nusantara Sehat bersifat lebih menyeluruh dan melibatkan anggota tim yang berbeda latar belakang yang terdiri dari dokter, bidan perawat, serta tenaga kesehatan lainnya. Mereka tidak hanya bertugas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terpencil dan terbelakang namun yang terpenting adalah mereka harus dapat menjembatani gap antara masyarakat terpencil dan terbelakang dan merubah pola pikir mereka tentang pentingnya menjaga  kesehatan dan kebersihan serta pola hidup sehat.

Target program Nusantara Sehat pada tahun 2015 adalah Puskesmas terutama dengan kriteria sangat terpencil di daerah tertinggal, daerah perbatasan dan kepulauan dan Daerah Bermasalah Kesehatan. Kesulitan yang dihadapi puskesmas saat ini adalah kurangnya tenaga kesehatan sehingga mereka tidak mampu untuk menjalankan fungsi promotif dan preventif. Melalui program ini Kemenkes berharap dapat memeperkuat Puskesmas yang ada di daerah-daerah tersebut dengan mengirimkan setidaknya 960 tenaga kesehatan tambahan ke 120 Puskesmas yang tersebar diseluruh Indonesia. Pengiriman sekitar 960 tenaga kesehatan akan dilaksanakan secara bertahap dan mereka akan ditempatkan dimasing masing puskesmas selama 2 tahun

Untuk menjadi bagian dalam Tim Nusantara Sehat, Peserta harus berusia di bawah 30 Tahun, mengikuti beberapa tahapan seleksi yang diadakan oleh Kementrian Kesehatan RI, memiliki rasa cinta tanah air serta keperdulian dengan sesama. 
Untuk lebih jelasnya tahapan-tahapan apa saja yang harus dilalui calon anggota tim ini dapat dilihat di Web Site: http://nusantarasehat.kemkes.go.id/. Penyeleksian dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sehingga peserta yang terpilih adalah para pemuda-pemudi pilihan yang telah lulus dalam berbagai tahapan seleksi . 

Proses Pelaksanaan Nusantara Sehat

Saat ini telah dikirimkan Tim Nusantara Sehat Angkatan I sebanyak 143 orang dari 6.000 peserta yang mendaftar dan telah ditempatkan ke 20 Puskesmas yang tersebar di daerah terpencil baik daerah terbelakang, perbatasan dan kepulauan di seluruh Indonesia sejak bulan Mei 2015.


Salah satu Puskesmas tempat mereka mengabdikan diri selama 2 tahun


Beberapa kegiatan yang dilaksanakan Tenaga Kesehatan di tempat tugasnya masing-masing






Dan saat ini sedang di buka seleksi Angkatan ke-II dan tenaga kesehatan yang telah mendaftar secara online sebanyak 12.000 orang sedangkan yang dibutuhkan kurang-lebih sekitar 800 orang tenaga kesehatan.

Namun yang sangat disayangkan ternyata pada seleksi angkatan ke-2 ini baru 13 orang dokter yang mendaftar untuk ikut dalam program Nusantara Sehat, sedangkan setiap tahunnya dokter-dokter baru terus bertambah. Hal ini dapat terjadi dikarenakan kurang bergemanya program Nusantara Sehat ini dikalangan dokter-dokter muda sehingga mereka tidak mengetahui adanya program ini, atau mereka enggan untuk mengikuti program ini karena daerah penempatannya yang sangat jauh dan terpencil sehingga mereka tidak siap menghadapi situasi ini.

Disinilah kesadaran dan kebesaran hati seseorang diharapkan. Ketika seseorang memilih untuk menjadi seorang dokter ataupun tenaga kesehatan ia harus menyadari bahwa dirinya sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama masyarakat daerah terpencil seperti daerah terbelakang, perbatasan dan kepulauan. Kehadiran mereka sangat dibutuhkan untuk membuka pola pikir masyarakat lokal yang masih sangat terbelakang dan tradisional tentang pentingnya menjaga kesehatan dan pola hidup sehat. 

Ingatlah akan sumpah yang diucapkan seorang dokter, ketika akan menjalankan profesinya sebagai seorang dokter seperti yang saya kutip dari http://fk.ub.ac.id/profesi/pendidikan/lafal-janji/lafal-sumpah-dokter, yang bunyinya sebagai berikut

SAYA BERSUMPAH BAHWA :
  • Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan peri kemanusiaan.
  • Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara yang terhormat dan bersusila, sesuai dengan martabat pekerjaan saya.
  • Saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran.
  • Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan dan keilmuan saya sebagai dokter.
  • Saya akan senantiasa mengutamakan kesehatan pasien.
  • Saya akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya saya tidak terpengaruh oleh pertimbangan Keagamaan, Kebangsaan, Kesukuan, Politik Kepartaian, atau Kedudukan Sosial, dalam menunaikan kewajiban saya terhadap penderita.
  • Saya akan memberikan kepada Guru-Guru saya, Penghormatan dan Pernyataan Terima Kasih yang selayaknya.
  • Saya akan memperlakukan Teman Sejawat saya sebagai saudara kandung.
  • Saya akan menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan.
  • Saya tidak akan mempergunakan pengetahuan Kedokteran saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan Hukum Perikemanusiaan, sekalipun saya diancam.
  • Saya ikrarkan Sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan dengan mempertaruhkan kehormatan diri saya.
Dengan mengingat sumpah ini diharapkan para dokter-dokter muda terketuk pintu hatinya untuk melakukan pengabdian di daerah-daerah terpencil, karena masyarakat di daerah-daerah seperti ini sangat membutuhkan dokter-dokter muda dan tenaga kesehatan yang penuh dengan semangat, memiliki keperdulian pada sesama, produktif dan memiliki kecintaan terhadap tanah airnya.

Kita berharap kedepannya program Nusantara Sehat ini dapat terealisasi sehingga akan membangun kesadaran dan pola pikir masyarakat terpencil di daerah terbelakang, daerah perbatasan serta kepulauan dalam melaksanakan pola hidup sehat dengan mejaga kebersihan serta kesehatan mereka.

Semoga semakin banyak para pemuda Indonesia yang bersedia mencurahkan perhatian dan cinta mereka kepada bangsa dan saudara-saudara kita yang masih hidup terbelakang. Selamat berjuang Pejuang Nusantara Sehat, kalian adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Perjuangan dan pengabdian kalian akan selalu di ingat oleh saudara-saudara kita di penjuru negeri tercinta



2 comments:

  1. Wiihhh kereeenn, udah nulis aja nih. Lengkap pula

    ReplyDelete
  2. aminnn, semoga segera bs terearilisasi ya mak program nusantara sehat ini...

    ReplyDelete

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^