Saturday, February 7, 2015

Seminar Bersama Mentari Anakku Dengan Tema "Keterlambatan Berjalan Pada Anak"

Sumber Foto : Koleksi Dian Anthie

Suatu pengalaman yang sangat berharga bagi saya karena dapat hadir dalam Acara Afternoon Talk With Mentari Anakku dengan tema yang sangat menarik yaitu "Keterlambatan Berjalan Pada Anak" yang diselenggarakan pada hari Jum'at 06 Februari 2015. Acara ini dapat terselenggara berkat kerjasama antara Mentari Anakku yang merupakan Klinik Psikologi dan Pusat Terapi Anak dengan The Urban Mama.

Sumber Foto : Koleksi Dian Anthie

Sumber Foto : Koleksi Dian Anthie

Acara Afternoon Talk With Mentari Anaku ini menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya masing-masing seperti  Firesta Farizal M.Psi Psikolog,  beliau adalah Pendiri Mentari Anakku yang merupakan Psikolog Anak serta Dosen Fakultas Psikologi Unika Atmajaya kemudian Nining Wijayanti , A.Md.Ft yang merupakan Fisioterapis Anak serta Nur K. Elfiyanti, A.Md.Ft yang juga merupakan Fisioterapis Anak. 

Menurut Penjelasan Firesta Farizal M.Psi Psikologi, setidaknya ada tiga aspek perkembangan pada anak, yaitu :
  1. Aspek Fisik Motorik yaitu pertumbuhan fisik pada anak, semakin bertambahnya usia anak fisiknya semakin berkembang seperti semakin tinggi, berat badannya semakin bertambah dan meningkatnya kemampuan untuk bergerak seperti semakin terampil dalam mengayuh pedal sepeda, tubuhnya semakin fleksibel, berjalannya sudah stabil, dapat berlari dan lain sebagainya.
  2. Aspek Kognitif yaitu kecerdasan pada anak seperti daya ingat, bahasa, logika penalaran dan sebagainya.
  3. Aspek Sosio Emosi yaitu kemampuan anak sebagai individu dalam menjalin interaksi dengan lingkungan sekitarnya seperti perubahan emosional, kepercayaan diri, sosialisasi dan sebagainnya.
Namun sesuai dengan tema talkshow ini, maka Firesta Farizal lebih menitikberatkan pembahasan kepada Aspek Fisik Motorik. Kemampuan motorik sendiri dapat dibagi menjadi dua yaitu motorik halus dan motorik kasar. Kemamapuan Motorik Halus adalah gerakan otot yang melibatkan otot-otot halus seperti menulis, memasang kancing baju, makan dengan sendok, merajut, dan sebagainya. Sedangkan Kemampuan Motorik Kasar adalah gerakan yang melibatkan otot-otot besar seperti berjalan, berlari , berenang , mengayuh sepeda main bola dan sebagainnya. 


Dari perkembangan kemampuan motorik ini lah dapat di lihat tahapan perkembangan pada anak . Sejak Usia 0-1 bulan anak sudah dapat mengangkat kepala,Usia 2-4 bulan tangannya mulai kuat untuk menopang kepalanya, badannya mulai terangkat, sudah bisa balik-balik dari celentang ke tengkurep kemudian  celantang kembali  usia , Usia 5 bulan sudah bisa onggong-onggong, kakinya sudah bisa mulai mendorong badannya keatas usia 6-9 bulan sudah mulai belajar duduk, Usia 7-10 bulan anak mulai berjalan dengan menggunakan bantuan furniture,  Usia 10-13 bulan sudah mulai belajar berdiri  sendiri dengan mudah , Usia 11-14 anak sudah mulai berjalan dengan mudah.

Setiap anak akan mengalami tahap demi tahap peerkembangannya sesuai dengan pola ini  sehingga dengan memahami tingkatan perkembangan anak ini orang tua dapat mendeteksi adanya masalah pada tumbuh kembang balitanya dengan melihat tahapan-tahapan pertumbuhan yang harus dilewati seorang anak seperti misalnya ketika balita telah berusia tiga bulan seharusnya sudah dapat mengangkat kepala dan memegang benda. Namun ketika usia 3 bulan belum dapat mengangkat kepala maka orang tua perlu untuk mewaspadai , kemudian ketika balita berusia 6 bulan normalnya  sudah mulai belajar duduk tetapi anak kita belum bisa berguling ini sudah mulai menunjukan adanya masalah dalam perkembangannya. Kemudian usia 9 bulan anak sudah dapat duduk, kemudian merangkak dan berdiri dengan bantuan orang tua namun jika anak anda belum bisa duduk dengan stabil dan belum bisa merangkak ini juga menunjukan ada hal yang tidak wajar dalam tumbuh kembangnya.

Apa saja yang dapat menjadi penyebab keterlambatan berjalan pada anak ?. Ada tiga faktor yang dapat menjadi penyebab keterlambatan berjalan anak yaitu :
  1. Gangguan Perkembangan yaitu gangguan perkembangan yang di sebabkan oleh banyak hal, seperti celebral palsi , down sindrom, adanya gangguan ketika masa kehamilan yang berdampak pada perkembangan anak, lahir prematur, lahir dengan berat badan terlalu rendah pada saat lahir .
  2. Kurang Stimulasi yaitu seperti terlalu sering di gendong, terbiasa menggunakan baby walker sehingga kesempatan anak untuk menginjakan kakinya di lantai kurang sehingga si anak kurang untuk berlatih berjalan.
  3. pola Asuh, Lingkungan yaitu seperti orang tua yang over protektif sehingga takut anaknya jatuh, anak yang di titipkan kepada kakek dan neneknya sehingga karena mereka takut cucunya jatuh jadi kurang latihan, trauma pada anak misalnya karena jatuh ketika berjalan sehingga anak menjadi trauman sehingga dia enggan untuk belajar jalan kembali.
Sedangkan penyebab keterlambatan berjalan secara specifik menurut sudut pandang Fisioterapi di sebabkan beberapa faktor yaitu antara lain :
  • Gangguan Vestibularis atau keseimbangan adalah tubuh anak tidak dapat mempertahankan satu posisi, contonya ketika anak sudah bisa jalan tetapi sering kali jatuh dan tersandung hal ini perlu di waspadai apakah anak ini mengalami gangguan keseimbangan , orang tua harus memperhatikan berapa sering anak itu jatuh ketika berjalan dan berlari, orang tua harus memperhatikan cara berjalan anak apakah anak itu berjalan dan berlari terlalu terburu-buru, kemudian orang tua juga harus memperhatikan apakah anak ini takut untuk menaiki ayunan bisa saja anak ini mengalami gangguan keseimbangan. Beberapa penyebab gangguan keseimbangan adalah adanya kelainan pada bentuk kaki, atau kelainan pada bentuk tulang dan otot kaki anak sehingga anak mengalami masalah dalam keseimbangannya  kemudian adanya gangguan pada otak kecil anak yang sering di sebut dengan celebrum yaitu otak yang mengatur keseimbangan dan koordinasi pada anak
  • Keterlambatan Motorik Kasar,  biasanya usia normal berjalan pada anak mulai dari 12-14 bulan oleh karena itu orang tua harus khawatir jika usia anak 14 bulan belum bisa berjalan dengan adanya keterlambatan ini menyebabkan keterlambatan pula pada motorik kasar sebelumnnya seperti misalnya anak itu ke duduk dan berangkak. Dengan demikian orang tua harus mewaspadai adanya keterlambatan pada motorik kasar pada anak sehingga mereka dapat segera berkonsultasi kepada ahlinya untuk mendapatkan saran terbaik bagaimana  menstimulasi dan melakukan interfensi dini.
  • Gangguan Sensoris yaitu gangguan sensor yang terjadi pada telapak kaki anak yaitu telapak kaki anak yang sangat sensitif, seperti kepekaan  yang tinggi terhadap kaki anak sehingga ketika kakinya menyentuh lantai atau pasir dengan reflek dia akan bereaksi secara cepat sehingga kakinya di jinjitkan  dengan berjalan jinjit akan mempengaruhi pola jalannya dan mempengaruhi struktur ototnya sehingga akan terjadi pemendekan struktur otot dan tulang-tulang pada kakinya.
  • Abnormal Tonus yaitu kemampuan otot yang tidak dapat menjalankan fungsinya Abnormal Tonus dapat di bagi dua Hipotonus biasanya untuk Down Sindrom ciri-cirinya anak akan malas melakukan gerakan , anak yang malas melakukan gerakan akan menyebabkan terjadinya penurunan pada kekuatan otot atau kelemahan otot. jika anak banyak bergerak akan memperkuat  ototnya dan sarafnya untuk bekerja. Jika ototnya lemah akan berpengaruh pada fungsi sendinya. Hipertonus yaitu Pada Cerebal Palsi  sering ditemui yaitu seperti ada tahanan pada ototnya, sehingga begitu anak mendapat sentuhan ototnya akan mengeras dan kaku biasanya strutur tubuhnya akan berbentuk S dan koreosis miring kanan dan kiri, karena dia sering  stag pada satu posisi sehingga dapat terjadi pemendekan pada otot-ototnya.
  • Abnormal bentuk tungkai dan kakinya biasanya di sebabkan karena adanya gangguan sensorik dan abnornal tonus, berikut ini contohnya :
Sumber Foto : Koleksi Dian Anthie

Dengan melihat beberapa faktor penyebab keterlambatan berjalan pada anak ini maka orang tua harus  :

  1. Memahami tahapan demi tahapan perkembangan pada anak , sehingga orang tua dapat mengetahui apa  saja yang harus dilakukan dan di kuasai anak sesuai dengan usianya .
  2. Berikan stimulasi yang konsisten dan  berkelanjutan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
  3. Lakukan deteksi secara dini , jika ada yang mencurigakan pada tumbuh kembang anak segera           berkonsultasi kepada dokter atau psikolog anak.
  4. Lakukanlah apa yang disarankan dokter atau psikolog, lakukanlah latihan di rumah atau ikuti program terapi yang dibutuhkan oleh anak.
  5. Konsistenlah untuk melakukan terapi di rumah dan konsisten untuk datang ke klinik terapi


Jika kesemuanya ini dilakukan dengan teratur dan sabar Insya Allah maka permasalahan dalam keterlambatan berjalan pada anak dapat diatasi yang terpenting adalah apabila anak kita mengalami masalah dalam tumbuh kembangnya jangan malu untuk bertanya dan berkonsultasi pada ahlinya karena mencegah lebih baik dari pada mengobati, tak perlu berkecil hati dan kecewa karena setiap anak yang dilahirkan kedunia ini adalah amanah dan hadiah terindah dari Allah Yang Maha Esa, jaga , didik dan limpahkanlah kasih sayang serta cinta kepada mereka karena mereka istimewa.

8 comments:

  1. Bermanfaat bgd mak infonya, bisa jd referensi nih, tfs ya mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasih atas kunjungannya mak Inda, semoga dapat bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya. ^_^

      Delete
  2. Replies
    1. Terimakasih bun, dian merasa masih banyak yang harus di perbaiki tetapi dengan sering mengikuti seminar seperti ini kita punya bahan tulisan yang menarik dan semoga bisa bermanfaat untuk orang banyak, terimakasih banyak bun, bunda telah banyak memberikan arahan kepada dian, bagaimana menulis yang baik dan menarik.

      Delete
  3. lengkap sekali tulisannya. Keren!
    Terimakasih banyak ya mbak dian sudah mau menulis review acara ini. Mdh2an informasinya bs berguna utk byk org ya :)

    ReplyDelete
  4. Sama-sama mba Firesta, senang rasanya bisa hadir dalam acara ini pengetahuan dian tentang masalah tumbuh kembang anak semakin bertambah, dian tunggu acara Mentari Anakku selanjutnya ya ^_^

    ReplyDelete
  5. Sipp. Makasih bagi ilmunya mbak.
    Pasti bermanfaat untuk yang membutuhkannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasih atas kunjunganyya mba Susi ^_^

      Delete

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^