Wednesday, February 25, 2015

Mungkinkah Harga Kebutuhan Pokok Akan Kembali Seperti Semula ?

Kamis, 26 Februari 2014 Pagi tadi sebelum berangkat kerja saya sempat mendangar curhatan Ibu saya mengenai harga beras yang terus naik sementara kualitasnya jauh di bawah standar. Biasanya dengan harga Rp. 7000,- beliau sudah mendapatkan beras dengan kualitas yang lumayan baik, namun dengan meningkatnya harga-harga kebutuhan pokok harga beras pun ikut melonjak . Saat ini dengan nilai uang yang sama hanya dapat membeli beras dengan kualitas rendah, hal itu pun terjadi pula pada kenaikan harga minyak , telur dan sayur-mayur.

Walaupun pemerintah telah telah menurunkan harga BBM, namun pada kenyataannya tarif angkutan umum tidak turun, karena para supir angkutan umum itu beralasan bahwa bahan spare part mobil ikut naik jadi mereka tidak ingin menurunkan tarif angkutan.

Jika melihat kondisi seperti ini siapa yang harus bertanggung jawab dalam mengatasi persoalan ini. Bagi para ibu-ibu yang tak mengetahui tentang mekanisme pasar dan segala yang berhubungan dengan teori ekonomi kesulitan memenuhi kebutuhan pokok ini suatu persoalan yang nyata dan harus d hadapi sedangkan penghasilan yang mereka terima tetap jumlahnya .

Oleh karena itu masyarakat menurut saya pun harus tahu apa upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi persoalan ini, karena mereka melihat bahwa pemerintah kurang memperhatikan masalah perekonomian rakyat padahal kondisi saat ini sudah sangat memprihatinkan.

Kami berharap pemerintah segera melakukan langkah nyata dalam mengatasi problem ini karena hal ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kita semua berharap pemerintah melakukan langkah nyata untuk menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok dan semoga harga-harga kebutuhan pokok ini dapat kembali normal seperti semula.

Wednesday, February 11, 2015

H2 Health And Happiness Launching


Sumber Foto ; Koleksi dian Anthie

Suatu pengalaman yang luar biasa bagi saya untuk dapat hadir dalam acara Launching H2 Health & Happiness yang dilaksanakan pada hari Sabtu 07 Februari 2015 di Bistronomy Cafe Jl. Ciniru 1 No.02 Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Acara Launching H2 Health & Happiness Skin Series

H2 Health & Happiness adalah umbrella brand dari range produk nutraceutical kalbe yang didasarkan oleh filosofi "Nature's goodness for holistic wellness". Saat ini varian produk yang diluncurkan adalah H2 Health and Happiness Skin Series.

H2 Health & Happiness Skin Series terdiri dari :
  • H2 Health Happiness Firm Skin, untuk kulit normal berminyak membantu menutrisi kulit sehingga menjadi lembab dan elastis dimana kondisi ini umumnya di jumpai pada usia mulai 25 tahun.  
  • H2 Health & Happiness Cherished Skin, untuk kulit kering memebantu mengurangi kerutan dan menjaga tetap awet muda sehingga cocok untuk usia mulai 40 tahun.
  •  H2 Health & Happiness Fair Skin, untuk kulit dengan noda / flek, memebantu mengurangi flek karena sinar matahari dan aging.            
H2 Health & Happiness  merupakan suplemen kecantikan kulit yang terbuat dari kandungan murni dengan bahan-bahan alami utama seperti Astaxentin yang merupakan antioksidan yang berasal dari Alga haematococcus pluvialis , yang berfungsi menjaga elastisitas kulit, melembabkan dan memperbaiki struktur kolagen pada kulit yang rusak akobar radikal bebas. Kemudian kandungan yang kedua adalah Collactive yang terdiri dari Kolagen yang berfungsi sebagai anti wrinkle dan Elastis yang menjaga kelenturan kulit dan meminimalisir terjadinya garis halus dan kerutan. Kandungan selanjutnya adalah Hytolive yang merupakan ekstrak alami dari buah zaitun yang terbukti secara klinis dapat mencerahkan kulit.

Produk ini telah mengalami tahapan penelitian yang mendalam dengan memperhatikan kondisi dan masalah-masalah  yang sering dialami oleh wanita Indonesia yang tinggal di negara dengan 2 musim yang memiliki karakteristik dan problem kulit yang berbeda dengan wanita yang tinggal di negara 4 musim. Rangkaian produk H2 Health & Hapiness Skin Seriesmerupakan kombinasi tepat dan unik untuk mengatasi kebutuhan nutrisi kulit karena disadari bahwa kebutuhan kulit setiap individu berbeda, karena itu produk H2 Health & Happiness di formulasikan secara khusus untuk kebutuhan tiap jenis kulit.

Dalam mengembangkan produk H2 Health & Happiness Skin Series ini Kalbe bekerjasama dengan Biokos Martha Tilaar yang merupakan salah satu perusahaan kecantikan yang ada di Indonesia. Melalui kolaborasi ini H2 Health & Happiness di formulasikan berdasarkan kondisi kulit dan usia setiap wanita Indonesia.

Rangkaian Health & Happiness Skin Series





Rangkaian Kosmetik Perawatan Kulit Biokos




Selain acara launching produk Health & Happiness Skin Series, dalam kesempatan ini kami juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai permasalahan sekitar kulit dan wajah dari para ahlinya di stan-stan yang di sediakan.

Seorang pelanggan sedang berkonsultasi tentang produk Kecantikan Biokos

di Stan Health & Happiness kita dapat berkonsultasi tentang permasalahan kulit wajah



Bagi saya ini adalah pengalaman yang sangat berharga karena saya mendapatkan kesempatan untuk mengenal produk ini lebih jauh lagi dan bagi saya yang telah menginjak usia 38 tahun perawatan kulit baik dari luar maupun dari dalam sangat penting dilakukan karena tubuh kita tidak cukup mendapatkan supan gizi yang dibutuhkan oleh kulit karena faktor usia  oleh karena itu dengan melakukan perawatan wajah dan mengkonsumsi suplemen kesehatan sangat bermanfaat sekali untuk meregenerasi kulit kita yang telah usang.

terimakasih Komunitas Emak-Emak Blogger yang telah berkenan mengizinkan saya ikut hadir dalam acara ini dan terimakasih Kepada Kalbe dan Biokos Martha Tilaar Indonesia atas undangannya dan pengetahunan yang di berikan kepada kami semua.

Saturday, February 7, 2015

Seminar Bersama Mentari Anakku Dengan Tema "Keterlambatan Berjalan Pada Anak"

Sumber Foto : Koleksi Dian Anthie

Suatu pengalaman yang sangat berharga bagi saya karena dapat hadir dalam Acara Afternoon Talk With Mentari Anakku dengan tema yang sangat menarik yaitu "Keterlambatan Berjalan Pada Anak" yang diselenggarakan pada hari Jum'at 06 Februari 2015. Acara ini dapat terselenggara berkat kerjasama antara Mentari Anakku yang merupakan Klinik Psikologi dan Pusat Terapi Anak dengan The Urban Mama.

Sumber Foto : Koleksi Dian Anthie

Sumber Foto : Koleksi Dian Anthie

Acara Afternoon Talk With Mentari Anaku ini menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya masing-masing seperti  Firesta Farizal M.Psi Psikolog,  beliau adalah Pendiri Mentari Anakku yang merupakan Psikolog Anak serta Dosen Fakultas Psikologi Unika Atmajaya kemudian Nining Wijayanti , A.Md.Ft yang merupakan Fisioterapis Anak serta Nur K. Elfiyanti, A.Md.Ft yang juga merupakan Fisioterapis Anak. 

Menurut Penjelasan Firesta Farizal M.Psi Psikologi, setidaknya ada tiga aspek perkembangan pada anak, yaitu :
  1. Aspek Fisik Motorik yaitu pertumbuhan fisik pada anak, semakin bertambahnya usia anak fisiknya semakin berkembang seperti semakin tinggi, berat badannya semakin bertambah dan meningkatnya kemampuan untuk bergerak seperti semakin terampil dalam mengayuh pedal sepeda, tubuhnya semakin fleksibel, berjalannya sudah stabil, dapat berlari dan lain sebagainya.
  2. Aspek Kognitif yaitu kecerdasan pada anak seperti daya ingat, bahasa, logika penalaran dan sebagainya.
  3. Aspek Sosio Emosi yaitu kemampuan anak sebagai individu dalam menjalin interaksi dengan lingkungan sekitarnya seperti perubahan emosional, kepercayaan diri, sosialisasi dan sebagainnya.
Namun sesuai dengan tema talkshow ini, maka Firesta Farizal lebih menitikberatkan pembahasan kepada Aspek Fisik Motorik. Kemampuan motorik sendiri dapat dibagi menjadi dua yaitu motorik halus dan motorik kasar. Kemamapuan Motorik Halus adalah gerakan otot yang melibatkan otot-otot halus seperti menulis, memasang kancing baju, makan dengan sendok, merajut, dan sebagainya. Sedangkan Kemampuan Motorik Kasar adalah gerakan yang melibatkan otot-otot besar seperti berjalan, berlari , berenang , mengayuh sepeda main bola dan sebagainnya. 


Dari perkembangan kemampuan motorik ini lah dapat di lihat tahapan perkembangan pada anak . Sejak Usia 0-1 bulan anak sudah dapat mengangkat kepala,Usia 2-4 bulan tangannya mulai kuat untuk menopang kepalanya, badannya mulai terangkat, sudah bisa balik-balik dari celentang ke tengkurep kemudian  celantang kembali  usia , Usia 5 bulan sudah bisa onggong-onggong, kakinya sudah bisa mulai mendorong badannya keatas usia 6-9 bulan sudah mulai belajar duduk, Usia 7-10 bulan anak mulai berjalan dengan menggunakan bantuan furniture,  Usia 10-13 bulan sudah mulai belajar berdiri  sendiri dengan mudah , Usia 11-14 anak sudah mulai berjalan dengan mudah.

Setiap anak akan mengalami tahap demi tahap peerkembangannya sesuai dengan pola ini  sehingga dengan memahami tingkatan perkembangan anak ini orang tua dapat mendeteksi adanya masalah pada tumbuh kembang balitanya dengan melihat tahapan-tahapan pertumbuhan yang harus dilewati seorang anak seperti misalnya ketika balita telah berusia tiga bulan seharusnya sudah dapat mengangkat kepala dan memegang benda. Namun ketika usia 3 bulan belum dapat mengangkat kepala maka orang tua perlu untuk mewaspadai , kemudian ketika balita berusia 6 bulan normalnya  sudah mulai belajar duduk tetapi anak kita belum bisa berguling ini sudah mulai menunjukan adanya masalah dalam perkembangannya. Kemudian usia 9 bulan anak sudah dapat duduk, kemudian merangkak dan berdiri dengan bantuan orang tua namun jika anak anda belum bisa duduk dengan stabil dan belum bisa merangkak ini juga menunjukan ada hal yang tidak wajar dalam tumbuh kembangnya.

Apa saja yang dapat menjadi penyebab keterlambatan berjalan pada anak ?. Ada tiga faktor yang dapat menjadi penyebab keterlambatan berjalan anak yaitu :
  1. Gangguan Perkembangan yaitu gangguan perkembangan yang di sebabkan oleh banyak hal, seperti celebral palsi , down sindrom, adanya gangguan ketika masa kehamilan yang berdampak pada perkembangan anak, lahir prematur, lahir dengan berat badan terlalu rendah pada saat lahir .
  2. Kurang Stimulasi yaitu seperti terlalu sering di gendong, terbiasa menggunakan baby walker sehingga kesempatan anak untuk menginjakan kakinya di lantai kurang sehingga si anak kurang untuk berlatih berjalan.
  3. pola Asuh, Lingkungan yaitu seperti orang tua yang over protektif sehingga takut anaknya jatuh, anak yang di titipkan kepada kakek dan neneknya sehingga karena mereka takut cucunya jatuh jadi kurang latihan, trauma pada anak misalnya karena jatuh ketika berjalan sehingga anak menjadi trauman sehingga dia enggan untuk belajar jalan kembali.
Sedangkan penyebab keterlambatan berjalan secara specifik menurut sudut pandang Fisioterapi di sebabkan beberapa faktor yaitu antara lain :
  • Gangguan Vestibularis atau keseimbangan adalah tubuh anak tidak dapat mempertahankan satu posisi, contonya ketika anak sudah bisa jalan tetapi sering kali jatuh dan tersandung hal ini perlu di waspadai apakah anak ini mengalami gangguan keseimbangan , orang tua harus memperhatikan berapa sering anak itu jatuh ketika berjalan dan berlari, orang tua harus memperhatikan cara berjalan anak apakah anak itu berjalan dan berlari terlalu terburu-buru, kemudian orang tua juga harus memperhatikan apakah anak ini takut untuk menaiki ayunan bisa saja anak ini mengalami gangguan keseimbangan. Beberapa penyebab gangguan keseimbangan adalah adanya kelainan pada bentuk kaki, atau kelainan pada bentuk tulang dan otot kaki anak sehingga anak mengalami masalah dalam keseimbangannya  kemudian adanya gangguan pada otak kecil anak yang sering di sebut dengan celebrum yaitu otak yang mengatur keseimbangan dan koordinasi pada anak
  • Keterlambatan Motorik Kasar,  biasanya usia normal berjalan pada anak mulai dari 12-14 bulan oleh karena itu orang tua harus khawatir jika usia anak 14 bulan belum bisa berjalan dengan adanya keterlambatan ini menyebabkan keterlambatan pula pada motorik kasar sebelumnnya seperti misalnya anak itu ke duduk dan berangkak. Dengan demikian orang tua harus mewaspadai adanya keterlambatan pada motorik kasar pada anak sehingga mereka dapat segera berkonsultasi kepada ahlinya untuk mendapatkan saran terbaik bagaimana  menstimulasi dan melakukan interfensi dini.
  • Gangguan Sensoris yaitu gangguan sensor yang terjadi pada telapak kaki anak yaitu telapak kaki anak yang sangat sensitif, seperti kepekaan  yang tinggi terhadap kaki anak sehingga ketika kakinya menyentuh lantai atau pasir dengan reflek dia akan bereaksi secara cepat sehingga kakinya di jinjitkan  dengan berjalan jinjit akan mempengaruhi pola jalannya dan mempengaruhi struktur ototnya sehingga akan terjadi pemendekan struktur otot dan tulang-tulang pada kakinya.
  • Abnormal Tonus yaitu kemampuan otot yang tidak dapat menjalankan fungsinya Abnormal Tonus dapat di bagi dua Hipotonus biasanya untuk Down Sindrom ciri-cirinya anak akan malas melakukan gerakan , anak yang malas melakukan gerakan akan menyebabkan terjadinya penurunan pada kekuatan otot atau kelemahan otot. jika anak banyak bergerak akan memperkuat  ototnya dan sarafnya untuk bekerja. Jika ototnya lemah akan berpengaruh pada fungsi sendinya. Hipertonus yaitu Pada Cerebal Palsi  sering ditemui yaitu seperti ada tahanan pada ototnya, sehingga begitu anak mendapat sentuhan ototnya akan mengeras dan kaku biasanya strutur tubuhnya akan berbentuk S dan koreosis miring kanan dan kiri, karena dia sering  stag pada satu posisi sehingga dapat terjadi pemendekan pada otot-ototnya.
  • Abnormal bentuk tungkai dan kakinya biasanya di sebabkan karena adanya gangguan sensorik dan abnornal tonus, berikut ini contohnya :
Sumber Foto : Koleksi Dian Anthie

Dengan melihat beberapa faktor penyebab keterlambatan berjalan pada anak ini maka orang tua harus  :

  1. Memahami tahapan demi tahapan perkembangan pada anak , sehingga orang tua dapat mengetahui apa  saja yang harus dilakukan dan di kuasai anak sesuai dengan usianya .
  2. Berikan stimulasi yang konsisten dan  berkelanjutan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
  3. Lakukan deteksi secara dini , jika ada yang mencurigakan pada tumbuh kembang anak segera           berkonsultasi kepada dokter atau psikolog anak.
  4. Lakukanlah apa yang disarankan dokter atau psikolog, lakukanlah latihan di rumah atau ikuti program terapi yang dibutuhkan oleh anak.
  5. Konsistenlah untuk melakukan terapi di rumah dan konsisten untuk datang ke klinik terapi


Jika kesemuanya ini dilakukan dengan teratur dan sabar Insya Allah maka permasalahan dalam keterlambatan berjalan pada anak dapat diatasi yang terpenting adalah apabila anak kita mengalami masalah dalam tumbuh kembangnya jangan malu untuk bertanya dan berkonsultasi pada ahlinya karena mencegah lebih baik dari pada mengobati, tak perlu berkecil hati dan kecewa karena setiap anak yang dilahirkan kedunia ini adalah amanah dan hadiah terindah dari Allah Yang Maha Esa, jaga , didik dan limpahkanlah kasih sayang serta cinta kepada mereka karena mereka istimewa.