Monday, November 10, 2014

Menanamkan Budaya "Malu" Pada Anak

Budaya " Malu" akhir-akhir ini mengalami penurunan yang sangat signifikan sehingga banyak sekali pemberitaan  bermuculan di media masa baik cetak maupun elektronik tentang dekadensi moral.  Seperti kasus korupsi, penipuan, pelecehan seksual, kekerasan, dan sebagainya.
Hal ini terjadi karena semakin menurunnya rasa malu di dalam individu-individu sehingga mereka tidak lagi merasa sungkan untuk berbuat salah dan  melanggar aturan. Buktinya dengan semakin gencarnya pemberitaan tentang kasus korupsi tidak menurunkan samangat dan keinginan mereka untuk korupsi. Justru malah sebaliknya angka korupsi semakin meningkat. 


Ini menunjukan bahwa budaya malu untuk berbuat yang tidak baik semakin menurun dan punah. Oleh karena itu untuk menyelamatkan generasi selanjutnya para orang tua hendaklah selalu menanamkan budaya "malu" kepada putera-putrinya.  Budaya malu yang di maksudkan di sini adalah malu untuk mencontek,  malu untuk berbohong, malu untuk berbuat curang, malu untuk berpenampilan yang tak sopan dan malu untuk melakukan perbuatan yang melanggar Norma Agama, Hukum, Etika dan Moral. 


Pembiasaan ini harus dilakukan sejak usia dini, karena pada usia seperti ini anak-anak akan lebih mudah mengingat apa yang mereka lihat dan dengar. Proses penanaman budaya malu ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama, dan mereka membutuhkan sosok figur seseorang yang patut mereka teladani dan dengarkan  oleh karena itu orang tua sepatutnya menjadi contoh bagi putera-putri mereka dalam menerapkan budaya malu ini.


Saya rasa jika kita menanamkan budaya malu ini di dalam pribadi masing-masing maka dekadensi moral akan dapat ditanggulangi dengan sendirinya. Sebelum kita mengajarkannya kepada putera-putri Kita tentang budaya malu, selayaknya Kita harus berusaha menerapkan itu di dalam aktifitas kehidupan sehari-hari dengan secara langsung . Dengan demikian anak-anak kita akan belajar menerapkan itu pula di dalam kehidupannya sehari-hari baik di lingkungan tempat tinggal maupun lingkungan sekolah. Sehingga mereka akan tumbuh menjadi anak-anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual namun mereka juga memiliki pribadi yang santun, berbudi luhur, taat kepada Agama serta menjadi generasi penerus yang membawa pembaharuan menuju Indonesia Baru yang lebih baik lagi.

No comments:

Post a Comment

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^