Saturday, December 21, 2013

Tetap Bugar Walaupun Usia Telah Lanjut

     Pagi ini saya berangkat kerja lebih lambat dari biasanya, hal ini di sebabkan karena saya harus mengambil rapot si Teno. Setelah selesai mengambil rapot si Teno, saya naik Metro Mini  69 Jurusan Ciledug-Blok M. Setelah sampai di daerah Larangan naiklah seorang nenek dan beliau duduk di samping saya. Pada awalnya saya tidak begitu memperhatikannya. Perhatian saya hanya tertuju kepada perjalanan sepanjang jalan Ciledug Raya yang padat dengan kendaraan bermotor.

     Setelah beberapa lama saya berdiam diri, tiba-tiba saja si nenek yang duduk disamping saya tersenyum dan membuka percakapan dengan berkata " Macet benar ya perjalanannya, tadinya saya mau naik ojeg tetapi abangnya tidak mau kalau di bayar Rp 15.000,- !".
Saya hanya tersenyum ke arah nenek ini dan berkata " Memangnya Ibu mau kemana ?" .
Kemudian si Nenek pun menjawab " Saya mau ke Blok M, mau pergi ke daerah Benhil. Karena saya punya toko di sana ".



    Akhirnya terjadilah percakapan yang sangat seru antara saya dengan sang nenek yang saya belum tahu namanya. Si Nenek berkata usianya sudah 80 Tahun dan beliau masih sering berpergian seorang diri tampa didampingi putra atau putrinya. Beliau berkata bukan berarti anak-anaknya tidak ingin mengantarnya. Sebenarnya mereka sangat khawatir dengannya tapi beliau tidak ingin merepotkan anak-anaknya dan beliau merasa masih mampu pergi seorang diri.

     Sepanjang pembicaraan kami tampak sekali jika beliau masih bugar dan sehat, karena dari pembicaraan kami yang ngalor ngidul, saya melihat tidak ada tanda-tanda bahwa beliau sudah pikut .Beliau sangat humoris  dan ucapannya jelas sekali, beliau bercerita masih suka mengadakan reonian dengan teman-teman SDnya yang masih ada sampai saat ini dan mereka sering bertemu walaupun hanya sekedar untuk berbincang-bincang saja.

     Saya merasa takjub sekali, seusia beliau masih bisa berpergian seorang diri tanpa di temani anak atau cucu dan masih suka bertemu dengan kawan-kawan lamanya. Saya tidak tahu dan belum sempat menanyakan bagaimana beliau merawat dirinya dan menjaga kesehatannya sehingga tetap bugar dan sehat. Namun dari pembicaraan kami sedari tadi saya mengambil sebuah kesimpulan bahwa beliau seseorang yang memiliki sifat terbuka dan senang berdialog, memiliki selera humor yang tinggi, wawasan yang dimilikinya pun cukup luas sepertinya beliau selalu mengikuti perkembangan yang ada entah dengan membaca atau lewat obrolan sehingga apapun topik pembicaraan kita selalu nyambung dan seru.

     Ternyata dengan memiliki pemikiran yang luas dan terbuka, senang bergaul, memiliki selera humor  dan sering melakukan diskusi atau mengikuti perkembangan yang ada entah melalui media surat kabar, majalah atau pun media elektronik dapat membuat kita tetap bugar dan sehat. Karena pikiran yang positif sangat berpengaruh terhadap kesehatan jiwa dan jasmani. Oleh karena itu kita yang masih muda dan sehat tak ada salahnya mencontoh si nenek ini dan semoga saja saat usia kita seperti beliau, kita masih diberikan kesehatan dan kebugaran layaknya beliau sehingga kita masih tetap produktif dan berkarya walaupun usia tak lagi muda.
Selamat berkarya Sahabat. ^_^



4 comments:

  1. kok aku sekarang baru nyadar.. selama ini aku jarang makan.. kadang sehari dua kali,, bahkan sekali...
    pola makan tak teratur dan seterusnya,,
    terimakasih bu atas pengalamannya..

    by; www.makruf.com

    ReplyDelete
  2. Sama-sama mas Agha, semoga selalu sehat ya dan trimakasih atas kunjungannya ^_^

    ReplyDelete
  3. Kesehatan memang mahal harganya. Tapi lebih mahal saat sakit
    Mari menjaga kesehatan biar gak ngeluarin kantong utk berobat

    salam kenal

    ReplyDelete
  4. heeeheee betul itu, salam kenal mba Rizka ^_^

    ReplyDelete

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^