Monday, December 30, 2013

Besarnya Pengaruh Pola Didik Dan Asuh Keluarga Dalam Pembentukan Karakter Seorang Anak

     Masa Kanak-kanak adalah masa yang paling tepat untuk menanamkan nilai-nilai dasar, seperti Nilai  Agama, Budi Pekerti, Moralitas, Disiplin dan sebagainya. Karena pada usia balita hingga anak-anak mereka seperti spons yang cepat menyerap dan mengingat apa yang mereka dengar dan lihat. Nilai-nilai yang kita tanamkan ini akan menjadi fondasi awal bagi pembentukan karakter, mentalitas dan pola berfikir mereka kedepannya. 

     Anak-anak belajar dari lingkungan terdekatnya yaitu keluarga. Dari keluarganya lah anak-anak ini belajar bagaimana berkata, berlaku dan bersikap. Bisa kita bayangkan betapa besarnya peranan orang tua dalam penanaman nilai dasar ini yang sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter seseorang di masa yang akan datang.

     Anak-anak yang diasuh dan dididik di dalam lingkungan keluarga yang keras, dengan pola pendidikan yang keras akan berbeda sekali karakter dan wataknya  dengan anak-anak yang diasuh dan dididik dalam keluarga yang penuh cinta, kasih sayang dan toleransi. Karena apa yang mereka dapatkan dan terima sedari kecil sudah masuk ke dalam ingatan mereka dengan sangat baik dan tersimpan sangat rapi.


     Anak-anak yang terbiasa mendapatkan perlakuan keras dan kasar dari orang tuanya akan cenderung  bersikap agresif, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang agresif, mudah tersulut emosinya dan sering kali tidak dapat mengendalikan amarahnya Dan ketika mereka menjadi orang tua maka pola didik yang pernah mereka terima sedari kecil besar kemungkinan mereka terapkan juga  kepada anak-anak mereka di kemudian hari.

     Oleh karena itu sebagai orang tua, saya merasa  kita harus terus belajar dan berusaha melakukan introspeksi diri karena mungkin tanpa kita sadari kita pernah melakukan hal seperti ini kepada anak-anak kita. Apalagi jika kita terbiasa dididik dengan keras oleh orang tua kita sewaktu kecil,  maka tidak menutup kemungkinan kita juga secara reflek bisa saja melakukan hal ini kepada anak-anak kita.

     Namun tidak ada kata terlambat untuk memperbaikinya. Karena itu sebagai orang tua, kita  jangan pernah bosan untuk bertanya dan memperkaya diri dengan ilmu tentang pola didik dan asuh  anak-anak. Banyak-banyaklah membaca buku atau  browsing di internet seputar dunia anak baik tentang tumbuh kembangnya, perkembangan psikologisnya dan pendidikannya baik pendidikan formal maupun non formal. Karena kitalah yang berperan penting dalam pembentukan karakternya sedari dini. Semoga  putra putri kita memiliki karakter dan kepribadian yang baik sehingga mereka tidak hanya memiliki IQ yang tinggi, tetapi juga EQ yang mempuni sehingga terjadi kesimbangan  antara intelektual dan mentalitasnya.


1 comment:

Selamat Datang Di blog ini, silahkan sahabat meninggalkan jejaknya dan Trimakasih atas kunjungannya ya ^_^