Saturday, June 9, 2018

Ngabuburit Sehat Bareng Menteri Kesehatan RI Dengan Tema "Mudik Sehat , Aman Dan Selamat"


Tak terasa tinggal 5 hari lagi Kita akan meninggalkan bulan Ramadhan, dan memasuki 1 Syawal 1439 H. Biasanya memasuki H-5 menjelang Hari Raya Idul hampir sebagian besar masyarakat di Kota-kota besar seperti Jakarta melaksanakan Tradisi Mudik. 

Tradisi Mudik adalah suatu Tradisi yang Biasanya dilakukan oleh orang-orang yang tinggal di Kota-kota Besar dengan mengunjungi Kampung Halamannya dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga Besarnya.

Tradisi ini dilaksanakan oleh Masyarakat  Indonesia dari Tahun ke Tahun dan sudah bersifat Nasional. Karena Hal ini menjadi bersifat Nasional, maka  Pemerintah Pusat memberikan perhatian penuh terhadap Pelaksanaan Tradisi Mudik ini.

Penanganan Tradisi Mudik ini melibatkan kerjasama antara beberapa Department Dan lintas sektor. seperti Department Kesehatan RI misalnya. Untuk menghadapi Tradisi Mudik Department Kesehatan RI menggelar berbagai program Dan kegiatan. Salah satu kegiatannya adalah menggelar Acara "Ngabuburit Sehat  Bareng Menteri Kesehatan Republik Indonesia"

Acara Ngabuburit Sehat Bareng Menteri Kesehatan Republik Indonesia ini digelar dengan mengambil tema "Mudik Sehat, Aman Dan Selamat" yang  diselenggarakan pada hari Selasa, 05 Juni 2018 berlokasi di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur.

Acara Ngabuburit Sehat Bareng Menteri Kesehatan Republik Indonesia ini diisi dengan berbagai kegiatan antara lain :
  1. Bagi-bagi Takjil Sehat
  2. Games Sehat Dan Merchandise
  3. Edukasi Puasa Dan Mudik Sehat
  4. Musik Akustik
  5. Ngobrol  Bareng Blogger Dan Komunitas Otomotif

Acara Ngabuburit Sehat Bareng Menteri Kesehatan Republik Indonesia dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek SpM (K) beserta para Pejabat di Jajaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pejabat Kepolisian setempat, Kepala Puskesmas Kampung Rambutan, serta Tamu undangan lainnya, Komunitas Otomotif  dan Blogger.


Acara Ngabuburit Sehat Bareng Menteri Kesehatan Republik Indonesia berjalan dalam suasana santai dan penuh dengan kekeluargaan. Dalam obrolan santai ini Menteri Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan sambutanya antara lain : Rasa Syukur Beliau kepada Allah SWT, atas terselenggaranya Acara Ngabuburit Sehat Bareng Menteri Kesehatan RI ini, dan ungkapan terimakasih Beliau atas kehadiran para Tamu undangan yang hadir dalam Acara tersebut.

Lebih lanjut Beliau menyampaikan bahwa Tradisi Mudik "Merupakan Tradisi tahunan menjelang Idul Fitri, Momen silahturahmi keluarga ini tidak tergantikan meski telah ada beragam alat komunikasi yang semakin canggih. Orang-orang rela antri, berdesak-desakan serta macet panjang demi bisa melaksanakan tradisi pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga saat Idul Fitri".

"Tetapi setiap tahun pada musim mudik selalu terjadi kasus kecelakaan yang memakan korban jiwa, walau pun secara umum mengalami penurunan dari tahun 2016 ke 2017. Pemerintah berkomitmen bahwa tahun ini tidak boleh ada kemacetan di jalan tol dan zero accident pada angkutan umum, maka Tugas Kementerian kesehatan untuk menyiapkan pos kesehatan di terminal angkutan umum dan di daerah rawan kecelakaan".

Selain itu Kementerian Kesehatan juga ikut serta dalam pengendalian kecelakaan lalu lintas dengan mengecek kesehatan pengemudi, melakukan edukasi kepada masyarakat dan menyiapkan pos-pos kesehatan di terminal, pelabuhan dan menyediakan layanan darurat melaui 119.

Dalam kesempatan ini pula disampaikan 15 Pesan Tips Mudik Sehat, Aman dan Selamat yang ditujukan kepada pemudik, pengemudi dan masyarakat umum yaitu antara lain :
  1. Siapkan fisik  yang sehat dan prima sebelum mudik;
  2. Periksa kondisi kelayakan kendaraan;
  3. Tidak meminum obat-obatan atau minuman yang menyebabkan kantuk sebelum dan selama mengemudi;
  4. Beristirahat selama 15 menit setiap telah mengemudi selama 4 jam;
  5. Jangan paksakan mengemudi bila sudah lelah atau mengantuk;
  6. Disiplin dan patuh rambu lalu lintas;
  7. Kendalikan kecepatan kendaraan pada kondisi jalanan rusak, bergelombang, saat hujan, dan cuaca buruk;
  8. Kendaraan tidak melebihi muatan yang layak;
  9. Gunakan masker dan lindungi diri dari polusi udara;
  10. Jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal;
  11. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum makan;
  12. Konsumsi makanan dan minuman yang sehat;
  13. Buanglah sampah pada tempatnya;
  14. Tidak buang air kecil/besar sembarangan, gunakan toilet yang tersedia; dan
  15. Bila sakit, manfaatkan pos kesehatan terdekat.
Dalam sambutanya Ibu Menteri Kesehatan Republik Indonesia Juga menyampaikan himbawan kepada Seluruh Masyatakat untuk bersama-sama Pemerintah berpartisipasi dan mendukung kelancaran mudik pada tahun ini dengan bersama-sama memperhatikan keselamatan masing-masing.

Dan Beliau menyampaikan juga pesannya agar sesampainya di kota mudik tujuan, dan merayakan hari raya Idul Fitri, agar masyarakat tetap menjaga konsumsi makanan selama hari raya, seperti:

  • Membatasi konsumsi Gula, Garam, dan Lemak;
  • Tetap berperilaku hidup bersih dan sehat di hari raya;
  • Pastikan sayur dan buah tetap ada di dalam hidangan lebaran;
  • Dan tetap jaga kebugaran dengan rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari.
Acara selanjutnya dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol santai  bersama dengan calon pemudik, baik dari kalangan Masyatakat Umum, Komunitas Otomotif, Blogger serta Pengemudi sendiri.

Ibu Nila sangat antusias sekali mendengarkan cerita Pengalaman dari Para Pemudik ini Dan Beliau pun memberikan Saran serta tanggapan terhadap cerita yang disampaikan oleh Para Pemudik.

Setelah ngobrol--gobrol santai selesai dilaksanakan Menteri Kesehatan Republik Indonesia mengunjungi Posko Kesehatan Mudik yang disedikan di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur. Selain itu Beliau Juga mengunjungi Bus- bus yang Akan digunakan untuk membawa para penumpang yang akan Mudik.

Acara selanjutnya ditutup dengan photo bersama dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dimulai dari Para Supir Bus Antar Kota Dan Provinsi, Komunitas Otomotif, Petugas Terminal Kampung Rambutan, Blogger, serta Buka Puasa bersama.

Bagi Saya yang mengikuti kegiatan ini mulai dari awal hingga selesai apa yang diselenggarakan pada hari Selasa 05 Juni 2018 yang lalu merupakan kegiatannya yang positif sekali dan mendapatkan perhatian besar dari Masyarakat yang Ada di sekitar Terminal Kampung Rambutan.

Edukasi semacam ini sangat penting buat masyarakat Umum karena masih banyak Juga yang belum mahami bagaimana Menjaga Kesehatan Dan keamanan saat hendak Mudik. Selain itu Acara ini juga mendekatkan Kita dengan para Pejabat Pemerintahan yang mungkin hanya bisa Kita Saksikan lewat layar kaca. Semoga edukasi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang Alan melaksanakan Tradisi Mudik, semoga mereka dapat tiba ditempat tujuan dengan Selamat Dan Sehat.

Demikianlah yang Saya sampaikan, terimakasih kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia , Komunitas Bloggercihuy atas kesempatan yang diberikan kepada Saya sehingga dapat menghadiri kegiatan ini.

Sampai berjumpa dilain kegiatan ya , Wasalamualaikum Wr.Wb...






Thursday, May 24, 2018

Diskusi Publik #RuangAksi02 : Mengenai Kendaraan Listrik


Saya sangat senang menghadiri seminar atau diskusi yang membahas topik yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan baik di media cetak , elektronik maupun media sosial karena bagi Saya ini merupakan Ilmu Pengetahuan Baru yang tidak mudah Saya dapatkan. Karena itu ketika Saya ditawarkan untuk menghadiri Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Coaction Indonesia oleh Bunda Elisa Koraag Saya sangat senang sekali.

Diskusi Publik yang diprakarsai oleh Coaction Indonesia #RuangAksi dilaksanakan pada Hari Kamis, 24 Mei 2018 berlokasi di Tanamera Coffee Jl. KH. Ahmad Dahlan Kby. No.16, RT.13/RW.1, Kramat Pela, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12130.

Diskusi ini merupakan Agenda Rutin yang diselenggarakan oleh Coaction Indonesia #RuangAksi setiap Dua Bulan Sekali dengan Isue-isue yang sedang trand yang banyak di bahas di Media dan Beberapa Komunitas yang mereka ikuti. Terutama yang berkaitan dengan Topik Energi Terbaharukan. Dengan harapan melalui diskusi yang dilakukan ini dapat dibahas di berbagai komunitas yang ada dalam Jejaring Coaction Indonesia.

Diskusi Publik #RuangAksi ini merupakan Diskusi kedua yang diselenggarakan yang dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari Pejabat Pemerintahan , Para Ahli, Akademia, Mahasiswa, Media, Blogger, serta masyarakat umun dengan harapan bahwa Isue-isue yang disampaikan dalam diskusi ini terutama mengenai Energi Terbaharukan dapat menjadi wacana yang semakin besar karena Energi Terbaharukan sangat potensial dilaksanakan di Indonesia.

Diskusi Publik #RuangAksi kedua ini dibuka oleh Direktur Executive Coaction Indonesia Ibu Rebecca Angeline yang memaparkan tentang apa itu Coaction Indonesia dan Topik yang akan dibahas kali ini.
Rebecca Angeline Direktur Executive Coaction Indonesia

Diskusi Publik #RuangAksi kedua kali ini mengambil Tema mengenai Kendaraan Listrik yang saat ini sedang menjadi Issue hangat di Masyarakat. Diskusi Publik kali ini dihadiri oleh Narasumber yang Ahli di Bidangnya masing-masing. Seperti Bapak Aryo Panji Pramono Jati  dari Kementerian Energi Dan Sumber Daya  Manusia Koordinator Ketenaglistrikan Direktorat Ketenagalistrikan , kemudian Bapak Ikhsan Asaad General Manager PLN Disjaya, dan Bapak Bambang Tri Soepandji Direktur Tehnik  PT. Mobil Anak Bangsa.

Diskusi Publik #RuangAksi ke Dua ini dibuat dalam bentuk talkshow, sehingga tidak ada Pemaparan Materi, yang kemudian akan di tanggapi oleh 4 (empat) orang Peserta yaitu antara lain Zacky Ambadar dari GIZ Sutri Nama, kemudian Achmad Safrudin dari KPBB, selanjutnya Darmaningtyas Direktur Institute Instran, Dan Terakhir Rifqi Azmi dari Forum Diskusi Transportasi Jakarta.
Bapak Aryo Panji Pramono Aji Perwakilan daru KESDM

Menurut Pak Aryo dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia melihat pengembangan Kendaraan Listrik ini dari segi Energi Securities yang dilihat dari beberapa faktor yang perlu diperhatikan yaitu antara lain :
  1. Availability yang perlu diperhatikan bahwa terkait pada kemampuan untuk menyediakan Energi Listrik secara mandiri tidak tergantung pada pihak asing dan memprioritaskan pada Energi lokal.
  2. Accessibility bagaimana kemampuan Kita untuk memberikan access bahwa Energi itu mudah untuk dicapai Masyarakat. 
  3. Accountability Terkait dengan harga, akan percuma jika Energi itu telah sampai kepada masyatakat akan tetapi harganya tidak terjangkau oleh masyarakat.
  4. Aksesibility terkait dengan Perlindung terhadap lingkungan menjadi prioritas utama .
Bergerak dari sisi itulah maka KESDM melihat setiap Tahun dari 2006 hingga 2016 Konsumsi BBM untuk Perjalanan Darat selalau Naik 5% setiap tahunnya. Ini menjadi issue bagi KESDM bahwa sekarang Indonesia sudah menjadi Net Importir untuk Minyak Bumi ini menjadi permasalahan bagi KESDM.

Disisi Pembangkit Tenaga Listrik usah-usaha untuk mengurangi ketergantungan dengan Minyak Bumi selalu dilakukan dengan Cara mengurangi porsi Pembangkit Listrik dengan bahan bakar Minyak. Melihat kondisi ini KESDM sudah berupaya mengurangi penggunaan bahan Minyak mengkonversi dengan energi yang tersedia banyak di Indonesia dan memang pada saat ini penggunaan Energi paling besar untuk bahan bakar yaitu pada Batubara.

Melihat dari sisi Transportasi adanya perkembangan positif dengan adanya Peningkatan penggunaan kendaraan listrik dari Tahun 2006 hingga Tahun 2016 sebesar 11,5%/tahun.

Ini Hal yang harus diantisipasi oleh KESDM ketika nanti pertumbuhan Kendaraan meningkat, Permintaan BBM meningkat  dan sangat tergantung dengan Minyak Eksport sehingga hal ini yang melatarbelakangi KESDM until mengembangkan Kendaraan Listrik. Dengan menggunakan Energi Listrik akan banyak pilihan Energi primer yang bisa digunakan, bisa menggunakan Batubara, Gas, renewable energy, untuk menggerakan Mobil itu.

Untuk Mobil Listrik yang dikembangkan mungkin tidak zero emission tetapi setidaknya less emission. Kenapa ?  Karena kendaraan Listrik yang menggunakan motor bakar pastinya menghasilkan emisi, tetapi Emisi di sini lebih minimum dari hasil pembakaran Minyak Bumi

Hal tersebut ada juga di Pembangkit Tenaga Listrik. Comtohnya kita membakar Batubara menghasilkan emisi CO2 dan yang lainnya namun mendapatkan pengawalan ketat ada Peraturan Permen LH yang menentukan batasan Emisi untuk Pembangkit Listrik. Kemudian ada peralatan-peralatan untuk mengontrol emisi tersebut. Ditambah dengan mengkonversi dari energi primer untuk Pembangkit Listrik besar maka emisinya Akan bertambahnya namun dalam bentuk yang berbeda hasil pembakarannya.

Di Tahun 2017 Satu bulan setelah Lebaran Ada inisiatif dari KESDM untuk mempercepat perkembangan mobil listrik di Indonesia. Secara regulasi sudah termasuk dalam Ruen secara peraturan ada Prepres Nomer 22 Tahun 2017 terkait dengan kendaraan listrik di Indonesia. Dan masing-masing kementerian sudah mendapatkan tugasnya masing-masing sesuai dengan ruang lingkup kerjanya. Sedangkan untuk KESDM bertugas mengembangkan SPLU dan terkait juga dengan supply daya listriknya.

Tengah Bapak Ikhsan Asaad General Manager
PLN Disjaya

Sehubungan dengan hal ini menurut General Manager PLN Disjaya bapak Ikhsan menjelaskan bahwa selama ini ada kesan PLN alergi dengan energi terbarukan , sebenarnya bukannya alergi tetapi untuk menghasilkan listrik dengan menggunakan energi terbarukan membutuhkan dana yang cukup besar karena dari pusat sumber energi sangat jauh dari lokasi pengolahan listriknya sehingga membutuhkan biaya yg tinggi.

Misalkan untuk menghasilkan 5.000 Ribu Mega Watt listrik membutuhkan kabel berpuluh kilometer untuk bisa menarik bebannya. Sehingga prosesnya menjadi mahal.

Sebagai contoh untuk melakukan pemasangan istalasi listrik di daerah Papua membutuhkan 120 Juta/keluarga rata-rata. Karena dalam satu Desa jumlah penduduknya hanya beberapa orang saja. Belum lagi menarik kabelnya.

Di tahun 2025 PLN diberikan target untuk mengembangkan energi terbarukan sebesar 25% . Membicarakan pasokan listrik Bapak Ikhsan menjelaskan lebih dari cukup. Apalagi ada program dari pemerintah yaitu menghasilkan 35.000 Ribu Mega Watt yang merupakan programnya Pak Jokowi dan saat ini sudah dilaksanakan dan menghasilkan 12.000 Ribu Mega Watt. Hal ini dilakukan karena kita tidak ingin terjadi devisit energi listrik di Indonesia seperti 10 tahun lalu.

Selanjutnya Bapak Ikhsan menjelaskan bahwa PLN juga sudah menandatangani MOU dengan berbagai produsen Mobil dan Motor Listrik terkait dengan pengujian untuk kendaraan listrik dan saat ini  tersedia 1400 SPLU diberbagai titik di Jakarta yang disediakan oleh PLN yang pada awalnya dibangun untuk mempermudah pedagang Kaki 5 untuk mendapatkan listrik secara resmi. Sehingga pemilik kendaraan  motor Listrik tidak perlu khawatir jika kehabisan listrik di jalan

PLN juga sudah menjalin kerjasama dengan produsen Motor Listrik VR. Pada saat ini sudah beredar 1000 kendaraan bermotor listrik. Bapak Ikhsan juga mengaJak komunitas Motor Listrik untuk melakukan uji coba jalan jalan dari Gambir menuju Kota Tua bolak balik ternyata batrainya masih kuat cuma menggunakan 2 KW/jam sekitar Rupah 3.200,- bandingkan jika menggunakan motor dengan bahan bakar minyak bisa sekitar 2 liter. Inilah yang mendorong PLN untuk terus meyakinkan masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik. Dan Pemerintah supaya Perpres ini segera disyahkan.

Menurut Pak Ikhsan "Listrik ini jika digunakan dengan baik akan membuat hidup ini lebih nikmat". Karena itu Taqline PLN adalah membuat masyarakat Lebih Mudah dan Nikmat dalam menggunakan listrik. Memang saat ini harga kendaraan Mobil listrik masih mahal sekitar 4 Milyar untuk Merk BMW High Five yang plugin namun untuk perjalanan di jalan berlubang tidak ada masalah.

Terkait dengan energi bersih yang dihasilkan oleh PLN Bapak Ikhsan menjelaskan kembali bahwa tahun 2025 PLN ditargetkan untuk mengembangkan energi terbarukan sebesar 25% memang untuk menghasilkan listrik ini memerlukan biaya yang cukup besar dan masih mahal dibandingkan dengan Batubara, walaupun beberapa waktu lalu Batubara mengalami peningkatan harga sekitar 108 dolar/ton. Menurut Pak Ikhsan kita memang harus mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Terbarukan untuk mencapai peningkatan 25% di tahun 2025. Saat ini sudah ada 170 rumah tangga yang menggunakan Roof toof . Dan tidak menutup kemungkinan bahwa SPLU yang disediakan nanti akan menggunakan tehnologi Roof Toof untuk menghasilkan Energi listrik.

Narasumber ketiga Bapak Bambang Tri Soepandji
Direktur Tehnik PT. Mobil Anak Bangsa

Pembahasan selanjutnya beralih kepada Bapak Bambang yang merupakan Direktur Tehnik PT. Mobil Anak Bangsa. Beliau menjelaskan bahwa PT. Mobil Anak Bangsa didirikan atas inisiatif Jendral Purnawirawan Moeldoko pada waktu itu tahun 2016 Pak Bambang diminta untuk mengembangkan kendaraan yang bertenaga listrik.

Saya menyarankan untuk mengembangkan Bis listrik. Kenapa saya pilih untuk membuat Bis Listrik ?? Karena biaya investasinya tidak terlalu besar. Kemudian infrstruktur untuk membuat Bus Listrik jauh lebih mudah dari pada membuat mobil listrik.

Saat ini ada 5 perusahaan produsen mobil kecil atau karoseri yang terkenal. Jika kita mulai produksi mobil kecil seperti sedan maka biaya produksinya sangat mahal jika dibandingkan dengan memproduksi kendaraan Bus listrik lebih murah.

Jika kita lihat di Indonesia untuk saat ini pembuatan Mobil listrik di Indonesia baru pada tahap untuk penelitian belum diproduksi secara komersial.

Karena itu MAB melakukan trobosan baru, yang dilakukan oleh MAB dikhususkan pada disainnya dulu sedangkan komponennya multisorsing , mungkin di Indonesia hal ini belum populer terdengar tapi hal ini sudah dilakukan oleh produsen mobil besar seperti BMW, Mercedes, untuk melakukan multisorsing. Untuk MAB ada tiga hal yang perlu kita ketahui :
Pertama untuk body Bus kita produksi di 100% di Indonesia. Untuk Komponen elektroniknya yang prototype ke dua sudah di produksi di Indonesia, sedangkan prototype yang pertama untu komponen elektroniknya kita beli dari luar negeri. Ada yang dari Cina, Jepang dan Korea itu diintregrasikan dan diterapkan di prototype satu untuk menguji cova apakah sistem kelistrikannya sudah berjalan dengan baik.

Setelah prototype kesatu diuji coba dan evaluasi kira kira sekarang sudah 4.000 ribu kilo jarak pengujiannya jadi dari Jakarta ke Magelang , Magelang-Jakarta. Untuk menguji sistem megatroniknya. Setelah selesai menguji prototype satu , maka di kembangkan dan diuji coba Prototype dua yang  nantinya akan digunakan di Bandara. Untuk prototype kedua Body full dikerjalan di Indonesia, sedangkan komponennya masih banyak dari Jerman, Untuk batrainya dilakukan sorsing dari China.

Mobil listrik berbeda dengan mobil berbahan bakar minyak. Untuk memproduksi mobil listrik kita bisa bertanya kepada end-user berapa jarak tempuh  untuk mobil yang ingin mereka miliki. Dan harga batrai pada kendaraan listrik sekitar 45% dari seluruh harga produksi mobil listrik. Untuk di Indonesia lebih baik mengembangkan pada body dan  komponen bus saja sedangkan batrai biarlah import dari negara lain seperti China. Menuru Bapak Bambang MAB lebih memfokuskan pada pengembangan hilirnya dulu. Pak Bambang juga menjelaskan bahwa MBA membuat bus listrik berdasarkan kebutuhan.

Pembahasan yang disampaikan oleh para Narasumber sangat menarik sekali sayang sekali karena waktunya sangat terbatas sehingga tidak dibuka forum tanya jawab. Hanya tanggapan dari keempat penaggap saja.

Menurut saya satu hari tidak cukup untuk membahas topik yang sangat menarik ini, karena pembahasanya sangat menarik dan bermanfaat sekali, saya berharap agar fotum seperti ini di gelar kembali agar kita dapat menggali informasi yang lebih dalam lagi mengenai kendaraan listrik ini.

Acara selanjutnya dilanjutkan dengan tanggapan dari para penanggap, diskusi dan penyerahan cendramata kepada para Narasumber dan diakhir dengan buka puasa bersama .

Demikianlah acara diskusi yang saya ikuti, sampai berjumpa dipembahasan selanjutnya.














Saturday, May 19, 2018

Waspadalah.. ! , Anak-anak Itu Peniru Yang Ulung

Saya dan Keponakan Perempuan yang Kecil

Kebetulan sekali Saya punya 2 ( Dua) Orang Keponakan yang masih Balita laki-laki  dan perempuan usianya yang laki-laki 2 tahun Dan yang perempuan menjelang 4 Tahun Dan yang paling besar, perempuan dan sudah bersekolah di Sekolah Dasar, usianya  7 Tahun.

Memiliki 3 ( Tiga) orang Keponakan yang masih kecil-kecil sangat menyenangkan karena mereka lucu Dan menggemaskan. Tetapi di sisi lain memiliki anak atau keponakan yang masih Balita dan anak-anak juga banyak hal yang harus Kita jaga dan perhatikan dengan baik-baik karena anak-anak dan Balita sangat cepat sekali meniru apa yang kita ucapkan dan lakukan. 

Contohnya saja setiap main dengan teman-teman di luar Rumah Ada saja kosa kata baru yang mereka bawa ke Rumah. Seperti kemarin saat keponakan Saya yang paling besar bermain dengan adik perempuannya mereka bertengkar dan terdengar kata- kata "Bego..loh..". dari bibir sang Kakak.

Mendengar si Kakak berucap kasar seperti itu kepada adiknya membuat Saya terkejut mendengarnya, karena kami di rumah tidak pernah berkata kata kasar seperti itu apalagi di depan anak-anak.

Saya bertanya kepada Ibunya dari mana si Kakak mendapatkan kata-kata kasar itu ? . Ibunya menjawab tadi Siang dia main dengan anak tetangga yang tidak jauh dari rumah dan pulang-pulang sudah membawa bahasa makian baru.

Karena saya dekat dengan keponakan, Saya bertanya kepadanya kenapa dia berkata seperti itu kepada adiknya, itu kata-kata yang jelek jangan di tiru. Tapi karena mereka masih anak-anak agak sulit memang memberikan pemahaman kepada mereka, jadi Saya berusaha memberikan pemahaman sesuai dengan usiannya.

Nah yang Saya sangat khawatikan adalah anak tetangga ini yang kesehariannya memang sering berkata kasar dan memaki. Karena dirumahnya Orang Dewasanya pun melakukan hal yang sama sehingga mereka dengan mudah meniru kebiasaan dirumah Dan prilaku itu akan Ia bawa sampai ke luar Rumah.

Saya tidak mengerti mungkin itu sudah menjadi Hal yang biasa bagi mereka namum bagi anak-anak keluarga yang kesehariannya suka berkata kasar dan memaki bukanlah sebuah contoh yang baik.

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan Keluarga yang suka berkata kasar dan memaki akan tumbuh menjadi orang yang tidak mengerti etika dan Tata krama, dia tidak bisa membedakan dengan siapa Dia berbicara.

Kata-kata yang Dia ucapkan akan kasar dan tidak mengikuti aturan, bukan karena dia tidak mau mengikuti aturan tetapi karena Dia tidak mengerti bagaimana aturan bersikap dan bertutur kata yang baik dan sopan.

Kita tidak bisa memyalahkannya 100% kepada anak-anak karena anak-anak ini belajar dari lingkungan terdekatnya, Orang Tua dan Keluarga yang harusnya bertanggung jawab terhadap pembentukan mental dan karakter si anak.

Jadi sebagai Orang Tua, Tante, Om atau Nenek Kita harus lebih waspada dalam bersikap dan bertutur kata karena anak-anak adalah Peniru Yang ulung. Mereka belum bisa membuat penilaian apakah ucapan ini baik atau tidak , pantas atau tidak diucapkan oleh mereka.Karena Keluarga adalah Madrasah pertama bagi seorang anak yang menorehkan tinta-tinta keemasan dalam kehidupannya. 

Orang Tua dan Keluarga adalah peletak Batu pertama dalam pembentukan karakter watak , serta mentalitas seorang anak. Jika kita salah langkah dalam mendidiknya maka masa depan mereka akan suram dan hancur.

Karena itu sebagai Orang Tua Kita harus banyak berintrospeksi diri, banyak belajar tentang Ilmu Parenting, Ilmu Agama dari berbagai sumber yang bisa Kita percaya dan tauladani agar Kita dapat menjaga prilaku, ahlak, sikap dan perkataan kita dihadapan anak-anak sehingga kita dapat menjadi Suri Tauladan yang baik bagi Buah Hati Kita tercinta.
Saya Dan Kedua Keponakan
Sumber Foto Koleksi Pribadi


Demikianlah lah sharing dari Saya sampai berjumpa dilain topik Dan pembahasan.






Friday, May 18, 2018

Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak Sedari Usia Dini

Saya Dan Keponakan
Sumber Foto : Koleksi Pribadi

Saat ini banyak sekali Orang Tua yang mengeluhkan tentang sulitnya pelajaran anak-anak Sekolah Dasar khususnya anak Sekolah Dasar Kelas Satu. Dengan berlakunya Kurikulum 13 ini diharapkan para siswa lebih aktif di dalam Kelas sehingga pelajaran yang diberikan lebih banyak kepada melatih kreativitas anak dan motorik halusnya sehingga banyak sekali tugas-tugas yang diberikan kepada mereka berupa praktek, seperti mewarnai Gambar, membuat pohon dari kertas karton, Menempel Gambar dengan Kulit Telur Ayam dan Biji-bijian serta keterampilan lainnya.

Selain itu dengan adanya ketentuan Masuk Sekolah Dasar Usia 7 Tahun diharapkan anak-anak ini sudah miliki kemampuan dasar seperti , membaca, menulis dan berhitung yang cukup baik sehingga saat memasuki Sekolah Dasar mereka tidak mengalami kesulitan dalam menerima pelajarannya.

Namun pada kenyataan masih banyak anak-anak Kelas Satu Sekolah Dasar yang masih mengalami kesulitan membaca dan menulis sehingga dia mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran di dalam Kelas, para Guru biasanya meminta kerjasama Orang Tua Murid untuk melatih Putera-Putrinya belajar menulis dan membaca di Rumah .

Saya pun pernah mengalami hal yang sama. Sedikit sharing dari Saya, waktu Putra Saya Kelas 3 Sekolah Dasar Dia mengalami kesulitan untuk membaca sehingga banyak ketinggalan pelajaran di dalam kelasnya.

Dan saat pengambilan Rapot Semester  Ganjil Gurunya mengeluhkan hal ini kepada saya. Sebagai Ibunya Saya merasa sedih karena khawatir dia akan tinggal Kelas jika tidak bisa membaca dengan lancar karena dia akan mengalami kesulitan untuk mengikuti pelajarannya.

Waktu itu Saya berpikir keras, bagaimana carannya agar anak Saya bisa membaca dengan lancar. Langkah awal yang Saya lakukan adalah mencari minatnya. Karena sulit sekali mengajarkan  membaca kepada mereka jika mereka tidak suka dengan buku bacaannya.

Setelah Saya pelajari, sepertinya anak Saya suka dengan komik, karena dia sering minta dibelikan komik walaupun tidak bisa membacanya.

Akhirnya Saya mulai, membuka Rasa ingin bisa membacanya dengan cara membacakannya buku komik yang dia suka, kemudian di lain kesempatan Saya menantang dia untuk membaca beberapa kata dalam komik itu. Jika anak kita penasaran dengan ceritannya maka dia akan berusaha untuk membacanya walaupun dengan cara dieja.

Hal ini terus menerus Saya lakukan, di lain kesempatan Saya hanya membelikan Dia komik edisi terbaru Dan membiarkannya untuk membacanya sendiri, Sedikit Demi Sedikit akhirnya Dia mulai lancar untuk membaca.

Memang tidak mudah menumbuhkan  Minat membaca pada anak-anak apalagi yang sudah agak besar seperti Putra Saya, para Orang Tua harus bekerja keras untuk mencari cara agar anak-anak ini tertarik  mau membaca buku.


Sebenarnya akan lebih mudah bagi para Orang Tua Untuk menumbuhkan Minat Membaca pada anak-anak sedari Usia Dini. Karena pada masa balita daya tangkap mereka sangat bagus sekali sehingga akan lebih mudah mengajarkan kepada mereka ketimbang anak-anak yang sudah mulai besar.

Caranya bagaimana ? Banyak cara yang bisa dilakukan Oleh Orang Tua salah satunya adalah dengan melakukan Story Telling atau Membaca Buku dengan Ekpresi Wajah dan Suara.

Balita paling senang jika berkomunikasi dengan Kedua Orang Tuanya melalui ekspresi wajah, mereka akan senang sekali jika di saat mereka hendak tidur kita membacakan sebuah buku cerita kepada mereka. Jika mereka sudah suka dengan sebuah buku maka setiap menjelang tidur atau di waktu dia bermain dia ingin kita membacakan buku itu untuk mereka. Dan dengan mudah mereka akan mengingat nama-nama tokoh dalam cerita itu.

Jika hal ini dilakukan secara terus menerus dan menjadi sebuah kebiasaan maka akan mudah baginya untuk memahami kalimat demi kalimat, selain itu kosa kata mereka pun akan semakin bertambah.

Hal ini bisa dilakukan oleh semua Orang Tua, tinggal mau atau tidak untuk mencobanya. Karena masih banyak juga para Orang Tua yang tidak suka untuk membaca buku. Sehingga tidak mengherankan jika anak-anak mereka pun enggan untuk membaca.

Semua ini memang merupakan proses pembiasaan di dalam rumah, jika  kita ingin anak-anak kita gemar membaca maka para Orang Tua pun harus menjadikan kegiatan membaca sebagai aktivitas rutin di rumah. Dan cobalah untuk berdiskusi dengan anak-anak tentang buku bacaan yang sedang mereka baca dan berikan pujian kepada mereka atas kemampuan membacanya yang terus berkembang , sehingga anak-anak ini semakin bersemangat untuk belajar membaca.

Demikianlah sedikit sharing dari saya semoga ada manfaatnya. Sampai berjumpa dilain topik ya^^


Thursday, May 17, 2018

Aku Dan Permasalahan Kesehatanku

Foto Sebelum Sakit Pengapuran


Selama ini aku tidak bermasalah dengan Berat Badanku,walaupun sudah tergolong Obesitas namun selama tubuhku terasa sehat dan tidak ada keluhan apa-apa aku merasa semuanya baik-baik saja. Aku bisa menikmati makanan yang aku suka tanpa menghiraukan berat badan ku yang terus bertambah.

Namun pandanganku mulai berubah setelah satu peristiwa besar terjadi padaku sekitar bulan Oktober 2017 yang lalu. Pada awalnya kedua kakiku sering keram terutama saat bangun tidur di pagi hari, rasanya kakiku terasa kaku dan urat syaraf terasa tertarik dari ujung kelingking kaki hingga ke betis rasanya sakit sekali sehingga sulit untuk bergerak, kondisi ini bisa berlangsung antara 30 menit hingga 1 (satu) jam  . Dan kejadian ini berlangsung berkali-kali dengan waktu yang tidak menentu. 

Pada awalnya aku menganggap hal ini bukanlah hal yang besar, mungkin karena aku sering kerja sambil duduk dalam waktu yang lama dan kurang berolahraga maka kakiku sering keram. Namun makin lama kondisi kakiku semakin memburuk, keram itu muncul tidak hanya saat aku bangun tidur di waktu pagi hari tetapi saat aku berjalanpun kaki ku sering keram dan hal ini sering terjadi di kaki sebelah kiri.

Bahkan karena sakitnya aku tidak mampu untuk berjalan jauh karena setiap berjalan beberapa meter saja, betis sebelah kiri terasa begitu sakit dan kaku, urat-urat nya pun terasa kaku. Berbagai obat gosok yang ku gunakan untuk mengurangi rasa nyeri itu sepertinya tidak mampu mengurangi rasa sakit itu.

Akhirnya aku konsultasi ke Dokter Puskesmas di dekat kantor, aku diberikan obat radang sendi dan otot serta penghilang rasa sakit namun Dokter Puskesmas menyarankan jika rasa sakitnya masih berulang sebaiknya aku Konsultasi ke Dokter Ahli Syaraf atau Dokter Ortopedi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Saat itu aku berpikir, ahhh cukup dengan minum obat dari dokter Puskesmas pasti kondisi kakiku bisa lebih lebih baik. Saat obatnya aku minum memang rasa nyerinya banyak berkurang, tetapi saat aku tidak minum obatnya rasa nyeri itu kembali, dan aku kembali konsultasi ke Dokter Puskesmas .

Aku sempat kesal juga dengan kondisi ku ini, karena sangat menghambat aktivitas ku untuk bekerja. Tidak tahan dengan rasa sakit dan nyerinya akhirnya aku minta tolong kepada tetangga yang katanya bisa mengurut badan dan tahu urat.

Namun setelah diurut kondisi kakiku bukan semakin membaik justru sebaliknya semakin sakit, bahkan akhirnya aku tidak bisa berjalan. Dan terpaksa untuk membenarkan kondisi urat ku yang berantakan akibat salah urut ini, maka aku harus kembali di urut oleh orang yang benar-benar mengerti urat syaraf. 

Alhamdulillahnya aku menemukan orang yang bisa merapikan urat syaraf ku yang berantakan dan bersyukurnya Bapak ini rumahnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalku sehingga aku bisa berobat kerumahnya secepatnya.

Saat pertama kali berkunjung kerumah Bapak Tukang Urut kondisi kaki ku cukup parah bahkan untuk naik dan duduk di jok motor saja rasa sakitnya luar biasa. Apalagi saat pertama kali diurut rasanya sakit sekali , aku sampai meringis menangis karena menahan rasa sakit yang luar biasa. Bapak berpesan agar kaki ku ini jangan di urut, sebaiknya konsultasi ke dokter karena jika di urut oleh orang yang tidak benar-benar mengerti urat Syaraf maka kondisinya akan semakin memburuk.

Setelah dua kali diurut Bapak Tukang Urut, kondisi kakiku mulai sedikit membaik. Dan setelah aku mulai kuat berjalan akhirnya aku segera berkonsultasi ke Dokter Spesialis Ahli Syaraf tentu saja dengan meminta surat rekomendasi dari Puskesmas Faskes pertama karena aku berobat dengan menggunakan kartu BPJS.

Singkat cerita setelah diperiksa Dokter Spesialis Ahli Syaraf dan di Rontgen di RS. Bakti Asih Ciledug barulah aku tahu bahwa aku mengalami "Pengapuran" untuk mengetahu lebih lanjut tentang penyakit pengapuran tulang bisa dibaca di Website http://www.alodokter.com/macam-macam-cara-mengatasi-pengapuran-tulang  , aku rasa penjelasannya cukup terperinci.

intinya Pengapuran ini adalah penyakit yang sering disebut dengan Osteoarthritis 
yaitu adanya peradangan sendi akibat bantalan pada ujung tulang menjadi menipis seiring waktu. sehingga kerusakan yang terjadi berada di sendi dan bagian tulang sekitar sendi tersebut.
Faktor utama dari Penyakit pengapuran tulang adalah :
  1. Karena Faktor Usia mempengaruhi seseorang terkena pengapuran tulang dan wanita dianggap lebih beresiko mengalami gangguan tulang jenis ini dibandingkan dengan pria walaupun belum bisa dipastikan.
  2. Karena cedera akibat pekerjaan, yaitu pekerjaan yang memerlukan gerakan berulang-ulang pada sendi tertentu, cedera akibat olah raga dan kecelakaan juga bisa meningkatkan resiko gangguan tulang ini.
  3. Obesitas menyebabkan ada beban berlebihan pada sendi-sendi penahan berat tubuh juga meningkat kan resiko terkena Osteoarthritis.
Menurut dokter yang menangani ku proses penyembuhannya ada beberapa cara yaitu antara lain :
  1. Minum obat yang diresepkan Dokter untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri, namon obat ini ternyata tidak bisa menyembuhkan secara total pengapuran hanya mengurangi rasa sakit dan nyeri yang kita rasakan.
  2. Fisioterapi, biasanya kita akan diberi rujukan untuk melakukan fisioterapi dengan berkonsultasi kepada dokter tindakan untuk menentukan jadwal dan tindakan fisioterapi apa yang akan kita dapatkan nanti.
  3. Menurunkan Berat Badan, Sendi yang mengalami tekanan berlebihan kian memeperburuk pengapuran tulang yang diderita . Solusi mudahnya adalah dengan mengurangi tekanan pada sendi dengan menurunkan berat badan. 
  4. Olah raga secara teratur penting dilakukan untuk menguatkan otot-otot di sekitar sendi yang mengalami pengapuran. Hal ini membuat sendi menjadi lebih stabil sehingga dapat mengurangi tingkat osteoarthritis yang diderita.  pastikan olahraga yang dilakukan tidak berlebihan karena justri akan memperburuk masalah yang diderita.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Dokter Syaraf dan membaca berbagai artikel tentang Pengapuran, maka aku mengambil satu kesimpulan bahwa penyakit ini tidak ada obatnya yang dapat menyembuhkan secara total namun rasa nyeri dan sakit ini bisa berkurang jika aku mau menurunkan Berat Badan. 

Dengan menurunkan berat badan kerja tulang pinggul , pinggang dan persendian akan semakin berkurang. Selain itu Aku juga  tidak ingin tergantung dengan obat-obatan karena dokter menjelaskan obat ini cukup keras sehingga bisa berefek ke lambung kita, apalagi aku punya sakit Maag yang cukup berat karena itu aku khawatir efek obat ini dapat berakibat kurang baik bagi lambungku jika dikonsumsi terus menerus. 

Demikianlah Sedikit cerita Pengalamanku dalam menjalani pengobatan Pengapuran yang sedang ku rasakan saat ini. Pengapuran memang tidak dapat sembuh total tapi Kita dapat mengurangi rasa sakit yang Kita rasakan selain dengan berkonsultasi ke dokter Dan minum obat Ada Cara lain yang banyak sekali manfaatnya antara lain banyak mengkonsumsi sayuran dann buah, rajin berolah raga Dan dengan menurunkan berat badan Kita yang berkebihan. Jika semua ini dilakukan Insya Allah Kita akan lebih Sehat lagi. Dan keluhan karena Pengapuran dapat diminimalisir.
Setelah Menjalani Program Penurunan Berat Badan
.

Monday, April 2, 2018

Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia Tahun 2018 Dengan Tema "Perduli TBC Indonesia Sehat"



Pada hari Sabtu, tanggal 24 Maret 2018 yang lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk hadir dalam Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertempat di Lapangan Silang Monumen Nasional atau yang lebih dikenal dengan Lapangan Silang Monas Jakarta Pusat. 

Acara Peringatan Hari Tuberkulosis  Sedunia 2018 di Lapangan Monumen Nasional yang dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof.Dr.dr. Nila Djuwita. F Moeloek SpM(K) beserta jajarannya, Puskesmas, Tenaga Kesehatan, dan Masyarakat umum. Acara ini mengambil tema "Perduli TBC Indonesia Sehat".

Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita. F Moeloek SpM(K)

Dalam Pidato Beliau pada puncak peringatah Hari Tuberkulosis Sedunia 2018 Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F Moeloek SpM(K) menyampaikan bahwa "Dalam menangani TBC Fokus Kepada Pencegahan dan Pengendalian TBC dengan menemukan kasus TBC dan  melakukan pengobatan". Beliau menitikberatkan untuk menemukan Penderita TBC dan segera diobati hingga sembuh total agar terhindar dari resistensi.

Dalam mewujudkan hal ini maka salah satu langkah yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam rangkaian Peringatan Hari Tubercolosis Sedunia 2018 adalah dengan melakukan kegiatan serentak 34 Provinsi dimana Petugas Puskesmas, Kader, Ormas selama dua minggu sejak tanggal 5 Maret 2018 melakukan kegiatan mengunjungi masyarakat , meningkatkan pengetahuan. Pada tanggal 22 Maret ditemukan 57.082 jiwa satu jam kemudian dilakukan investigasi. Kalau di Jakarta disebut "Ketuk Pintu" layani dengan hati. Ketuk pintu ini berhasil dengan menscreaning dan mengedukasi TBC ini pada 174.148 orang yang terduga TB, dari 20.909 orang dan18.000 jiwa diantaranya dirujuk ke Fasilitas Kesehatan, dan  1.857 terkonvirmasi dengan Tuberkulosis. Jadi kegiatan ini merupakan satu kegiatan yang menyebar dan mendorong masyarakat agar termotivasi untuk berobat sampai tuntas" ujar Beliau.

Dan dalam kesempatan ini  Menteri Kesehatan Republik Indonesia juga ingin memberikan penghargaan kepada kepada Dinas Kesehatan , Rumah Sakit , Puskesmas, serta Kader kesehatan yang turut aktif dalam kegiatan penanggulangan TBC di daerahnya. Dengan diberikannya penghargaan ini diharapkan Instansi, Rumah Sakit, Puskesmas dan Kader Kesehatan di daerah lain termotivasi untuk melakukan hal yang sama di daerahnya masing-masing.


Setelah itu acara dilanjutkan dengan Teleconference dengan 5 Kabupaten Dinas Kesehatan yang berada di Provinsi Aceh, Riau, Sulawesi Selatan,  Sulawesi Barat, dan Papua. Masing-masing daerah memaparkan tentang program-program apa saja yang telah dilaksanakan dalam menanggulangi Tuberkulosis. Selanjutnya Menteri Kesehatan Republik Indonesia memberikan tanggapan terhadap penjelasan yang disampaikan oleh tiap Kabupaten dan tak lupa pula Beliau menyampaikan penghargaan atas usaha yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten dalam menangani kasus TBC di daerahnya masing-masing.




Setelah Teleconference usai Menteri Kesehatan Republik Indonesia didampingi oleh Ketua penggerak PKK , Deputi Bidang Kesehatan Kemenko PMK dan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI menyerahkan penghargaan kepada Rumah Sakit terbaik yang melaporkan data tentang TBC sesuai dengan bebannya yang tinggi, Puskesmas terbaik tingkat Nasional, Kader Tuberkulosisi terbaik yang telah berkontribusi dalam menemukan, dan merujuk terduga TBC ke Puskesmas. Selain acara pemberian penghargaan, acara selanjutnya adalah pemberian hadiah kepada para pemenang lomba Film Pendek tingkat SMA dan acara lainnya.

Pada Puncak  Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Silang Monumen Nasional disediakan stant-stant yang diisi oleh Rumah Sakit, Puskesmas, Kader Kesehatan guna memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat yang turut hadir dalam Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2018 tentang segala hal yang berkaitan dengan penanganan Tuberkulosis.




Saya melihat masyarakat sangat antusias sekali dengan adanya acara peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2018 yang dilaksanakan di Lapangan Silang Monumen Nasional ini , hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang ke acara ini, mereka dapat bertanya banyak hal kepada Petugas kesehatan yang ada di Stant-Stant yang disedikan mengenai penanganan Tuberkulosis dan cara pengobatannya.

Selain itu masyarakat juga bisa mengikuti game-game yang dibuat oleh masing-masing stant untuk menarik minat pengunjung dan mereka juga menyediakan hadiah menarik untuk para masyarakat yang mengikuti game tersebut.

Demikianlah rangkaian acara Peringatan Hari Tubercolosis Sedunia 2018 yang dilaksanakan di Lapangan silang Monas Jakarta Pusat. Acara ini diselenggarakan untuk menggugah berbagai pihak untuk mau perduli terhadap penaggulangan Tuberkolosis, karena penanganan Tuberkulosis bukan hanya tugas Kementerian Kesehatan RI saja tetapi seluruh lapisan masyarakat juga harus berperan dalam penggulangan Tuberkulosis karena diharapkan pada tahun 2030 Indonesia sudah mampu mengeliminasi Tuberkulosis dan diharapkan seluruh sektor turut berperan aktif dalam menangulangi Tuberkulosis termasuk juga dunia usaha agar target yang ingin dicapat dapat terwujud dan diharapkan tahun 2030 permasalahan Tuberkulosis di Indonesia dapat teratasi.

Thursday, March 8, 2018

Memasyarakatkan Kampanye Ayo Bangun Indonesia Melalui Sarapan Sehat Bersama Nestle 2018


Para Tamu Undangan Kampanye Ayo Bangun Indonesia Bersama Nestle 2018

Sebagai seorang Ibu yang memiliki satu orang putra saya sangat menyadari betapa pentingnya sarapan pagi itu, karena jika kita melewatkan Sarapan Pagi maka tubuh kita akan terasa lemas, lambung perih dan keluar keringat dingin akhirnya perut akan terasa kembung dan timbul lah sakit kepala. Karena itu setiap pagi saya dan putra saya selalu usahakan untuk sarapan pagi sebelum beraktivitas di luar rumah agar tubuh lebih bertenaga sebelum menjalankan aktivitas sehari-hari.

Namun kebiasaan Sarapan Pagi seperti ini belum memasyarakat di Indonesia sehingga pada Simposium Nasional Sarapan Sehat yang dihadiri oleh 225 ahli gizi, pangan dan praktisi kesehatan dari sejumlah daerah yang diselenggarakan  pada tanggal 16 Juni 2012 di Jakarta, salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah perlunya menyelenggarakan "Pekan Sarapan Nasional" .

Tiga Alasan Utama diselenggarakannya Pekan Sarapan Nasional adalah :
  1. Sarapan merupakan salah satu prilaku penting untuk mewujudkan gizi seimbang , tetapi kenyataaanya masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak sarapan.
  2. Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 serta Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan mengamanatkan untuk mewujudkan gizi seimbang; dan salah satu pesan (Pesan ke-8) dalam Pedoman Gizi Seimbang yaitu biasakan makan pagi atau sarapan yang perlu disosialisasikan dan ditingkatkan ; 
  3. Adanya  Hari atau Pekan Sarapan Nasional diharapkan dapat menjadi momentum berkala setiap tahun untuk selalu mengingatkan dan mendorong masyarakat agar melakukan sarapan yang sehat dalam rangka turut mewujudkan gizi seimbang.
Untuk menindak lanjuti rekomendasi dari Simposium Sarapan Sehat yang diselenggarakan pada pada tanggal 16 Juni 2012 maka pada tanggal 13 September 2012 dan 1  November 2012 diadakanlah Diskusi Lintas Organisasi dan lembaga terkait gizi dan pangan yang dilaksanakan di Jakarta  maka disepakati bersama untuk menyelenggarakan "Pekan Sarapan Nasional dan ditetapkan tanggal 14-20 Februari Sebagai Pekan Sarapan Nasional".

Lokasi Penyelenggaraan Kampanye Ayo Bangun Indonesia yang diselenggarakan oleh PT. Nestle Indonesia.

Nah dalam rangka Perayaan Pekan Sarapan Nasional (PESAN) 2018 yang diselenggarakan setiap tanggal 14-20 Februari tersebut maka Nestle kembali menggelar Kampanye " Ayo Bangun Indonesia" yang dilaksanakan pada tanggal 04 Maret 2018 di Lapangan Parkir Sarinah Jaya, Tamrin Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu. Kampanye ini pertama kali digulirkan pada tahun 2017 dan Pada pelaksanaan Kampanye Nestle yang kedua kalinya ini saya turut hadir dan menyaksikan kemeriahan pelaksanaan Kampanye Ayo Bangun Indonesia yang dilaksanakan oleh Nestle ini.

Dalam kampanye ini PT Nestle Indonesia berupaya untuk mengedukasi masyarakat tentang betapa pentingnya sarapan pagi dengan membuka stant-stant untuk konsultasi seputar Pangan dan Gizi.

Selain itu PT Nestle Indonesia juga menyediakan Stant-Stant untuk memperkenalkan produk Pangan PT. Nestle Indonesia kepada masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang hadir dalam perayaan itu mereka juga membagikan tempat makan cantik kepada orang tua yang hadir ke acara tersebut bersama putra putrinya guna memberikan edukasi kepada kepada para orang tua bagaimana menyediakan sarapan pagi dengan gizi seimbang seperti gambar berikut ini.

Berikut ini merupakan contoh Sarapan dengan Gizi Seimbang

Selain menyediakan berbagai stant PT Nestle Indonesia juga menyelenggarakan bincang-bincang yang dihadiri oleh tamu undangan antara lain Ibu Meida Oktarina Mcn, Asisten Deputi Bidang Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu Dan Anak dan Kesehatan Lingkungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Drs. Hendra Jamal Msi Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan Dan Kesejahteraan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Suroto, SKM. MKM Drektorat Gizi Masyarakat , Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Prof Dr.Ir. Hardinsyah Ms dari PERGIZI PANGAN Indonesia, Dharnesh Gordhon Direktur Utama  PT. Nestle Indonesia, dan Debora Tjandrakusuma Direktur Legal & Corporate Affairs PT. Nestle Indonesia Serta artis-artis Ibukota pendukung Kampanye Ayo Indonesia Sehat seperti Meisye Siregar, Dito Perkusyon, Sisi Pricilliya dan sebagainya.

Dharnesh Gordhon Direktur Utama PT. Nesle Indonesia

Sebelum acara Talkshow dimulai acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Mr. Dharnesh Gordhon selaku Direktur Utama Pt. Nestle Indonesia dalam sambutannya Mr. Gordhon menyampaikan ucapan Selamat Datang kepada para Tamu Undangan pada perayaan Kampanye Ayo Bangun Indonesia dan rasa terimakasihnya kepada para undangan yang telah hadir dalam acara tersebut, Dalam sambutannya Mr.Gordhon menyampaikan bahwa "Perayaan Kampaye Ayo Bangun Indonesia yang dimulai tahun lalu bertujuan untuk menginformasikan kepada keluarga Indonesia bahwa hidup sehat dimulai dari Sarapan Pagi yang sehat, jadi saya berharap pada awal acara ini anda semuanya telah Sarapan Pagi, dan mengerti manfaat dari melakukan sarapan pagi yang dilakukan dengan cara yang tepat. Melalui Kampanye ini kami ingin memberikan Informasi yang benar dan tepat kepada Masyarakat Indonesia untuk menyiapkan Sarapan Pagi dengan Gizi Seimbang serta manfaat dari Sarapan Pagi dengan Nutrisi dan Gizi Seimbang bagi kesehatan kita. Sejalan dengan Program yang telah digulirkan oleh Lintas Organisasi dan lembaga terkait gizi dan pangan yang dilaksanakan di Jakarta  dengan disepakati bersama untuk menyelenggarakan Pekan Sarapan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 14-20 Februari.

"Sejak tahun lalu kami telah berkomitmen untuk mendukung program ini dengan terus memberikan dukungan dan suport kepada masyarakat Indonesia untuk menerapkan prilaku sarapan sehat dan bergizi seimbang serta gaya hidup aktif dalam rangka turut mewujudkan masyarakat yang sehat , cerdas dan produktif. Jadi kami ingin menginformasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia  apa yang kita makan  dan bagaimana cara kita makan  dapat berpengaruh dalam kehidupan kita karena itu kita membutuhkan makanan dengan asupan nutrisi dan gizi yang seimbang".

Dan dalam sambutannya pula Mr. Gordhon berterimakasih atas dukungan dan suport dari Kementerian di Indonesia dalam pelaksanaan Kampanye Ini seperti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia , Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak karena berkat kerjasama dan dukungan dari semua pihak kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar. dan Mr. Gordhon berharap dengan adanya kemitraan ini masyarakat Indonesia dapat lebih teredukasi mengenai tentang Pentingnya Sarapan Pagi Bagi Kesehatan kita.

Meida Oktarina Mcn, Asisten Deputi Bidang Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu Dan Anak dan Kesehatan Lingkungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ibu Meida Oktarina Mcn, Asisten Deputi Bidang Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu Dan Anak dan Kesehatan Lingkungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Dalam sambutannya Ibu Meida menjelaskan bahwa dalam Nawacita butir pertama yaitu Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa ..... Dan Nawacita butir kelima : Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dalam hal ini bidang kesehatan. Pembangunan yang berkelanjutan yang diimplementasikan pembangunansetiap komponen  dalam mengatasi setiap permasalahan secara tuntas pada akhir tahun 2030.  kesenjangan harus diatasi bersama memajukan kepentingan bersama dalam meningkatkan kemajuan bersama termasuk pemuatan data status gizi.

"Perlu diketahui bersama bahwa saat ini status gizi di Indonesia belum membaik tetapi sudah mengarah kepada kondisi yang lebih baik salah satunya dengan dikeluarkannya oleh Pemerintah Pedoman Gizi Seimbang di mana salah satu dari pedoman Gizi Seimbang itu adalah kita sarapan". 

Salah satu masalah yang dihadapi oleh  masyarakat miskin dan hampir miskin adalah pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan dasar di mana status kesehatan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan. Studi menunjukan bahwa kurang gizi menurunkan jumlah penghasilan saat dewasa sebesar 20%. Jadi memang kalau kita kurang gizi saat dewasa akan mengalami kekurangan paling tidak 20% dari penghasilan kita.
 

Pemerintah sudah mengelurkan Pedoman Gizi Seimbang anjuran pesan gizi seimbang mengacu pada 4 (empat) pilar gizi seimbang yaitu antara lain :
  1. Mengkonsumsi makanan beragam, tidak ada satu pun jenis makanan yang mengandung semua semua jenis zat gizi  yang dibutuhkan tubuh untuk menjamin pertumbuhan dan mempertahankan kesehatannya kecuali ASI untuk bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan.
  2. Membiasakan prilaku hidup bersih , prilaku  hidup bersih sangat terkait dengan prinsip gizi seimbang;
  3. Melakukan aktivitas fisik , untuk menyeimbangkan antara pengeluaran energi  dan pemasukan zat gizi ke dalam tubuh;
  4. Mempertahankan dan memantau Berat-badan (BB) dalam batas normal. Memantau Berat Badan normal merupakan hal yang harus menjadi bagian dari pola hidup dengan gizi seimbang sehingga dapat mencegah penyimpangan Berat Badan dari Berat Badan normal dan apabila ada penyimpangan maka dapat segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan penangannya.   
Dan semuanya ini sudah tersampaikan dalam Pesan Sarapan yaitu pemenuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari di mulai dari Sarapan. Sarapan merupakan upaya pemenuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita mulai dari pagi hingga siang. Keterlambatan asupan gizi dipagi hari dapat membuat tubuh lemah, lesu, pusing dan menurunkan konsentrasi berpikir atau belajar .

Sarapan itu adalah untuk memenuhi 1/3 atau 1/4 kebutuhan gizi kita setiap hari. Beliau mencontohkan tempat makan yang dibagi-bagikan oleh PT Nestle Indonesia dengan adanya kotak-kotak pembagian jenis makanan pokok, Lauk Pauk, Sayur dan Buah sebagai bentuk asupan gizi yang seimbang. Dan beliau berharap program yang dilaksanakan oleh PT. Nestle beserta Para Akademia dari berbagai profesi lainnya benar-benar menyampaikan pean-pesan kepada masyarakat secara terlihat nyata seperti tempat makan tersebut. 

Itulah bentuk nyata informasi yang disampaikan kepada masyarakat kita terutama kepada anak-anak di sekolah atau kepada para karyawan untuk membawa bekalnya sarapan pagi dengan contoh yang ada. Ibu Meida juga menghimbau kepada Guru-guru, Pemuka Masyarakat  dan lapisan masyarakat untuk mengembangkan pesan-pesan sarapan ini lebih baik karena program ini sudah menjadi program nasional sejak tahun 2013  yang selayaknya dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat luas.


Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Drs. Hendra Jamal Msi Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan Dan Kesejahteraan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dalam Sambutannya beliau menyampaikan bahwa masa depan Indonesia tergantung pada 80 Juta anak Indonesia dengan asumsi jumlah penduduk indonesia sebanyak 250 Juta. Setiap anak harus dilindungi hak-haknya yang wajib dipenuhi oleh orang tua, pemerintah dan masyarakat .

Mendapatkan derajat kesehatan yang tinggi merupakan salah satu hak anak yang harus dipenuhi agar kedepannya anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik  hal tersebut merupakan upaya mempersiapkan Generasi Emas Indonesia, untuk itu upaya untuk meningkatkan kualitas anak Indonesia sejak lahir secara berkesinambungan yang dilaksanakan oleh keluarga, sekolah, lingkungan, dan pemerintah.

Asupan Nutrisi yang prima sangat dibutuhkan oleh anak-anak untuk tumbuh kembangnya. Sarapan pagi memberikan kontribusi penting terhadap pemenuhan asupan gizi harian pada anak, sekitar 20-30% dari kebutuhan gizi harian pada anak

Sarapan pagi sangat dibutuhkan oleh seluruh usia khususnya usia anak sekolah. Bagi anak yang sudah sekolah sarapan sangat penting untuk sumber  energi guna menunjang aktivitas fisik dan belajar anak di sekolah. Dalam GERMAS disebutkan bahwa Sarapan Pagi untuk memenuhi cadangan energi sejak pagi hingga siang hari yang berhubungan dengan kadar glukosa dalam darah dan kerja otak yang berpengaruh pada daya konsentrasi pada anak saat belajar. 

Namun sangat disayangkan saat ini masih banyak anak Indonesia yang melewatkan sarapan Pagi tahun 2012 berdasarkan data dari PERGIZI Pangan Indonesia menunjukan bahwa 17-59% siswa sekolah dan remaja serta 30,2% wanita dewasa  tidak terbiasa sarapan pagi. Padahal sarapan pagi sangat penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar, mencegah letih, lelah dan lesu serta anemia.

Pada saat ini juga masih banyak anak-anak yang sarapan pagi tetapi tidak cukup memenuhi asupan gizinya. Untuk itu Kampanye Ayo Bangun Indonesia mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk sarapan pagi dengan gizi seimbang. Keluarga harus menjadi pelopor dan pelapor dalam memberikan gizi seimbang pada anak. Pelopor yaitu menjadi penggerak dalam memberikan asupan gizi yang seimbang bagi keluarganya dan sebagai pelapor apabila ada dilingkungannya yang kekurangan gizi harus segera dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkaitan dalam pemenuhan gizi masyarakat

Lebih lanjutnya Beliau menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat dan perusahaan yang turut membantu pemerintah dalam memasyarakatkan program pemerintah ini terutama sekali kepada PT Nestle Indonesia yang telah menyelenggarakan kampanya Ayo Bangun Indonesia sebagai upaya mengedukasi masyarkat tentang betapa pentingnya sarapan pagi bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

Acara Talkshow dengan NaraSumber antara lain : Prof. Dr. Ir Hardinsyah Ahli nutrisi dan Ketua PERGIZI PANGAN Indonesia , Meisya Siregar Artis Ibukota dan Perwakilan dari PT Nestle Indonesia
 
Setelah mendengarkan sambutan dari Direktur Utama PT Nestle Indonesia dan para tamu undangan dari Kementerian maka acara selanjutnya adalah talkshow dengan Nara Sumber Prof Dr.Ir. Hardinsyah Ms dari PERGIZI PANGAN Indonesia, Misye Siregar artis ibukota dan perwakilan dari PT. Nestle Indonesia

Dalam diskusi ini Prof Hardinsyah memaparkan bahwa masih banyak penduduk Indonesia yang tidak terbiasa dengan sarapan pagi senada dengan apa yang disampaikan oleh Drs. Hendra Jamal Msi pada sambutan beliau sebelumnya. 

Selain itu juga pada Tahun 2012 kualitas makanan yang dikonsumsi seperti kandungan energi, protein, vitamin dan mineralnya belum memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Berdasarkan data dari Pergizi Pangan indonesia untuk Kualitas sarapan pagi 45% anak sekolah belum memenuhi gizi sarapan 70% belum memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral sarapan serta 90% belum memenuhi kebutuhan serta sarapan pagi.

Namun lebih lanjut Prof Hardinsyah menjelaskan dalam kurun waktu lima  tahun terakhir ini kebiasaan sarapan dilakangan siswa sekolah dasar di Indonesia sudah mengalami peningkatan. Hal ini berkat kerja sama seluruh pihak dalam mendukung program Pekan Pangan Nasional yang sudah dicanangkan sejak tahun 2013 yang lalu. selain itu saat ini sudah banyak keluarga yang sudah merasakan manfaat sarapan, mulai dari meningkatnya konsentrasi dan kecerdasan anak, menanamkan kebiasaan disiplin, hingga menurunkan resiko kejadian beberapa penyakit menular seperti penyakit jantung koroner dan stroke, serta diabetes.

Agar sarapan dapat memberikan manfaat yang maksimal maka PERGIZI PANGAN Indonesia menyarankan untuk mengacu pada 6 J ketika memepersiapkan sarapan yang sehat dengan gizi seimbang yaitu antara lain :
  1. Jenis makanan dan minuman pada sarapan: karbohidrat, protein (lauk pauk), sayur , buah dengan minuman berupa antara lain : air putih, susu, kopi, teh, atau jus.
  2. Jumlah pangan sesuai dengan anjuran memenuhi sekitar 1/4 kebutuhan gizi harian.
  3. Jadwal sarapan dalam kurun waktu dua jam setelah bangun tidur, dianjurkan sebelum jam 09.00 pagi.
  4. Jurus mengolah : dianjurkan mengolah pangan tidak rumit dan menghemat waktu agar kandungan gizi pada makanan tidak banyak hilang.
  5. jurus menyiapkan : penyajian yang menarik agar menggugah selera dan variasi makanan agar tdak bosan.
  6.  Jurus mengkonsumsi tidak tergesa-gesa, sambil berjalan atau berlari.
Dalam acara bincang-bincang ini juga perwakilan dari PT Nestle Indonesia Eka Herdiana Market Nutritionist Nestle indonesia menjelaskan bahwa pada tahun ini pt Nestle Indonesia menghadirkan Nestle Breakfast Box sebagai solusi praktis bagi keluarga Indonesia dalam menerapkan sarpan sehat dengan gizi seimbang.

Taklupa pula Meisya Siregar berbagi cerita kepada para pemirsa bagaimana cara beliau menyiapkan sarapan pagi untuk keluarganya dengan 3 orang putra putri yang memiliki selera yang berbeda-beda. 

Selain acara talkshow dalam kesempatan ini juga diluncurkan e-book dengan judul Mitos dan Fakta Sarapan yang disusun oleh PERGIZI Pangan Indonesia bekerjasama dengan PT Nestle Indonesia. E-Book ini dapat diunduh di website http://www.sahabatnestle.co.id mulai tanggal 07 Maret 2018. Buku ini akan mengulas tentang sarapan dari berbagai sisi, mulai dari waktu yang tepat untuk sarapan, menu yang direkomendasikan, untuk sarapan, hingga hubungan sarapan dengan berat badan.

Bagi saya mengikuti rangkaian kegiatan ini merupakan hal yang paling menyenangkan karena banyak sekali ilmu dan pengetahuan yang saya dapatkan. Baiklah demikianlah rangkaian kegiatan kegiatan yang saya ikuti dalam acara Kampanye Ayo Bangun Indonesia Bersama Nestle 2018 sampai berjumpa diacara selanjutnya