Wednesday, December 19, 2018

Blogger Gathering Bersama CNI dan ISB : Abadikan Karya Melalui Buku Bersama Nunik Utami Ambarsari


sumber Foto : komunitas ISB
Selama ini saya enggak kepikiran pengen nulis buku, karena bagi saya menulis bisa melalui media apa saja, tidak harus diwujudkan menjadi sebuah buku. Tetapi setelah menginjak usia 42 Tahun dan melihat orang-orang terdekat pergi satu demi satu menghadap Sang Illahi Robbi, mulailah ada satu keinginan untuk menyusun sebuah buku yang bisa dinikmati oleh orang banyak dan bisa diwariskan ke generasi selanjutnya.

Tetapi, ternyata untuk membuat sebuah karya dan diabadikan dalam sebuah buku itu tidaklah semudah yang saya bayangkan karena hingga hari ini belum ada satupun karya saya yang berhasil dibukukan. Permasalahan mendasar yang saya hadapi adalah saya tidak punya keyakinan diri bahwa karya saya ini layak untuk dibukukan atau tidak ? Kemudian siapa yang nantinya akan membaca karya saya ini ?. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini selalu bermunculan dalam benak saya, sehingga pada akhirnya saya berhenti di tengah jalan dan karya-karya saya hanya tersimpan dalam file-file saja.

Nahh, Beberapa minggu yang lalu komunitas ISB menyebarkan informasi melalui Fanspage Facebook Komunitas ISB mengenai Acara Blogger Gathering dengan tema “Abadikan Karya Melalui Buku Bersama Nunik Utami Ambarsari Penulis Buku- Blogger” yang akan berlangsung hari Minggu 16 Desember 2018 di Plaza Festival Jakarta, wahhh saya senang banget langsung saya mendaftar untuk ikutan acara ini karena bagi saya ini merupakan kesempatan yang luar biasa karena saya bisa mendapatkan banyak ilmu dari Mba Nunik Utami Ambarsari yang biasa saya sapa dengan panggilan Mba Nunik. Alhamdulillahnya, saya terpilih untuk ikut Acara Blogger Gathering bersama Komunitas ISB dan CNI dan tentunya perasaan saya saat itu senang sekali.
Para Peserta Blogger Gathering Bersama CNI dan Komunitas ISB
Sumber foto : Opi Rahim
Acara Blogger Gathering bersama CNI dan ISB berlangsung mulai jam 14.00 WIB bertempat di Burger King Plaza Festival Kuningan Jakarta Selatan. Acara dimulai dengan pembukaan yang disampaikan oleh Pak Budi Perwakilan dari CNI. Acara Gathering ini diisi oleh 3 (tiga) orang Narasumber yaitu Asty Perwakilan dari CNI, Niko Riansyah , dan Nunik Utami Ambarsari.
Mba Asty Product Marketing CNI
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
Sebagai Pembicara pertama disampaikan oleh Asty yang merupakan Product Marketing CNI. Dalam kesempatan ini Mba Asty menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran Teman-teman Blogger dari Komunitas ISB. Selanjutnya mba Asty menyampaikan pembahasan tentang Anemia . 

Dalam kesempatan ini mba Asty menjelaskan bahwa di dalam darah terdapat 3 komponen yaitu antara lain ;
Pertama Plasma darah , Kedua Sel darah putih , jika kesehatan kita terganggu atau terkena infeksi maka sel darah putih kita akan meningkat kadarnya karena sel darah putih sebagai prajurit yang akan menyerang bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh kita.
ketiga Sel darah merah yang komposisinya cukup banyak di dalam tubuh kita. fungsi dari sel darah merah salah satunya adalah adanya hemoglobin yang merupakan protein dalam sel darah merah yang juga berisi zat besi. Fungsi Hemoglobin adalah mengangkut oksigen keseluruh tubuh terutama paru-paru. Kekurangan oksigen dalam darah dapat menimbulkan kantuk, dan wanita hamil serta dalam masa menstruasi sangat rentan dengan Anemia. Kadar HB normal untuk Pria: 13,8-17,2g/dl dan untuk Wanita : 12,1-15,1g/dl.
Sedangkan Hematokrit adalah Perbandingan jumlah sel darah merah dengan volume darah keseluruhan dalam prosentase. Fungsinya mengukur kadar sel darah merah.J ika ada kasus pendarahan ini disebabkan karena kekurangan sel darah merah . Kadar normal Hematokrit Pria :38,8%-50% dan Wanita : 34,9%-44,5%. 

Ada lagi kondisi di mana HBnya di atas normal atau terlalu tinggi ini bisa disebabkan karena adanya sel kanker atau ada masalah di paru-parunya. Orang sering kali mengabaikan Anemia dan tidak dikontrol kadar HBnya hal ini dapat berpotensi menjadi penyakit Jantung. Karena jantung merupakan organ terpenting untuk memompa darah keseluruh tubuh. Sangat memerlukan oksigen dan untuk mengikat oksigen diperlukan hemoglobin. Jika hemoglobinnya rendah apa yang akan terjadi ?

Berdasarkan data-data RISKESDAS 2018 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI tahun 2018 Anemia pada ibu hamil mengalami peningkatan dari 37,1% di tahun 2013 menjadi 48,9% di Tahun 2018, semuanya mengalami kenaikan. Angka kejadian Kanker mengalami peningkatan dari 1,4 % Tahun 2013 menjadi 1,8% di Tahun 2018. Stroke mengalami peningkatan dari 7% di Tahun 2013 menjadi 10,9% di Tahun 2018. Demikian juga prevalensi Ginjal Kronis mengalami kenaikan dari 2% Tahun 2013 menjadi  3,8% di Tahun 2018. Diabetes Melitus mengalami peningkatan dari 6,9% di Tahun 2013 menjadi 8,5% di Tahun 2018 dan Hipertensi mengalami peningkatan dari 25% di Tahun 2013 menjadi 34,1% di Tahun 2018.
Sumber foto : www.berandacni.blogspot.com

Sun Chlorella sudah diproduksi selama 23 tahun di Indonesia,  sedangkan di Jepang sendiri Sun Chlorella sudah di produksi sejak Tahun 1969 dan mulai pertama kali dipasarkan di Indonesia sejak tanggal 1 Oktober 1986 dan berkantor pusat di Bandung. Sejak tahun 1993 Chlollera mulai dibudidayakan di Pasuruan-Indonesia oleh PT Sun Chlorella Indonesia Manufacturing Corp.


Di dalam Chlorella ada klorofil atau biasa disebut Zat Hijau Daun. Berdasarkan penelitian Sun chllorela mengandung Zat Hijau Daun yang sangat tinggi. Zat Hijau Daun strukturnya menyerupai atau sangat mirip dengan Zat Besi, sehingga Sun Chlorella sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang sering mengalami Anemia. Karena Sun Chlorella menjaga kadar Hemoglobin dalam darah.
Niko Riansyah yang membahas tentang SEO
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
Setelah membahas tentang Sun Chlorella yang disampaikan oleh mba Asty acara Blogger Gathering dilanjutkan dengan materi yang kedua yang disampaikan oleh Niko Riansyah yang membahas tentang SEO. Namun pembahasan SEO ini akan kita bahas diwaktu yang berbeda karena saya akan lebih banyak menyinggung tentang materi ke tiga yang disampaikan oleh Nunik Utami Ambarsari.

Pada kesempatan ini Nunik Utami Ambarsari atau yang biasa saya panggil Mba Nunik, lebih banyak memberikan tips-tips atau tahapan awal untuk mulai mengumpulkan karya sehingga menjadi sebuah buku.

Hal pertama yang mba Nunik tanyakan kepada para Peserta Blogger Gathering , adalah siapa yang ingin membuat buku ?. Hampir semua peserta menjawab ingin membuat buku, bahkan ada beberapa peserta juga pernah menerbitkan buku walaupun jumlahnya baru satu atau dua saja. Tetapi banyak diantara teman-teman yang ingin membuat karya yang dibukukan namun belum jadi-jadi juga karena di sebabkan banyak hal.
Nunik Utami Ambarsari
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
Dalam kesempatan ini mba Nunik menceritakan pengalaman awal menulis buku Tahun 2006 . Saat Sekolah Dasar mba Nunik mulai tertarik dengan dunia teater dan bergabung lah dalam sanggar teater  hingga SMA. Kemudian mulai membuat puisi saat SMP hingga SMA . Ngeblog di mulai tahun 2005. Pada awalnya Ia ingin membuat tulisan Jurnalis tentang berbagai hal yang Ia lihat, dengar. Kemudian Ia masuk ke dalam Komunitas Blog Fun. di situ ada ruang-ruang yang bisa kita masuki seperti olah raga, parenting , kesehatan dan sebagainya.

Kemudian Komunitas itu  mengadakan lomba menulis cerpen anak dan Mba Nunik meraih Juara ke-2. Penyelenggaranya adalah Penerbit Buku kemudian mba Nunik di minta untuk membuat buku namun Ia belum berani membuat buku secara tunggal, Ia ingin mengarap buku secara bersama-sama atau satu ada tiga orang penulis dalam satu buku.

Agak lama juga Ia memutuskan membuat sebuah buku setelah mendapat desakan dari teman-temannya untuk membuat satu buku. Buku pertama hampir gagal di buat karena waktu membuat buku itu mba Nunik sedang hamil. Karena kondisinya tidak memungkinkan akhirnya penyusunan buku itu sempat tertunda-tunda. Namun setelah buku pertamanya  dibuat semakin banyak orang yang tahu bahwa Ia bisa menulis buku akhirnya lama-kelamaan semakin banyak Penerbit yang meminta naskahnya untuk diterbitkan.

Pada awalnya Ia bekerja di sebuah Perusahaan sambil menulis buku. Namun pada Tahun 2012 memutuskan keluar dari Perusahaan tempat Ia bekerja dan Full Time menulis buku. Jadi dari yang disampaikan oleh Mba Nunik Kesimpulannya adalah :

  1. Jika ingin menulis buku maka kita harus rajin ikut lomba menulis. Biasanya Juri-juri lomba menulis dari kalangan Penerbit sehingga dia dapat mengetahui kualitas tulisan kita apalagi jika kita menang lomba menulis . Jika kita menang lomba itu otomatis tulisan kita sudah dapat diperhitungkan oleh para Juri Lomba Menulis dan ini bisa menjadi portofolio buat kita. Karena itu mulai dari sekarang kejar lomba menulis baik itu lomba menulis buku atau lomba menulis blog. Intinya jangan takut untuk ikut lomba blog atau menulis buku karena biasanya setiap lomba ada tingkatannya jadi kita bisa mencoba ikut lomba menulis sesuai dengan tingkat kemampuan yang kita miliki. Cobalah membuat daftar lomba yang ingin kita ikuti berdasarkan dateline lombanya. Pelajari tema besar dari lomba tersebut kemudian carilah ide tulisan apa yang ingin kita buat setelah itu carilah data, informasi atau referensi yang akan digunakan untuk mendukung tulisan kita. Setelah itu ikuti setiap lomba yang diadakan jangan menganggap rendah kemampuan diri kita sendiri karena siapa tahu kita bisa memenangkan lomba tersebut.
  2. Ikuti acara-acara seperti Blogger Gathering dan event-event yang diadakan oleh Penerbit acara seperti ini sering digelar di Jakarta, Bandung dan sebagainya. Sebenarnya Penerbit itu ingin sekali mencari penulis yang cocok dengan keinginannya. Intinya Penerbit itu butuh sekali penulis  tetapi disisi lain penulis sering kali kesulitan untuk mencari Penerbit yang mau menerbitkan bukunya. Saran mba Nunik jika ada tawaran menulis cobalah menulis apa saja walaupun tidak sesuai dengan bidang yang kita minati. Coba kita gali diri kita sendiri dibidang apakah kemampuan menulis yang kita miliki ?. Selain itu cobalah memperbanyak relasi atau berkenalan dengan editor-editor di saat kita menghadiri cara yang diselenggarakan oleh Penerbitan. Nanti jika kita sudah berteman baik dengan para editor maka kita bisa bertanya langsung mengenai naskah seperti apa yang diinginkan oleh para penerbit saat ini ?. Dengan terjalin hubungan yang baik para editor akan dengan senang hati menjelaskan kepada kita mengenai naskah seperti apa yang sedang mereka cari untuk diterbitkan. Kemudian kita bisa juga mengirimkan naskah tampa diminta misalkan kita pelajari dulu Penerbit A sedang gencar menerbitkan buku dengan tema Parenting, maka kita bisa mengirimkan naskah buku parenting yang kita punya. Atau kita bisa langsung menyodorkan naskah kita ke editor berupa outline tulisan kita serta tema yang akan kita bahas. Intinya jangan bosan untuk menawarkan naskah kita ke penerbit kalau tidak dicoba kapan kita akan memulainya. 
  3. Rajinlah ke Pameran Buku, kadang kala mereka suka mengadakan Kelas Pelatihan menulis di situ kita bisa bertanya-tanya mengenai naskah yang kita punya apakah bagus isinya atau layak atau tidak untuk diterbitkan menjadi sebuah buku.
  4. Untuk mengirimkan naskah ke penerbit memang butuh waktu untuk mendapatkan jawabannya minimal 3 bulan kita bisa mendapatkan jawaban dari penerbit layak atau tidaknya naskah kita diterbitkan . Jika kita sudah mengirimkan naskah maka buat lagi naskah yang baru . Yang perlu diingat jangan mengirimkan satu naskah kebeberapa penerbit karena apabila naskah itu di terima di dua buah penerbitan itu akan menjadi masalah dan reputasi kita sebagai penulis akan tercorong dimata penerbit.
  5. Jika kita ingin menuliskan buku tentang kisah hidup atau pengalaman diri sendiri pastikan bahwa kisah yang kita miliki merupakan suatu peristiwa yang luar biasa yang tidak semua orang pernah mengalaminya dan bisa memberikan satu pelajaran penting bagi orang lain. Jika kisahnya biasa-biasa saja dan tidak ada yang istimewa maka tidak ada daya tarik untuk orang membacanya.

Nah inilah beberapa tips yang disampaikan oleh mba Nunik Utami Ambarsari untuk teman-teman yang ingin membuat sebuah buku. Intinya adalah kita harus terus mencoba melatih kemampuan kita untuk menulis salah satunya adalah dengan mengikuti berbagai lomba penulisan baik itu penulisan buku atau Blog. Kemudian kita harus juga harus aktif mengikuti pelatihan penulisan untuk meningkatkan skill menulis kita. selain itu perbanyak relasi dan sering-seringlah mencoba mengirimkan naskah tulisan kita ke penerbit. mungkin beberapa tips diatas bisa kita coba mulai dari sekarang jika kita ingin serius menerbitkan sebuah buku.

Nah acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab dengan mba Nunik Utami Ambarsari. Setelah materi terakhir selesai disampaikan acara selanjutnya adalah pengumuman pemenang Live Twitter, IG Feed dan IG Story. Alhamdulillahnya saya memenangkan hadiah IG Story dan membawa pulang hadiahnya. 
Para Pemenang Lomba live Twitter sedang menerima Hadiahnya dari Perwakilan CNI
sumber Foto : Koleksi Pribadi
Teman-teman yang tinggalnya jauh pun mendapatkan hadiah kenang-kenangan dari CNI
Sumber Foto : Koleksi Pribadi
Demikianlah rangkaian kegiatan yang saya ikuti diacara Blogger Gathering bersama CNI dan ISB. Terimakasih kepada Teh Ani Berta, Teh Liswati dan Mba Nunik Utami Ambarsari atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengikuti kegiatan ini dari siang hingga selesai. sampai berjumpa dilain acara ya.




















Wednesday, December 12, 2018

Talk show Parenting Bersama POTADS Dan BkkbN : Persembahan Untuk Ibu Hebat

Para Narasumber Talkshow Parenting, Kanan-Kiri : Noni Fadillah (Founder POTADS),
 Moderator, Tika Bisono, S.Psi ( Psikolog)


Beberapa waktu yang lalu, tepatnya hari Minggu, 09 Desember 2018 saya mendapatkan satu kesempatan berharga untuk menghadiri Talk show Parenting yang diselenggarakan oleh POTADS (Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) dan BkkbN dengan tema "Persembahan Untuk Ibu Hebat" untuk para Ibu dengan anak Penyandang Down syndrome. Acara ini diselenggarakan di Bellevue Suit Hotel Jl. H.Nawi Raya No.1 Radio Dalam Jakarta Selatan dengan menghadirkan pembicara seorang Psikolog yang sangat terkenal di Indonesia yaitu Tika Bisono.

Acara Talk Show Parenting ini dihadiri Para Pejabat dari BkkbN antara lain Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo beserta stafnya dan Para Pengurus POTADS. Acara Talk Show dibuka dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars BkkbN yang dinyanyikan oleh seluruh peserta Talk Show, kemudian dilanjutkan Pembacaan Doa . Setelah itu acara  selanjutnya adalah persembahan Tarian Betawi Moderen Ondel-Ondel dari SLB Budi Asih.

Para Penari anak-anak dari SLB Budi Asih
Walaupun mereka anak-anak Down Syndrome, namun mereka dapat menari dengan sangat baik dan lincah sekali, saya dan para undangan yang hadir sangat terhibur dengan penampilan mereka di atas panggung. Setelah anak-anak tampil, acara dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum POTADS, Sri Handayani.

Ketua UMUM POTADS Sri Handayani

Dalam sambutannya Sri Hadayani menyampaikan rasa hormat dan terimakasihnya atas kehadiran Plt. Kepala BkkbN beserta jajaran staf BkkbN, Narasumber Talk show Tika Bisono, S.Psi, Founder POTADS Noni Fadillah beserta Pengurus POTADS Pusat. 

Sri Handayani mengungkapkan bahwa "Ibu adalah sosok yang berperan penting bagi kehidupan setiap individu baik itu untuk diri sendiri, keluarga , masyarakat bahkan bernegara . Karena Ibu orang pertama yang menanamkan nilai-nilai dan norma-norma pada kita sebagai anaknya, peletak dasar kepribadian dan watak pada setiap anak .

Ibu adalah sosok yang sangat dibutuhkan dalam mengasuh, mendidik memperhatikan tumbuh kembang anak, terutama bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus seperti Down Syndrome. Karena itu dalam rangka menyambut hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2018 POTADS ingin memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Ibu yang memiliki putra dan putri Penyandang Down syndrome atas semangat yang pantang menyerah serta keikhlasan dalam mengasuh putra putrinya yang DS sehingga mereka menjadi pribadi yang mandiri bahkan berprestasi.

Ibu adalah sosok yang tak dapat tergantikan oleh siappun juga, oleh karena itu acara Talk Show ini merupakan momentum bagi para Ibu yang hadir untuk saling menguatkan dan selalu berupaya untuk menjadi Ibu-ibu yang hebat bagi anak-anak Down Syndrome. Anak-anak ini merupakan amanah dari Tuhan yang dititipkan untuk dijaga, dirawat,  dididik dan dilindungi oleh para Ibu-ibu hebat ini. Terimakasih Ibu yang telah menjaga dan merawat anak-anak istimewa ini sehingga mereka menjadi pribadi yang mandiri dan berprestasi.

Setelah Ketua Umum POTADS menyampaikan sambutannya, acara selanjutnya adalah Sambutan yang disampaikan oleh Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo, MPH.

Plt. Kepala BkkbN dr. Sigit Priohutomo

Dalam kesempatan tersebut Sigit Priohutomo menyampaikan apresiasinya kepada para Ibu yang memiliki putra putri Penyandang DS atas kesabaran, kegigihan serta kerjakerasnya dalam mendidik, menjaga, merawat anak-anak istimewa ini. Puji dan Syukur dihaturkan kepada Allah SWT karena atas kehendak-Nya semua peserta talk show  dapat berkumpul di acara ini.

Menurut Sigit Priohutomo "Seorang ibu merupakan sosok yang hebat , terutama para Ibu yang memiliki putra-putri berkebutuhan khusus. Suatu kebahagiaan  bagi Sigit untuk hadir dalam acara tersebut karena dapat bertemu komunitas yang terdiri dari Ibu-ibu hebat dengan anak Down Syndrome.

Sigit Priohutomo juga memberikan apresiasi kepada anak-anak DS yang telah menyajikan  hiburan berupa Tarian Ondel-ondel di Awal pembukaan acara talk show. Mereka telah menyajikan hiburan yang sangat menarik dengan gerakan yang lincah dan ceria layaknya anak-anak lain pada umumnya.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada para Ibu, terutama Ibu-ibu dengan putra putri yang berkebutuhan khusus seperti Down syndrome atas ketelatenan mereka dalam merawat, menjaga, mendidik anak-anak istimewa ini. Anak-anak Down Syndrome ini membutuhkan pendidikan dan perhatian yang khusus sehingga mereka dapat berkembang menjadi anak-anak yang mandiri dan berprestasi.

Dalam kesepatan ini dr. Sigit Priohutomo, MPH juga menyempatkan diri berdialog dengan salah seorang perwakilan anak DS bernama Jena. Beliau bertanya kepada Jena mengenai keluarga serta aktivitasnya sehari-hari dan Jena memberikan tanggapan yang cukup baik dan komunikatif.

Jena merupakan salah satu contoh dari anak-anak Down Syndrome yang berprestasi, karena Jena berhasil mengembangkan kemampuan dirinya dibidang modeling dan Barista, menurut saya ini merupakan prestasi yang luar biasa.


Jena sedang berdialog dengan dr. Sigit Priohutomo
Selain itu juga dr. Sigit Priohutomo, MPH memberikan hadiah secara simbolik kepada anak-anak DS yang telah tampil menghibur kita semua diawal pembukaan acara talk show ini.

Pemberian hadiah kepada anak-anak yang telah menghibur acara ini
oleh dr. Sigit Priohutomo, MPH

Setelah penyerahan hadiah merekapun melakukan foto bersama-sama.

Foto Bersama Pengisi hiburan Talk Show dengan dr. Sigit Priohutomo















Anak-Anak DS senang sekali berfoto bersama

dr. Sigit Priohutomo juga mendapatkan kenang-kenangan dari POTADS yang diserahkan oleh Ketua umum POTADS Sri Handayani sebagai ungkapan terimakasih dari POTADS atas kehadiran beliau dalam acara ini.

Penyerahan kenang-kenangan dari POTADS kepada dr. Sigit Priohutomo, MPH

Kemudian acara dilanjutkan dengan Talk Show yang menghadirkan Piskolog Tika Bisono sebagai Narasumber dengan mengambil tema ' Interaksi Dan Komunikasi Keluarga - Terapi Psikolososial Bagi Anak Down Syndrome dan Keluarga".


Tika Bisono memaparkan bahwa anak-anak Down Syndrome Istimewa :
Pertama ,Berbeda dari anak normal, anak-anak ini dapat tumbuh berkembang melesat atau terbelakang, semua ini tergantung dari peran serta orang tuanya. Anak Down Syndrome memang berbeda dari anak normal pada umumnya, namun apakah orang tua dengan anak-anak yang DS merupakan orang tua yang normal atau sebaliknya ?. Menurut Tika Bisono , Orang Tua yang normal adalah orang tua yang bisa menjaga ke orang tuanya terhadap seorang anak. Kenormalan seseorang bersifat berspektif kita normal secara fisik namun apakah kita mampu mengatasi emosi kita yang meledak ledak ? jika kita tidak mampu mengendalikan emosi kita maka kenormalan kita perlu di pertanyakan. 

Kedua, sumber inspirasi utama kreatifitas dan belajar orang tua, guru, dokter , terapis dan keluarga. Anak DS tidak ujuk-ujuk menjadi sumber inspirasi bagi keluarganya. Pada kenyataannya anak-anak DS ini sering dianggap sebagai sumber kutukan , sumber kepusingan bagi keluarga. Terutama para Ayah, anak-anak DS ini sering menjadi sumber denial terbesar para Ayah. Perlu waktu,kesabaran dan kesadaran untuk para ayah menerima kondisi seperti ini. Karena itu para orang tua yang baru mempunyai anak DS sangat memerlukan dukungan dari keluarga dan lingkungan disekitarnya.

Ketiga,kemampuan belajar mereka unik dan besar. Anak-anak DS jika dididik dengan penuh kesabaran dan ketelatenan mereka bisa memiliki kemampuan yang sama seperti anak-anak normal lainnya , namun mereka perlu dilatih terus menerus dengan itensitas yang tinggi.

Keempat, berpotensi untuk tetap menjadi warga masyarakat yang bermanfaat. Anak-anak DS sering sekali dianggap sebagai anak yang tidak berguna dan sering dibanding-bandingkan dengan anak yang normal baik oleh keluarga maupun lingkungannya. Sebagai orang tua kita tidak bisa menyamakan cara mengajar kita kepada anak kita yang Down Syndrome dengan anak kita yang normal, metode yang digunakan harus berbeda.

Orang tua sering berharap anak-anak Down Syndrome dapat mengerti apa yang kita sampaikan kepada mereka dengan cepat seperti anak normal lainnya. Tetapi anak-anak Down Syndrome sangat sulit menerima pesan yang kita sampaikan karena struktur otaknya sangat berbeda dari anak normal sehingga untuk berbicara dengan mereka pun harus sedikit menggunakan kata dan melakukan kontak mata.

Jadi apa yang harus dilakukan oleh para orang tua ? Pelajari metode belajar yang tepat untuk anak Down Syndrome . Menurut Tika Bisono saat ini banyak sekali buku yang membahas tentang Down syndrome termasuk dengan metode belajar untuk DS. Para orang tua diharapkan keaktifannya untuk mencari informasi yang sebanyak-banyaknya mengenai Down syndrome dengan demikian mereka akan menemukan metode belajar yang pas untuk anak DS.

Untuk menilai kecerdasan anak-anak Down syndrome orang tua harus melakukan penilaian dengan anak-anak Down syndrome lainnya bukan dibandingkan dengan anak yang normal. Perkembangan Motorik halus anak-anak DS pun berbeda beda setiap anaknya, jadi orang tua harus melakukan pengamatan dan penilaian terhadap perkembangan motorik halus si anak DS dan membandingkannya dengan anak DS lainnya.

Pertanyaan selanjutnya, seberapa besar kepercayaan keluarga pada kemampuan Anak Down Syndrome ?

Pertama-tama yang harus dilakukan oleh para orang tua adalah pelajari apa itu Down syndrome, mulai dari struktur otaknya, motorik kasar dan halus down syndrome , pencernaan down syndrome  dengan banyak membaca buku referensi mengenai down syndrome para orang tua dapat menentukan metode apa yang tepat untuk mengasah kemampuan anak  DS tersebut.  

Untuk Para orang tua yang memiliki anak DS perlu sekali berkonsultasi kepada Psikolog terutama pada tahun pertama kelahiran anak ini, karena biasanya para orang tua tidak siap mental menghadapi kondisi seperti ini sehingga banyak orang tua yang frustasi melihat kondisi anaknya ini.

Alangkah baiknya jika kita bergabung dengan Group konseling dengan para orang tua yang memiliki anak DS, dengan mengikuti group konseling itu para orang tua dapat berbagi pengalaman dengan orang tua yang baru mempunyai balita DS dan saling menguatkan.

Pesan Tika Bisono para suami istri yang memiliki anak DS perlu juga melakukan liburan bersama, seperti makan malam, nonton film , jalan-jalan tanpa membicarakan tentang Down Syndrome. Karena keluarga yang bahagia dan normal merupakan sumber kekuatan bagi anak-anak DS untuk tumbuh dan berkembang dengan baik bahkan mereka bisa meraih prestasi yang gemilang.

Setelah Acara talk show selesai sesi selanjutnya adalah sesi tanya jawab kemudian dilanjutkan dengan Acara Demo Make Up dan makan sore bersama. Demikian lah rangkaian acara Talk Show Parenting Bersama Piskolog Tika Bisono dan Founder POTADS yang saya ikuti hari , minggu 09 Desember 2018. Sampai berjumpa diacara selanjutnya ya.










Tuesday, November 27, 2018

#BloggerXFintechDay : Mengenal Fintech Lebih Dekat

Para CEO Fintech, Moderator dan Mas Danny Rachmat
Sebenarnya saya sering mendengar Aplikasi Dana, OVO, Sakuku dan aplikasi pembayaran lainnya tetapi saya tidak tahu bahwa aplikasi-aplikasi tersebut merupakan bagian dari Fintech. mungkin masih banyak masyarakat yang belum tahu apa itu Fintech termasuk juga saya

Fintech adalah singkatan dari Financial dan Technology yaitu suatu inovasi dibidang jasa keuangan dengan berbasis digital. Majunya perkembangan Financial Technology di Indonesia diawali dengan pesatnya perkembangan informasi dan telekomunikasi di Indonesia.

Dan beruntungnya saya mendapatkan kesempatan untuk mengenal Fintech lebih dalam lagi melalui acara Blogger X Fintech Day , yang berlangsung pada hari Sabtu tanggal 24 November 2018 di Intro Jazz Lounge BSD. Pada acara ini saya dapat bertatap muka langsung dengan para CEO startup  Fintech yang ada di Indonesia serta berdiskusi dengan mereka. Selain itu saya juga dapat mendengarkan penjelasan langsung dari Sunu Widyatmoko Wakil Ketua AFPI yang sekaligus CEO Dompet Kilat mengenai Fintech.

Sunu Widyatmoko Wakil Ketua AFPI dan CEO Dompet Kilat
Menurut Sunu, Fintech tidak akan hadir tanpa kemajuan Tehnology yang ada di smartphone. Fintech esensinya adalah sebuah platform hanya mempertemukan antara pemilik uang langsung dengan pihak yang membutuhkan uang. Keputusan pemberian pinjaman merupakan kesepakatan kedua pihak dengan kata lain Fintech adalah "Biro jodoh Plus-Plus". 

Plus-plusnya Fintech tidak hanya mempertemukan antara Pemilik Dana dengan Orang yang membutuhkan dana, tetapi Fintech juga berkewajiban mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya mengenai calon peminjam dana serta melakukan penilaian atau verifikasi  terhadap calon penerima dana pinjaman terutama kebenaran data identitasnya.

Setelah si pemilik dana setuju dengan profile calon peminjam dan tingkat bunga yang akan dikenakan  maka transaksi ini dapat terjadi. Selain itu Fintech juga melakukan penagihan kepada si peminjam dana. Pihak pemilik dana tidak boleh langsung melakukan penagihan karena dapat menimbulkan kekacauan, karena itu platformlah yang melakukan penagihan, ini yang membedakan Fintech dengan lembaga perbankan.

Fintech menjadi heboh belakangan ini karena Fintech menjangkau pangsa pasar yang tidak terjangkau secara optimal oleh lembaga keuangan konvensional seperti perbankan. Di Indonesia sendiri ada 73 Startup Fintech yang bernaung di bawah AFTECH. Ke-73 Fintech ini sudah terdaftar di OJK. Ada 3 katagori fintech didalamnya :
  1. Kredit UMKM
  2. Produk Syariah
  3. Produk Multiguna
Ketiga-tiganya menjangkau pangsa pasar yang belum terjangkau secara optimal oleh lembaga keuangan konvensional ini yang membuat Fintech tumbuh dengan cepat karena pinjamannya bersifat cepat, mudah ,praktis,dari segi kebutuhan bisa terpenuhi karena sesuai dengan kebutuhan.

Saat ini Fintech sedang Booming di Indonesia indikatornya adalah dari 73 Fintech yang ada di bulan September selama 9 bulan mulai dari Januari sampai September pertumbuhannya itu 404% yang sekarang ini total dari outstanding itu sekitar 11,8 Triliyun tingkat pertumbuhannya triple digit dalam waktu 9 bulan.

Dari sisi Debiturnya itu sekitar 2,6 juta, sedangkan pemberi pinjaman memang belum banyak sekitar 130 ribu. Jadi 1 orang Pemberi pinjaman memberikan pinjaman kepada sekitar 20an lebih peminjam dana. Inilah dunia Fintech yang sedang berkembang.

Kedepannya Fintech akan semakin  berkembang  dan besar karena ada 60 Juta populasi orang dewasa yang memiliki handphone tetapi tidak memiliki akses perbankan , nah inlah yang menjadi pangsa pasar Fintech. Karena itulah Fintech sangat menarik dan pertumbuhannya sangat cepat.

Ada 73 Fintech di Indonesia dari berbagai bidang ada yang konsumtif, Syariah, Multi Guna apakah tidak akan saling berbenturan ? Menurut Sunu "Saya tidak melihat adanya crouding out justru saya melihatnya ini merupakan hal yang sangat positif karena masing-masing Fintech mempunyai pangsa pasar yang berbeda-beda sehingga mereka tidak akan saling berbenturan justru  saling melengkapi, contohnya ada Fintech yang khusus pada pemberian pinjaman untuk dana pendidikan, ada Fintech yang khusus memberikan pinjaman kepada Mahasiswa, kemudian ada Fintech yang memberikan pinjaman untuk DP rumah , Ada juga yang memberikan pinjaman kepada nelayan penghasil rumput laut dan sebagainya.

Pangsa pasar Fintech ditentukan oleh OJK, oleh karena itu Fintech hanya boleh masuk pada pangsa pasar yang ditentukan oleh OJK selain itu transaksi yang dilakukan oleh Fintech harus melalui perbankan jadi transaksi untuk pemberian pinjaman harus melalui bank dan tidak boleh diberikan secara tunai. Artinya baik si pemberi pinjaman maupun yang mendapatkan pinjaman harus memiliki rekening Bank.

Dan orang yang sudah melakukan peminjaman melalui Fintech sudah ada track recordnya sehingga ini menjadi sebuah pertimbangan apakah orang tersebut layak atau tidak mendapatkan peminjaman selanjutnya. Kedepan tantangan fintech semakin banyak , karena tantangan terbesar dari Fintech adalah Literasi Keuangan . Kenapa Literasi Keuangan  ? Karena saat ini banyak calon peminjam menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan pinjaman dari beberapa Fintech yang ada untuk mendapatkan keuntungan, Selain itu kita juga ingin mengedukasi masyarakat mana Fintech yang legal dan mana fintech ilegal.

Bagaimana kita dapat mengetahui mana Fintech yang legal dan mana yang ilegal ? di Ojk selalu ada daftar perusahaan fintech yang legal sehingga peminjam dana dapat mengetahui nama perusahaan  fintech yang legal dan mana yang ilegal. Tentu saja kita berharap penegak hukum memberantas perusahaan Fintech yang ilegal agar tidak menipu masyarakat, Ujar Sunu.

Saat ini Fintech masih di anak bawangkan karena saat ini Fintech belum memiliki akses ke dukcapil, sehingga banyak yang menyalahgunakan hal ini sehingga bisa melakukan peminjaman di beberapa Fintech dan ini sangat merugikan bagi Fintech jika si peminjam itu tidak melakukan kewajibannya.

Dalam Acara #BloggerXFintechDay hadir 7 perwakilan Fintech yang ada di Indonesia yaitu antara lain Cash Wagon, Rupiah Plus, Aktivaku, Uang Me, Cash Cepat, Pin duit, Kredit Pro, Taralite. Untuk Fintech yang khusus memberikan pinjaman berupa uang untuk perseorangan antara lain : Cash Wagon, Rupiah Plus, Cash Cepat,pin duit dan sebagainya.


Perwakilan dari Cash Wagon Asri Anjarsari  dan Rupiah Plus  Bimo Adi Prabowo

Cash Wagon dan rupiah Plus merupakan dua Contoh Fintech yang bergerak dalam hal peminjaman Dana atau Pear 2 Pear Leading. Startup Fintech Pear 2 pear Leading seperti yang dijelaskan oleh Sunu Widyatmoko merupakan suatu platform teknologi yang mempertemukan secara digital peminjam dana (Borrower) dengan si pemilik dana (Leander) yang mengharapkan reaturn yang kompetitif.

Asri menjelaskan bahwa Cash Wagon memberikan akses yang mudah , cepat, transparansi serta profesional. Cash Wagon sudah tersebar di 28 kota di seluruh Indonesia saat ini Cash baru memiliki 95.000 user. Kebijakan Cash Wagon di setiap daerah berbeda-beda tergantung dengan area yang mereka tentukan. Untuk pinjaman dana tunai mereka tentukan berdasarkan resiko dari masing-masing penerima pinjaman atau Borrower.

Cash Wagon melakukan penilaian berdasarkan track record dari masing-masing borrower. Bagi Borrower yang pernah melakukan peminjaman lewat Cash Wagon dilihat kemampuan untuk membayar pinjaman dengan tepat waktu. Jika mereka menunjukan track record yang baik maka mereka akan mendapatkan keringanan biaya peminjaman pada waktu berikutnya dibandingkan saat pertama kali mereka melakukan peminjaman.

Saat ini Cash Wagon mengeluarkan satu produk zero biaya apabila Borrower melakukan pembayaran tepat waktu , jika mereka melakukan pembayaran lewat jangka waktunya baru mereka akan dikenakan biaya keterlambatan. Jadi ini merupakan salah satu cara dari Cash Wagon untuk memberikan disiplin kepada Borrower agar mereka tepat waktu dalam membayar sehingga mereka tidak dikenakan biaya.

Proses pengajuan pinjaman pun mudah tinggal mengikuti prosedur yang diberikan di Cash Wagon, semuanya dilakukan dengan menggunakan teknologi. Hanya dalam hitungan menit dokumen yang dibutuhkan tidak seperti lembaga konvensional seperti lembaga perbankan.

Kemudian Startup Fintech Pear 2 Pear Leading selanjutnya adalah Rupiah Plus. Rupiah Plus merupakan salah satu Platform yang banyak diminati Borrower, peminjaman yang diberikan berkisar antara Rp. 500.000,- hingga Rp. 1.500.000,- dengan durasi pembayaran selama 14 Hari. 

Setiap Borrower mendapatkan tingkat bunga yang berbeda-beda tergantung dengan data-data yang dimasukan apakah baik atau buruk itulah yang menentukan besar atau kecilnya bunga pinjaman yang diterapkan. Total User yang menggunakan Rupiah Plus hampir 2 juta User dan total transaksi dalan satu tahun ini hampir 3 Trilyun Rupiah.

Dibutuhkan waktu 20 menit saja untuk melakukan penilaian data peminjam berdasarkan scoring dari catatan kegiatan perbankan yang dia miliki. jika semua data yang dimasukan falid maka hanya dalam waktu 20 menit uang yang dibutuhkan bisa ditransfer kerekening Borrower. Untuk pembayaran pinjaman bisa dilakukan lewat transfer atau di alfamart yang telah melakukan kerjasama dengan Rupiah Plus.

Selain Startup Fintech Pear 2 Pear Leading ada juga startup Fintech lain yang pangsa pasarnya adalah untuk biaya Pendidikan baik itu untuk membayar Uang Kuliah, Uang Pangkal Sekolah atau Uang Kursus seperti Startup Pinduit. Ada juga Startup lain yang pangsa pasarnya adalah para petani rumput laut di maluku. Dan masih banyak Startup fintech lainnya yang dengan pangsa pasar yang berbeda-beda.

Setelah saya mengikuti kegiatan ini pandangan saya terhadap Fintech mulai terbuka ternyata cakupan Fintech sangat luas sekali dan Fintech sangat bermanfaatkan sekali bagi masyarakat menengah kebawah , mayarakat yang sulit mendapatkan dana pinjaman dari lembaga keuangan seperti Bank.

Namun kedepannya Pemerintah melalui Ojkjuga harus membuat satu kebijakan mengenai tingkat bunga pinjaman maksimum yang bisa diberikan kepada borrower , agar Startup Fintach punya acuan dalam menentukan besaran bunga maksimum yang diberikan kepada borrower ini juga untuk memberikan perlindungan konsumen kepada borrower agar bunga pinjaman yang diberikan tidak memberatkan si peminjam.

Dunia fintech memang luas mungkin dilain kesempatan saya akan menjelaskan lebih lanjut, namun ulasan singkat ini di harapkan dapat memberikan sedikit gambaran kepada kita yang belum memahami apa itu Fintech.







Wednesday, November 21, 2018

Menulis Adalah Hiburan Untukku


Aku tidak ingat dengan pasti kapan aku mulai suka menulis, tetapi seingatku saat kelas V  (lima) SD aku sudah mulai suka menulis terutama di buku Diary. Sejak kecil aku termasuk anak yang jarang sekali bergaul dengan teman-teman sebaya. Aku lebih senang menghabiskan waktuku untuk membaca buku cerita sambil mendengarkan siaran radio kegemaranku. 

Apalagi tahun 1987-1988 tidak banyak hiburan yang bisa aku lihat di televisi . Saat itu siaran tv yang bisa kita tonton hanyalah TVRI satu-satunya Stasiun Televisi yang ada di Indonesia waktu itu.

Jadi jika siaran televisinya kurang menarik aku lebih suka mendengarkan siaran radio karena banyak sekali Lagu-lagu serta Sandiwara Radio yang bagus-bagus yang diputar saat itu.

Beberapa Sandiwara Radio yang booming sekitar akhir tahun 80 an dan awal tahun 90 an antara lain Tutur Tinular, Saur Sepuh, misteri Gunung Merapi, dan masih banyak sandiwara radio lainnya yang cukup menarik. Bahkan beberapa diantaranya sempat diangkat kelayar kaca Seperti Saur Sepuh, Tutur Tinular dan Misteri gunung Merapi.

Kembali lagi soal hobi menulisku. Karena karakterku yang tertutup maka aku tidak banyak memiliki teman akrab karena itu bagiku menulis di buku Diary seperti berbicara dengan sahabat karibku, aku bisa menceritakan banyak hal kepadanya tanpa merasa khawatir dicemooh atau diejek.

Kalian mungkin bertanya-tanya kenapa aku tidak suka berteman ? Sebenarnya aku suka berteman tetapi ada beberapa peristiwa yang menyebabkan aku tidak suka lagi berteman dan lebih memilih untuk bermain sendirian di rumah.

Waktu aku Sekolah Dasar dulu, keluarga kami masih tinggal dirumah nenek dari Ayahku, keadaan ekonomi kami belum mapan saat itu jadi kami masih tinggal bersama Nenek. Sedangkan keadaan ekonomi kakak-kakak ayah sudah jauh lebih baik dari keluarga kami sehingga mereka sudah tinggal dirumahnya masing-masing.

Karena rumah mereka berdekatan dengan rumah nenek maka kami anak-anaknya suka bermain bersama. Nah ada salah satu sepupuku yang karakternya kurang bagus dia suka memprovokasi teman-temannya untuk memusuhiku, dan mereka tidak boleh bermain denganku akibatnya aku sering ditinggal main sendirian.

Setiap pulang bermain aku selalu menangis karena dimusuhi teman-temanku, ya karena ada provokator kecilnya. Karena kejadian ini sering berulang setiap hari akhirnya Nenek marah juga, dan melarang aku untuk bermain dengan mereka.

Akhirnya aku terbiasa bermain sendirian di rumah atau bermain dengan nenekku, karena kedua orang tuaku harus bekerja di kantor . Pengalamanku yang kurang menyenangkan mengenai pertemanan di waktu kecil membuat aku lebih memilih dalam berteman sehingga aku tidak mempunyai banyak teman akrab.

Karena itulah sejak anak-anak hingga remaja, aku lebih suka menghabiskan waktuku berjam-jam di kamar hanya untuk membaca buku, mendengarkan musik , menulis dibuku Diary atau bermain komputer dibandingkan kumpul-kumpul dengan teman sebaya.

Menulis bagiku adalah hiburan, dengan menulis aku bisa mencurahkan semua perasaaanku yang tidak bisa aku ungkapkan secara lisan. Dengan menulis bisa mengungkapkan ideku, pandanganku, Pemikiranku serta pengetahuanku.

Tetapi yang mengherankan adalah aku sulit sekali menulis dalam bentuk fiksi. Jika menulis hal non fiksi ideku selalu ada tetapi jika disuruh untuk membuat karangan fiksi aku tak berdaya. 

Aku seperti kehilangan kata-kata saat berhadapat dengan karangan fiksi, seperti cerpen misalnya, tetapi jika aku diminta untuk menulis tentang tema-tema kesehatan, sosial, senio seni , budaya  dan sebagainya aku selalu punya ide.

Dan waktu SMA dulu aku sering membantu kakak kelasku yang sudah Kuliah menyiapkan skripsi mereka terutama dalam hal pengetikan, dan pernah ada adik kelasku yang dulunya satu SMP minta bantuanku untuk menyusun tugas PKLnya hingga selesai hahahaha, mungkin ini hal yang kecil bagi orang lain. Tapi bagiku ini sebuah kehormatan bisa membantu teman-temanku menyusun tugas akhir mereka sampai selesai.

Jadi menulis fiksi adalah tantangan terbesarku saat ini, betapa sulitnya menulis karangan fiksi itu. Karena untuk menulis karangan fiksi daya imajinasi kita haruslah tinggi. kemampuan kita untuk membuat setting tempat, nama tokoh , karakter dari setiap tokoh juga harus kuat. Pokoknya untuk menulis fiksi banyak banget deh persiapannya.

Nah saat aku menghadapi masalah terbesar dalam hidupku menulis juga bisa menjadi semacam terapi. Karena sifatku yang tertutup membuatku sulit untuk berbagi perasaan dengan orang lain karena itu dengan menulis aku bisa menyalurkan emosiku dan rasanya lega banget jika aku bisa mengungkapkan seluruh keluh kesahku di buku Diary.

Jika ditanya sampai kapan aku akan menulis terus ? aku akan menjawab sampai aku tidak mampu lagi untuk menulis, karena menulis adalah bagian dari hidupku....
Bagaimana dengan kalian ?







Thursday, November 1, 2018

Saatnya Kita Temukan Mobil Dan Rumah Idaman Di Drive Home Expo 2018




Setiap orang yang sudah bekerja dan mempunyai penghasilan tetap pasti memiliki keinginan dan harapan, bahwa suatu saat nanti bisa memiliki rumah dan kendaraan pribadi. Apalagi orang-orang yang sudah berumahtangga seperti Saya, memiliki rumah dan kendaraan pribadi merupakan keinginan terbesar kami dan menjadi prioritas utama. Karena tidak mungkin selamanya kami tinggal di Pondok Mertua Indah atau Rumah Kontrakan selain itu kami juga ingin jalan-jalan dengan keluarga dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Namun untuk menemukan Rumah dan Kendaraan Pribadi seperti yang diinginkan tidaklah semudah yang dibayangkan, karena banyak sekali aspek yang perlu diperhatikan, contohnya saja jika kita ingin membeli rumah pribadi berapa dana yang kita anggarkan dan miliki untuk membeli sebuah rumah, di mana lokasi rumah yang  diinginkan, bagaimana metode pembayarannya dan masih banyak lagi. 

Nah... kebetulan sekali pada Tanggal 02-04 November 2018 besok, akan digelar Pameran "Drive Home Expo 2018" , yang berlokasi di ICE BSD City Tangerang. Pameran Drive Home Expo 2018 ini diprakarsai dan selenggarakan oleh Rumah.com dan Mobil123.com , jadi kita bisa mendapatkan banyak informasi di Pameran ini.

Drive Home Expo 2018 merupakan Pameran yang diselenggarakan oleh Portal Property terbesar di Indonesia dan Portal Otomotif nomor 1 di Indonesia yang menggabungkan produk-produk otomotif dan property. Dengan Tagline "Juaranya Temukan Rumah Dan Mobil Idaman" , Pameran Otomotif dan Property ini akan menghadirkan lebih dari 50 proyek properti dari developer dan produsen mobil terkemuka di Indonesia.

Dengan demikian pengunjung yang datang ke pameran ini nantinya dapat melakukan riset, perbandingan,pemesanan properti serta mobil yang diinginkannya dalam satu area dengan didukung teknologi terbaru, yang tidak dimiliki oleh Portal properti dan otomotif manapun. Wahhh..... keren banget kan.. ?

Perlu kita ketahui bersama bahwa Rumah.com sebagai salah satu Penyelenggara Pameran Drive Home Expo 2018 merupakan bagian dari PropertyGuru Group selalu berperan aktif dalam memberikan advokasi yang berkualitas kepada para konsumen dan memberikan informasi terbaru kepada konsumen mengenai kondisi terkini berkaitan dengan pasar properti di Indonesia. PropertyGuru Group merupakan pimpinan pasar online properti terbesar di Asia yang telah membantu 25 Juta pencari rumah dalam menemukan rumah idaman mereka di Malaysia, Singapura, Thailand dan Indonesia.

Menurut Marine Novita yang merupakan Country Manager Rumah.com dalam acara konfrensi pers di Jakarta beberapa waktu yang lalu, menjelaskan bahwa " Pembeli Pertama ( First Time Buyers) didominasi oleh kaum Milenial yang mempunyai mobilitas tinggi. Yang terpenting bagi mereka adalah mencari rumah atau hunian dengan akses mudah".

"Harga properti yang mahal di tengah-tengah Kota Jakarta dan kota-kota besar lainnya, membuat kaum milenial  lebih memilih untuk membeli rumah atau apartemen di pinggir kota. Selain harganya yang lebih terjangkau, ditunjang juga dengan akses jalan dan infrastruktur yang sudah lebih baik seperti dekat dengan Jalan Tol. Untuk itulah Rumah.com bersama dengan portal Otomotif nomor 1 (satu) di Indonesia  bekerjasama dan bersinergi menyelenggarakan Pameran Drive Home Expo 2018". 

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Marine Novita , Regina Glamouria selaku Country Manager Mobil123.com menyampaikan bahwa "Saat ini tidak hanya pasar properti yang mengalami trand positif, pasar otomotif pun mengalami hal yang sama. Berdasarkan data dari GAIKINDO, penjualan kendaraan bermotor baru dari Januari hingga september 2018 sebesar 856.439 kendaraan berarti mengalami kenaikan sekitar 7% dari periode yang sama di Tahun 2017".

"Pembangunan infrastruktur yang cukup pesat saat ini seperti jalan tol,di berbagai wilayah di Indonesia membuat permintaan kendaraan bermotor tetap tinggi. Kemudahan dalam mengakses tempat tinggal dengan tempat beraktivitas menjadi penyebab utama pasar  otomotif semakin bergairah". Ujar Regina 

"Dengan demikian saat mencari tempat tinggal ada hal lain yang juga perlu menjadi perhatian khusus yaitu bagaimana kita dapat mengakses hunian idaman dengan nyaman. Tentunya akses dan infrastruktur menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Karena itu pada Pameran Drive Home Expo 2018 nanti brand-brand otomotif akan memberikan promo-promo menarik yang dapat memberikan keuntungan kepada konsumen untuk memiliki mobil yang mereka idamkan", Imbuhnya.

Wahhh... kalau kita lihat kedua portal penyelenggara pameran Drive Home Expo 2018 dapat kita bayangkan bahwa Pameran ini akan menjadi kolaborasi yang sangat apik dan menarik karena di sini kita bisa tahu banyak mengenai perkembangan pasar properti dan otomotif saat ini. Dan hal ini sangat membantu kita para konsumen yang mengalami kesulitan dalam membeli properti dan kendaraan yang kita inginkan.

Selain itu juga pengunjung pameran dapat menikmati skema DP 0% , cicilan uang muka , promo biaya bebas KPR, dan masih banyak penawaran menarik lainnya.Dan katanya nih ada program khusus bagi pengunjung yang membeli  properti dan mobil sekaligus, wahhhh menarik sekali bukan ?.

Dan yang tidak kalah menariknya nih, Rumah.com dan Mobil123.com juga mengajak Grab Indonesia untuk bergabung dalam pameran ini dengan memudahkan masyarakat yang akan berkunjung ke Pameran Drive Home Expo 2018 di ICE BSD City Tangerang, dengan menikmati potongan harga spesial dengan memasukan kode GFBDriveHome saat melakukan pemesanan. 

Bagi teman-teman yang ingin menghadiri pameran ini segera daftarkan diri dan keluarga  kalian sebagai pengunjung bebas antrian di  Drive Home Expo 2018 untuk informasi lebih lanjut silahkan klik link berikut ini : Drive Home Expo 2018  .

Baiklah sampai berjumpa di Pameran Drive Home Expo 2018 ya, semoga kalian mendapatkan banyak manfaat dari pameran Properti dan Otomotif ini dan menemukan mobil dan rumah Idaman yang kalian inginkan.




Monday, October 29, 2018

Film 3 Dara 2 : Film Komedi Keluarga Yang Banyak Pesan Moralnya

Poster Film 3 Dara 2
Dok : Foto Pribadi

Saya termasuk orang yang suka nonton Film baik Film Karya Anak Bangsa maupun Film dari Mancanegara karena  bagi saya dengan nonton film saya bisa mengambil pesan-pesan penting yang ingin disampaikan melalui film tersebut . 

Sebagai penggemar  film saya suka semua jenis film mulai dari film kolosal, Melodrama, Petualangan, Komedi Romantis, Detektif, Sampai film Perang tapi saya kurang suka nonton film horor karena lebih banyak meremnya dari pada nonton filmnya hehehehe.

Saat Film 3 Dara 2 pertama kali dirilis pada Tanggal 19 Oktober 2018 , dan ditayangkan secara serentak di bioskop pada tanggal 25 Oktober 2018 . Saya sudah naksir dengan film ini apa lagi saat saya melihat Official Trailernya di Youtube dan di TV tambah semangat aja deh untuk nonton Film 3 Dara 2 karena saya suka dengan para pemain utamanya antara lain Tora Sudiro, Cut Mini,Tanta Ginting, Adipati Dolken dan masih banyak artis terkenal lainnya. Film 3 Dara 2 ini disutradarai oleh Monty Tiwa dan di Produksi oleh MNC Pictures.

Nahhh... kebetulan sekali saat komunitas ISB (Indonesia Social Blogpreneur) mengadakan Acara Nonton Bareng Film 3 Dara 2 di Cinema 21 Blok M Square Tanggal 29 Oktober 2018 saya langsung mendaftar untuk ikut acara ini. Alhamdulillahnya saya terpilih untuk ikut Nonton Bareng  film ini dengan teman-teman dari Komunitas ISB.

Secara Garis Besar Film ini menceritakan Tentang tiga orang Pria yang berteman akrab dan memiliki karakter yang berbeda-beda. Jay (Adipati Dolken), Afandi (Tora Sudiro) dan Richard (Tanta Ginting). Jay yang playboy dia sulit sekali berkomitmen dengan satu orang wanita, Afandi seorang pengusaha dan sebagai suami yang selalu meremehkan istrinya dan Richard anak konglomerat yang manja dan tergantung dengan kekayaan Ayahnya. 

Mereka punya problem yang sama tidak bisa menghargai wanita dan menganggap wanita hanya sebagai pelengkap saja dan mereka sering berkonsultasi dengan seorang Psikolog yang cantik, karena sikap dan tingkah laku mereka yang menyebalkan selama berkonsultasi dengan psikolog mereka akhirnya mereka mendapatkan kutukan dari Sang Psikolog. Sebenarnya Film 3 Dara 2 ini merupakan lanjutan Dari Film 3 Dara sebelumnya, sayang sekali saya belum nonton Film 3 Dara yang sebelumnya karena ternyata ada benang merah antara Film 3 Dara sebelumnya dengan Film 3 Dara 2.

Singkat Cerita di Film 3 Dara 2 ini akhirnya si Jay memutuskan untuk menikah dan punya anak 1( Satu) orang putra dan Richard akhirnya menikah juga dengan putri tunggalnya Afandi. keseruan cerita ini dimulai pada saat ketiga pria yang kurang menghargai istri-istri mereka memulai suatu bisnis baru.

Tanpa sepengetahuan istri-istri mereka akhirnya ketiga pria ini memulai bisnis baru dan ternyata mereka tertipu dan mengalami kebangkrutan seluruh harta mereka disita Bank. Akhirnya mereka 3 keluarga tinggal dirumah Eyang Putri (Cut Mini) yang merupakan Ibu Mertuanya Afandi dan istri-istri mereka terpaksa harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga . Akhirnya tinggal lah para suami dirumah menggantikan tugas para istri dengan diawasi Eyang Putri yang Super Bawel.




Menurut saya Film 3 Dara 2 ini kocak banget, karena banyak sekali adegan-adegan yang dimainkan oleh Tora Sudiro, Tanta Ginting dan Adipati Dolken  yang membuat saya serta teman-teman tertawa terbahak-bahak tetapi di satu sisi Film 3 Dara 2 mencoba menyampaikan pesan kepada kita para penonton bahwa "Sering kali para suami menganggap remeh peran istri-istrinya di rumah apalagi jika istri-istri mereka tidak bekerja. Mereka menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh para ibu-ibu ini merupakan pekerjaan yang mudah dan tidak penting".

Setelah mereka mengalami kebangkrutan dan tinggal dirumah menggantikan tugas istri-istri mereka yang terpaksa harus bekerja selama satu bulan barulah mereka menyadari bahwa pekerjaan ibu rumah tangga bukanlah pekerjaan yang mudah, para pria ini harus merapikan rumah, menyiapkan makanan untuk keluarga, mencuci pakaian dan mengurus anak. Belum lagi mereka harus berhadapan dengan Eyang Putri sang pemilik rumah.

Film 3 Dara 2 ini mencoba memberikan pemahaman kepada para suami bahwa istri mereka bukanlah Asisten Rumahtangga. Tetapi sebagai partner, teman hidup tempat berbagi rasa dan pemikiran. Seorang suami selayaknya memperlakukan istri-istri mereka dengan baik, penuh dengan kasih sayang serta cinta. 

Nah untuk ibu-ibu yang ingin nonton film ini ada baiknya jika nonton film 3 Dara 2 ini bersama pasangannya agar para suami bisa terhibur dengan film ini sekaligus dapat mengambil manfaat dari pesan-pesan yang disampaikan melalui film ini. 

Saya rasa demikianlah pandangan saya mengenai film 3 Dara 2 ini, terimakasih banyak kepada Teh Ani Berta dan Komunitas ISB yang memungkinkan saya untuk menyaksikan film ini. sampai berjumpa di film selanjutnya .


Saya dan Andini setelah nonton Film 3 Dara 2

Dok : Foto Pribadi